Game

Pro dan Kontra Bermain Game Open-World

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 03 Februari 2023
Pro dan Kontra Bermain Game Open-World

The Legend of Zelda. (Foto: zelda.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERADA di dalam dunia yang membuat kamu dapat berlarian ke sana kemari. Menginjak padang rumput dan mengitari sungai bermandikan pancaran sinar matahari yang cerah. Kamu bebas pergi ke manapun ke tempat yang kamu suka apabila tidak sedang menjalankan sebuah misi. Itulah perasaan yang dapat kamu rasakan saat bermain game open world.

Pada dasarnya, game berkonsep open-world berlatar tempat dunia terbuka. Game ini membiarkan pemain dapat berkeliaran dengan bebas. Di hamparan tanah yang luas itu nantinya kamu dapat menemukan musuh baru, easter egg, dan mengoleksi item-item yang tersebar.

Baca Juga:

Street Fighter 6 Hadir dengan Open World dan Kustomisasi Karakter

Selain itu, game ini memiliki banyak non-playable-characters (NPCs) yang masing-masing dapat kamu ajak bicara dan beberapa dapat memberikan kamu side quests. Tiap hal yang kamu katakan atau lakukan akan menuai reaksi dari NPC. Jika kamu berhasil membantu mereka, kamu akan mendapat hadiah seperti peti harta karun ataupun item berguna lainnya.

Karena kelebihan tersebut, game open world memiliki nilai plus karena pemain merasa dihargai atas kerja kerasnya mengerjakan misi. Selain itu, saking besarnya map dan banyaknya NPCs, dua pemain game yang sama bisa memiliki dua pengalaman 180 derajat berbeda. Kamu mungkin menemukan sesuatu hal yang berbeda dari pemain lainnya.

Namun, meski terdengar sangat seru, tak selamanya game open-world disukai para pemain. Beberapa pemain berpendapat bahwa game open-world membosankan lantaran demi mengembangkan map, sering kali kualitas jalan cerita dan dialog diabaikan. Bahkan, di beberapa game map cenderung terlalu besar, tetapi isinya terasa kosong. Pengembang game hanya meng-copy dan paste elemen-elemen yang ada di dalam game, seperti bentuk rumah sama, pohon sama, dan elemen lainnya yang serupa.

Baca Juga:

'Fire Emblem Engage' Siap Rilis di Nintendo Switch pada 2023

Selain itu, karena map yang terlalu besar, pemain memerlukan puluhan hingga ratusan jam untuk dapat mengeksplorasi dan menyelesaikan misi. Salah satu contohnya adalah Dying Light 2 yang menuai kontroversi lantaran memerlukan hingga 500 jam untuk memainkan game ini. Hal ini menyebabkan pemain masuk ke jurang kelelahan.

Dying Light menuai kontroversi. (Foto: Playstation)

Tak hanya itu, Game fatigue menjadi suatu topik yang kerap kali dibahas oleh para pemain game open-world. Selain map yang terlalu besar, faktor RPG juga menjadi alasan pemain mengalami game fatigue. Rata-rata game open-world mengharuskan pemain untuk meningkatkan level karakternya. Genshin Impact misalnya, game ini bisa mencapai di atas 60 karakter, dan di dalam karakter masih pula terdapat elemen-elemen yang perlu ditingkatkan. Alhasil, pemain lebih fokus untuk grinding, menaikkan level dan memperkuat karakter dibandingkan melanjutkan cerita.

Dalam beberapa kasus, untuk melanjutkan jalan cerita pemain diharuskan meningkatkan kekuatan karakter ke level tertentu. Apakah sobat gamers merasakan hal yang sama, atau kamu tak masalah dengan konsep game open-world? (kmp)

Baca Juga:

Meretas GTA VI, Remaja Berusia 17 Tahun Ditangkap




.

#Game
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Tekno
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
RedMagic 11 Air versi global tidak akan memangkas spesifikasi dari versi aslinya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
Fun
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Panduan TheoTown pemula untuk membangun kota stabil dan cepat berkembang, mulai dari jalan, listrik, pajak, hingga dense zone.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Bagikan