Presiden Joko Widodo : Demo Boleh, Tapi Tidak Anarki

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 31 Oktober 2016
Presiden Joko Widodo : Demo Boleh, Tapi Tidak Anarki

Presiden Joko Widodo saat membuka hari pangan. (Dok./Setneg.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Presiden Joko Widodo menyampaikan pernyataan terkait adanya rencana aksi unjuk rasa umat Islam yang akan dilakukan hari Jum'at 4 November 2016. 

1. Demonstrasi adalah hak demokratis warga tapi bukan hak memaksakan kehendak dan bukan hak untuk merusak.

2. Pemerintah akan menjamin hak menyampaikan pendapat tapi juga akan mengutamakan ketertiban umum.

3. Aparat keamanan sudah saya minta bersiaga dan melakukan tugas secara profesional jika ada tindakan anarkis oleh siapa pun.

Pernyataan Presiden Jokowi tersebut disampaikan melalui rilis Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Senin, 31 Oktober 2016.

BACA JUGA 

  1. Massa Mendesak DPRD DKI Jakarta Segera Turunkan Ahok
  2. GMJ Desak DPRD DKI Tegas Turunkan Ahok
#Turunkan Ahok #UU Penistaan Agama
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Anung Murka, Tutup Pintu Maaf Bagi Pelaku Dugaan Penistaan Agama Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Quran
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menolak maaf dan memproses hukum panitia The Sounds Project atas dugaan penistaan agama berupa promo miras berkedok hafalan surah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 Agustus 2026
Pramono Anung Murka, Tutup Pintu Maaf Bagi Pelaku Dugaan Penistaan Agama Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Quran
Bagikan