MerahPutih.com - Setelah tampil gemilang di pengujung musim lalu, AS Roma bertekad untuk mengawali musim Serie A 2026/27 dengan langkah cepat saat menjamu Fiorentina di Stadio Olimpico, Selasa (25/8) dini hari WIB.
Sementara Giallorossi finis di peringkat ketiga dan mengamankan tiket ke kompetisi elite Eropa, Viola harus berjuang keras. Lalu, secara tak terduga menghindari degradasi musim lalu.
Baca juga:
Rafael Leao ke AS Roma? Skema Pertukaran dengan Matias Soule Kini Mulai Muncul
Prediksi AS Roma vs Fiorentina di Serie A 2026/27
Melampaui rival terberatnya di Serie A, AC Milan dan Juventus, Roma menutup musim liga lalu lewat lima kemenangan beruntun. Mereka mencetak setidaknya dua gol per pertandingan dan hanya kebobolan dua kali selama periode tersebut.
Menutup tahun pertama yang tak terlupakan bagi Gian Piero Gasperini, kemenangan klub asal Roma tersebut atas Hellas Verona di laga pamungkas memastikan kembalinya mereka ke Liga Champions usai absen selama delapan tahun.
Meski Gasperini, yang pernah menjuarai Liga Europa, akan menikmati kesempatan kembali berlaga di kompetisi elite UEFA, tetapi tugas berikutnya adalah membangun tim yang mampu bersaing memperebutkan Scudetto.
Namun, proses perekrutan pemain Roma di musim panas ini berjalan agak lambat menurut seleranya. Kemudian, hasil pertandingan pramusim pun terbilang naik-turun.
Baca juga:
Juventus Siap Datangkan 3 Pemain Lagi, Joshua Zirkzee dan Franck Kessie Jadi Target Utama
Giallorossi sempat membuang keunggulan besar hingga akhirnya bermain imbang 3-3 melawan Cannes sebelum kalah 4-1 dari Cardiff City. Kemudian, mereka mengalahkan Newport County, kalah 3-0 dari Brighton, dan imbang 2-2 atas Borussia Dortmund.
Rentetan hasil tersebut mungkin membuat Gasperini khawatir. Hal itu mengingat kesuksesan musim lalu dibangun di atas fondasi pertahanan yang kokoh.
Hanya Inter Milan dan Como yang mencatatkan lebih banyak clean sheet di Serie A. Sementara di lima liga top Eropa, hanya finalis Liga Champions, Arsenal dan Paris Saint-Germain (PSG), yang mencatatkan jumlah lebih banyak saat bermain di kandang sendiri.
Namun, hal yang mengesankan adalah catatan Roma dengan 13 kemenangan dan tiga kekalahan saat bermain sebagai tuan rumah, termasuk kemenangan telak 4-0 atas Fiorentina pada Mei 2026 lalu.
Faktanya, Roma hanya kalah tiga kali dalam 52 pertemuan liga terakhir antara kedua klub di Stadio Olimpico, dengan kemenangan terakhir diraih Fiorentina pada 2018.
Baca juga:
AC Milan Siapkan Skenario Gila! Mau Tukar Rafael Leao dengan Ruben Dias
Sejak saat itu, La Viola telah menelan enam kekalahan dan hanya meraih dua poin, sehingga sejarah tidak memihak mereka saat kembali ke Roma pada hari Senin.
Selain itu, 2026 merupakan tahun yang ganjil bagi klub asal Tuscany tersebut, yang pada akhirnya mencapai target mereka di pengujung musim 2025/26, meskipun bukan target yang mereka inginkan saat memulai musim pada Agustus lalu.
Setelah mengawali musim dengan buruk, tujuan utama Fiorentina beralih dari lolos ke kompetisi Eropa menjadi sekadar bertahan di Serie A. Mereka baru memastikan keberhasilan bertahan di liga tersebut saat kompetisi menyisakan dua pekan lagi.
Meskipun Paolo Vanoli sempat masuk dan menyelamatkan mereka dari jurang degradasi, dengan mencatatkan rekor terbaik ketujuh di liga selama paruh kedua musim, posisinya kini telah digantikan oleh Fabio Grosso.
Mantan pelatih Sassuolo itu dapat melanjutkan fondasi yang dibangun Vanoli, yakni hanya satu kekalahan dalam 11 laga liga terakhir dan lima kali menjaga gawang tidak kebobolan dalam delapan pertandingan terakhir.
Setelah mengakhiri pramusim dengan hasil imbang berturut-turut melawan Real Madrid dan Deportivo La Coruna, serta kemenangan 4-1 atas Benevento di Coppa Italia, Fiorentina kini menghadapi ujian berat untuk membuktikan kualitas mereka di kasta tertinggi.
Susunan Pemain AS Roma vs Fiorentina 25 Agustus 2026
AS Roma (3-4-3): Svilar; Mancini, Ndicka, Hermoso; Molina, Kone, Cristante, Wesley; Soule, Dybala; Malen
Fiorentina (4-3-2-1): De Gea; Mario, Dragusin, Ranieri, Valdepenas; Ndour, Fagioli, Oulai; Mastantuono, Atta; Kean
Prediksi Skor AS Roma vs Fiorentina
Roma 2-1 Fiorentina
Roma hanya kalah satu kali dalam 14 pertandingan pembuka musim Serie A terakhir mereka, termasuk kemenangan atas Fiorentina pada 2014 dan 2021. Kini, mereka berpeluang kembali mencatatkan awal yang positif.
Meskipun Fiorentina membawa gagasan-gagasan segar di bawah asuhan Grosso dan telah mendatangkan sejumlah pemain baru yang menjanjikan, tim tuan rumah jauh lebih matang dalam perkembangannya dan biasanya mampu meningkatkan performa saat bermain di kandang sendiri. (sof)