MerahPutih.com - Setelah mengalami kemerosotan performa di akhir musim lalu, AC Milan kini harus berbenah di bawah manajemen baru.
Kini, kiprah mereka di Serie A akan dimulai dengan laga tandang melawan Torino pada Senin (24/8) dini hari WIB.
Musim panas ini menjadi masa penuh perubahan bagi kubu Milan, sehingga skuad dengan wajah baru asuhan Ruben Amorim itu bertekad untuk tampil memukau di Turin.
Baca juga:
Arsenal Tegaskan tak Jual Ethan Nwaneri, AC Milan Bisa Datangkan dengan Status Pinjaman
Prediksi Torino vs AC Milan di Serie A 2026/27
Tak lama setelah merasakan euforia kemenangan ganda dalam laga derbi melawan Inter, yang pertama kalinya sejak 2011, performa Milan justru merosot drastis di musim 2025/26. Lalu, rival lama mereka dengan nyaman merebut gelar Scudetto.
Enam kekalahan dalam 10 pertandingan liga terakhir membuat Rossoneri gagal lolos ke Liga Champions, yang memicu perombakan manajemen klub secara mendadak.
Setelah masa jabatan kedua Massimiliano Allegri berakhir tiba-tiba hanya dalam waktu satu tahun, Amorim ditunjuk untuk membenahi situasi. Hal itu dibarengi dengan berbagai perubahan baik di dalam skuad maupun jajaran manajemen.
Mantan pelatih Manchester United itu mengawali kiprahnya dengan hasil imbang 2-2 melawan Celtic, kemudian bermain imbang saat menghadapi Inter di Australia, serta kalah dari Chelsea dan mengalahkan MU.
Baca juga:
Joshua Zirkzee Diburu Juventus dan Napoli, Manchester United Buka Opsi Pinjaman
Amorim memanfaatkan laga-laga persahabatan tersebut untuk mematangkan taktiknya yang banyak diperbincangkan serta mengintegrasikan pemain baru, seperti Goncalo Ramos. Namun, laga kompetitif yang sesungguhnya baru akan dimulai pada Senin (24/8).
Terlepas dari penurunan performa mereka, Milan sebenarnya memenangkan 11 dari 19 laga tandang di kompetisi kasta tertinggi musim lalu, termasuk kemenangan dramatis lewat aksi bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Torino 3-2.
Amorim tentu sangat berharap bisa meraih hasil serupa akhir pekan ini. Meskipun Torino hanya kalah dua kali dalam 13 pertandingan kandang terakhir melawan Milan, salah satunya adalah kekalahan telak 7-0 yang memalukan, sementara lainnya adalah laga pada Desember 2025 lalu.
Sebelum Roberto D'Aversa masuk sebagai manajer sementara beberapa minggu kemudian, Torino memiliki rekor kandang yang buruk. Namun, ia akhirnya berhasil membalikkan keadaan dan menyelamatkan klub dari degradasi.
Baca juga:
Barcelona Capai Kesepakatan dengan Lautaro Martinez, Tinggal Tunggu 'Restu' Inter Milan
Menutup musim dengan hasil imbang dalam laga derbi melawan Juventus di pekan terakhir, mereka tak terkalahkan dalam enam pertandingan kandang terakhir di Stadio Olimpico Grande. Mereka mengumpulkan 14 poin serta mencetak setidaknya dua gol di setiap laga tersebut.
Granata akhirnya finis di peringkat ke-12 klasemen Serie A, tetapi kepergian D'Aversa membuat pelatih baru Ignazio Abate, harus membenahi lini pertahanan yang sebelumnya tercatat sebagai yang terburuk kedua di liga.
Setelah mengalahkan Burnley pada awal Agustus 2026, tim asuhannya menaklukkan Vado dan Avellino dalam laga uji coba pramusim terakhir, sebelum memastikan diri tampil di laga kandang pada putaran kedua Coppa Italia.
Kemudian, ketika menyingkirkan Carrarese pekan lalu, Torino akan segera menjamu Monza di ajang piala tersebut. Namun, Abate harus lebih dulu menghadapi mantan klubnya pada pekan pembuka Serie A.
Susunan Pemain Torino vs AC Milan 24 Agustus 2026
Torino (3-4-3): Mascardi; Comuzzo, Comert, Coco; Pedersen, Fitz-Jim, Gineitis, Cacciamani; Vlasic, Casadei; Simeone
AC Milan (3-4-3): Maignan; De Winter, Gila, Pavlovic; Chukwueze, Modric, Rabiot, Bartesaghi; Loftus-Cheek, Saelemaekers; Ramos
Prediksi Skor Torino vs AC Milan
Torino 1-1 AC Milan
Setelah perombakan besar-besaran dari segi manajemen dan taktik, Milan yang kini diasuh Amorim tentu membutuhkan waktu untuk menemukan ritme permainan.
Torino juga mengambil risiko dengan menunjuk Abate, tetapi ia berhasil meraih satu poin saat menghadapi mantan klubnya pekan ini. (sof)