Pramono Tanggapi Pembongkaran Pasar Burung Barito Jaksel

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Pramono Tanggapi Pembongkaran Pasar Burung Barito Jaksel

Pedagang Hewan Peliharaan Pasar Barito Evakuasi Barang Dagangan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PARA pedagang Pasar Barito di sebelah Taman Langsat, Jakarta Selatan, mulai dipindahkan ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, Senin (27/10). Penataan pedagang itu dilakukan untuk membangun Taman Bendera Pusaka yang menggabungkan tiga taman eksisting, yaitu Taman Langsat, Taman Ayodia, dan Taman Leuser.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan penanganan Pasar Barito sudah sesuai dengan aturan dan humanis. Pasalnya, kawasan tersebut dibongkar Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan karena para pedagang telah menerima surat peringatan hingga 3 kali.

"Penanganan kawasan Barito, seperti diketahui pada hari ini setelah memberikan SP 1, SP 2, SP 3, surat peringatan 1, 2, 3 dan kami sangat humanis, manusiawi sekali," ucapnya di Jakarta, Senin (27/10).

Pramono menyebut pihaknya telah menyediakan 125 kios di Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung untuk para pedagang yang sebelumnya menempati pasar burung barito untuk berjualan. "Sekarang ini 125 kios yang di Lenteng Agung sudah semuanya selesai, semuanya bisa dipakai termasuk air, termasuk kemudian kami akan membuat klinik satwa di tempat itu kalau memang nanti mayoritas ialah para pedagang satwa," bebernya.

Baca juga:

Gratis Sewa 6 Bulan di Tempat Baru, Pramono Tegaskan Sudah Bersikap Humanis ke Eks Pedagang Barito


Eks Sekretaris Kabinet (Seskab) mengatakan 125 kios yang disediakan tersebut akan ia gratiskan untuk para pedagang. "Jadi sekali lagi, bagi para pedagang, terutama pedagang Pasar Barito yang akan menggunakan kios fauna yang ada di Lenteng Agung, selama 6 bulan kami gratiskan termasuk air," ucapnya.

Menurut Pramono, kebijakan itu diambil mengingat pada bulan pertama dan kedua saya menempati lokasi baru perlu penyesuaian.

"Tapi di situ karena dekat dengan stasiun Lenteng Agung sehingga lokasinya cukup baik," pungkasnya.(Asp)

Baca juga:

Pedagang Hewan Peliharaan Pasar Barito Evakuasi Barang Dagangan









#Pramono Anung #DKI Jakarta #Pasar Barito
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Alasan Pramono Perintahkan Modifikasi Cuaca di Daerah Penyangga: Cegah Banjir Kiriman ke Jakarta
Pemprov DKI Jakarta terus menggelar OMC hingga wilayah penyangga seperti Bogor, Bekasi, dan Tangerang guna menekan risiko banjir akibat cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Alasan Pramono Perintahkan Modifikasi Cuaca di Daerah Penyangga: Cegah Banjir Kiriman ke Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026
Pemprov DKI Jakarta membuka peluang melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026, menyusul prediksi BMKG soal cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
Pemprov DKI Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca hingga 1 Februari 2026
Indonesia
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Disiplin warga menjadi faktor krusial agar sistem drainase dan sungai yang ada dapat berfungsi optimal.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Indonesia
BPBD DKI Ungkap Cuaca Ekstrem masih akan Terjadi hingga 1 Februari
Kepala Pelaksana BPBD DKI Isnawa Adji mengatakan masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
BPBD DKI Ungkap Cuaca Ekstrem masih akan Terjadi hingga 1 Februari
Indonesia
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim banjir di Jakarta cepat surut berkat infrastruktur dan pengawasan langsung Pemprov.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Indonesia
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 200 ekskavator di lima wilayah untuk pengerukan kali dan sungai guna mengurangi dampak banjir akibat cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Indonesia
DPRD DKI Pertanyakan Program Jitu Pramono Atasi Banjir
Persoalan klasik banjir tiap tahun masih saja terjadi menyusahkan warga Ibu Kota.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
DPRD DKI Pertanyakan Program Jitu Pramono Atasi Banjir
Indonesia
Pemprov DKI Siap Tanggung Biaya Modifikasi Cuaca untuk Daerah Sekitar Jakarta
Pemprov DKI Jakarta memperluas Operasi Modifikasi Cuaca ke daerah penyangga dan siap menanggung biaya untuk wilayah yang belum memiliki anggaran OMC.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pemprov DKI Siap Tanggung Biaya Modifikasi Cuaca untuk Daerah Sekitar Jakarta
Indonesia
WFH dan School From Home Dihentikan Jika Cuaca Kembali Cerah
Pemprov DKI juga tengah melakukan penanganan kondisi cuaca, PJJ akan diberlakukan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
WFH dan School From Home Dihentikan Jika Cuaca Kembali Cerah
Indonesia
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan, sebagian besar wilayah Jakarta yang terendam banjir sudah surut.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Bagikan