Pramono Canangkan LPDP Versi Jakarta, Target 100 Penerima Beasiswa ke Luar Negeri

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 27 Februari 2026
Pramono Canangkan LPDP Versi Jakarta, Target 100 Penerima Beasiswa ke Luar Negeri

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana meluncurkan program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) versi daerah pada tahun depan.

Program ini digagas agar anak-anak Jakarta memiliki kesempatan menempuh pendidikan ke luar negeri melalui beasiswa, sebagai langkah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk merealisasikan program tersebut.

“Salah satu yang betul-betul saya ingin canangkan adalah mempunyai LPDP Jakarta. Apakah bisa? Saya yakin bisa. Saya yakin bisa,” ujar Pramono, Jumat (27/2).

Pramono mengungkapkan, program tersebut awalnya ingin direalisasikan tahun ini. Namun, rencana itu tertunda karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 mengalami pengurangan akibat dana bagi hasil (DBH) yang dipangkas.

Pemangkasan DBH tersebut mencapai sekitar Rp 15 triliun, sehingga program beasiswa belum dapat dijalankan sesuai rencana awal.

Meski demikian, niat Pemprov DKI untuk menghadirkan program beasiswa setara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan tidak surut.

Baca juga:

Komitmen Kebangsaan Calon Penerima Beasiswa LPDP Harus Diuji Lebih Dalam, Bukan Sekadar Kecakapan Akademik

Pemprov Jakarta bahkan telah melakukan pembahasan awal dengan Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso.

“Tiga hari yang lalu saya didampingi oleh Bu Nana (Kepala Disdik Nahdiana) menerima direktur atau yang paling tinggi di LPDP, Pak Dwi Larso. Kami sudah mulai berbicara lebih detail,” katanya.

Pertemuan tersebut membahas kemungkinan realisasi LPDP versi Jakarta agar dapat benar-benar berjalan pada tahun depan. Meski demikian, detail teknis program masih dalam tahap pembahasan dan belum diumumkan ke publik.

Pramono menargetkan, pada tahap awal setidaknya 100 orang dapat diberangkatkan melalui skema beasiswa tersebut.

“Saya sudah sampaikan ke Bu Nana, ‘Bu Nana, kalau bisa tahun depan sekurang-kurangnya kita bisa memberangkatkan 100 orang LPDP’,” ujarnya.

Baca juga:

Mahasiswa Penerima Beasiswa LPDP Dituntut Hal Ini, Utamakan Moral

Selain menggagas LPDP versi Jakarta, Pramono juga mendorong agar program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tidak hanya membiayai pendidikan jenjang S1.

Ia meminta Dinas Pendidikan dapat memperluas cakupan program tersebut sehingga mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu bisa melanjutkan studi hingga jenjang S2 atau S3.

Menurutnya, pendidikan adalah kunci perubahan nasib seseorang dan berperan besar dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

“Karena itulah yang saya sampaikan tadi, yang namanya pendidikan lah yang mengubah nasib seseorang. Karena, saya tidak yakin bahwa saya bisa sampai di tempat ini menjadi gubernur tanpa pendidikan,” pungkasnya. (Asp)

#LPDP #Pemprov DKI Jakarta #Pramono Anung #KJMU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Tarif Flat Rp 5.000 untuk LRT Jakarta Velodrome-Manggarai
Ditargetkan, jumlah penumpang rute tersebut pada tahap awal pengoperasian mencapai 60.000–80.000 orang per hari.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Tarif Flat Rp 5.000 untuk LRT Jakarta Velodrome-Manggarai
Indonesia
Transjakarta Siap Kelola Transportasi Laut Kepulauan Seribu Mulai Juni 2027
Transjakarta siap mengelola transportasi laut menuju Kepulauan Seribu mulai Juni 2027.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Transjakarta Siap Kelola Transportasi Laut Kepulauan Seribu Mulai Juni 2027
Indonesia
457 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Juli-Agustus 2026, Korsleting Seringkali Jadi Penyebab
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap 457 kebakaran terjadi di Jakarta selama Juli-Agustus 2026. Korsleting listrik menjadi penyebab dominan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
457 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Juli-Agustus 2026, Korsleting Seringkali Jadi Penyebab
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Gubernur Pramono Anung Larang Warga Non-DKI Kerja di Jakarta
Ketentuan KTP DKI Jakarta tersebut berlaku khusus bagi pendaftar program padat karya, bukan larangan untuk seluruh warga KTP non-DKI untuk bekerja di Jakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Gubernur Pramono Anung Larang Warga Non-DKI Kerja di Jakarta
Indonesia
Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan hingga Rp 500 Juta untuk 100 Pedagang Pasar Kramat Jati
Bank Jakarta memberikan akses modal hingga Rp 500 juta bagi pedagang Pasar Kramat Jati.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan hingga Rp 500 Juta untuk 100 Pedagang Pasar Kramat Jati
Indonesia
Pramono Minta Disdik Cek Ulang Mahasiswa yang tak lagi Dapat KJMU akibat Perubahan Desil
Pramono menyebut ada enam mahasiswa yang tidak lagi mendapatkan KJMU.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Pramono Minta Disdik Cek Ulang Mahasiswa yang tak lagi Dapat KJMU akibat Perubahan Desil
Indonesia
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah per hari. Gerakan pilah sampah naik menjadi 23,14 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Indonesia
Tarif TransBandara Blok M-Bandara Soetta Jadi Rp 15 Ribu, Naik dari Rp 3.500
Tarif TransBandara Rp 15.000 ditetapkan melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 685 Tahun 2026.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Tarif TransBandara Blok M-Bandara Soetta Jadi Rp 15 Ribu, Naik dari Rp 3.500
Indonesia
Isu CCTV Jakarta Dimatikan saat Demo 27 Agustus 2026, Pramono Buka Suara
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membantah CCTV dimatikan saat demo 27 Agustus 2026 lalu.
Soffi Amira - Senin, 31 Agustus 2026
Isu CCTV Jakarta Dimatikan saat Demo 27 Agustus 2026, Pramono Buka Suara
Indonesia
Jakarta Tawarkan Potensi Investasi Rp 115 Triliun
Jakarta Investment Centre (JIC) menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah, investor, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta Tawarkan Potensi Investasi Rp 115 Triliun
Bagikan