Pramac Tinggalkan Ducati, Marquez Tak Mau Disalahkan

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 30 Juni 2024
Pramac Tinggalkan Ducati, Marquez Tak Mau Disalahkan

Marquez ogah disalahkan karena Pramac tinggalkan Ducati. (Foto: MotoGP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pada sesi pertama MotoGP Belanda 2024, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez, berhasil finis di posisi pertama dan kedua, dengan selisih 0,065 detik.

Namun, latihan sore yang menentukan 10 tempat untuk akses langsung ke Q2 menunjukkan perbedaan. Bagnaia kembali memimpin, sementara Marquez turun ke posisi keenam dengan selisih 0,511 detik.

Marquez menghadapi beberapa masalah tak terduga di sesi Practice dan harus masuk pit segera setelah keluar dari pit lane.

Meski demikian, ia merasa cukup nyaman, terutama di pagi hari. Sedangkan di sore hari, ia mengaku sedikit kesulitan dan menyadari bahwa Pecco dan Maverick Viñales berada dua langkah di depan yang lain.

Baca juga:

Pramac Siap Tinggalkan Ducati, Bergabung ke Yamaha

Marquez senang lihat lebih banyak motor Jepang di lintasan. (Foto: Gold and Goose/Red Bull Content Pool)
Marquez senang lihat lebih banyak motor Jepang di lintasan. (Foto: Gold and Goose/Red Bull Content Pool)

Berita besar utama pekan ini adalah Pramac Racing yang meninggalkan Ducati untuk bergabung dengan Yamaha.

Marquez menyebutkan, ia tidak merasa bertanggung jawab atas keputusan Pramac, meski sebagai pembalap Ducati, ia lebih memilih mereka tetap di Ducati. Sebab, lebih banyak motor di lintasan, maka ada lebih banyak data dan peluang.

"Sebagai penggemar MotoGP, saya pikir ini adalah kabar baik. Di satu sisi, secara egois, saya lebih suka dua Ducati di lintasan, tetapi sebagai penggemar, itu adalah langkah yang normal," kata Marquez.

Ia menambahkan, hal tersebut wajar jika melihat salah satu tim Ducati bergabung dengan pabrikan lain. Sang juara dunia delapan kali itu juga ingin melihat ada lebih banyak motor Jepang di lintasan. (waf)

Baca juga:

Bagnaia Juara Sprint MotoGP Belanda 2024, Marquez Crash

#Olahraga #MotoGP #Pramac Racing #Marc Marquez #Yamaha
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Lifestyle
ASICS Kenalkan SOLUTION SPEE FF 4 dan ASICS Tennis Club, Dukung Tren Tenis di Indonesia
Tenis di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif, terlihat dari perkembangan komunitas tenis serta meningkatnya prestasi atlet tenis Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
ASICS Kenalkan SOLUTION SPEE FF 4 dan ASICS Tennis Club, Dukung Tren Tenis di Indonesia
Fun
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
HYROX adalah olahraga kebugaran hibrida global yang menggabungkan lari dan latihan fungsional. Atletnya bahkan mampu menarik pesawat AirAsia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
Olahraga
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
KSOC mengunjungi NOC Indonesia pada Jumat (9/1). Pertemuan ini memperkuat kerja sama dan pengembangan olahraga di kedua negara.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet, pemerintah memberikan sejumlah bonus yang berkisar Rp 157 juta hingga Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Indonesia
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Bayu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah berjuang sepanjang SEA Games Thailand 2025.
Dwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Olahraga
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Kemenpora RI sebelumnya hanya menargetkan kontingen Indonesia mampu mengamankan sekitar 80 medali emas.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Olahraga
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Tim Indonesia mengoleksi 91 medali emas, 112 perak dan 130 perunggu dan total 333 medali.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Olahraga
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan kepercayaan para atlet, pelatih, ofisial dan semua pihak yang mendukung kami.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Olahraga
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Ditambah latihan konsisten dan penguasaan medan pertandingan yang dilakukan sejak lama.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Olahraga
Aksi Basral saat Pulang Bawa Medali Emas SEA Games 2025, Tunjukkan Trik Skateboard Loncati Motor
saat bertarung di SEA Games, Basral sebenarnya tidak dalam kondisi baik-baik saja karena punya cedera pergelangan kaki yang dialaminya sejak lama.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Aksi Basral saat Pulang Bawa Medali Emas SEA Games 2025, Tunjukkan Trik Skateboard Loncati Motor
Bagikan