Prabowo Sebut Bachtiar Nasir Korban Kriminalisasi Ulama

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 08 Mei 2019
Prabowo Sebut Bachtiar Nasir Korban Kriminalisasi Ulama

Capres Prabowo Subianto memaparkan kecurangan Pemilu 2019 kepada para wartawan dan media asing di Kertanegara, Jakarta Selatan (Divisi Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Capres Prabowo Subianto merasa heran terkait penetapan tersangka Bachtiar Nasir dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Dia menduga pemanggilan ini karena Bachtiar merupakan salah satu pendukungnya. Pasalnya kasus itu merupakan kasus tahun 2017.

"Mulai ada pemanggilan terhadap beberapa unsur tokoh pendukung kami. Pemanggilan kembali kepada Ustaz Bachtiar Nasir yang dinyatakan tersangka oleh Kepolisian Republik Indonesia mengenai kasus yang sudah lewat 2017 lalu," kata dia Rabu (8/6).

Capres Prabowo Subianto. Foto: ANTARA

Padahal diyakini Bachtiar tak bersalah dalam kasus ini karena tak ada unsur tindak pidana yang dilakukannya. Ia menyebut hal ini sebagai bentuk dari kriminilisasi.

"Kami anggap ini upaya kriminalisais terhadap ulama," katanya.

Prabowo mengatakan, belum lama kriminilasisi dilakukan terhadap Ahmad Dhani hingga akhirnya dipenjara. Kemudian pemanggilan politisi Partai Amanat Nasional, Eggi Sudjana sebagai saksi terlapor kasus dugaan upaya makar dan penghasutan.

"Ahmad Dhani, Pak Lieus (Sungkharisma), saya yakin beliau bukan HTI, Eggi Sudjana dipanggil, Buni Yani, Pak Kivlan dipanggil," kata jelasnya.

Untuk itu, ia meminta hal-hal seperti ini kiranya ke depan tak dilakukan lagi. Prabowo menilai buntut dari ini semua malah berdampak pada menambahnya ketegangan Pemilu 2019. Padahal, menurut dia harusnya yang dibangun adalah suasana damai.

"Jadi hal-hal seperti ini akan menambah ketegangan. Yang kita ingin suasana yang damai," katanya lagi.

Prabowo merasa ditetapkannya Bachtiar Nasir jadi tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang buntut Ijtima Ulama ketiga.

"Kembali diangkat kasus lama tersebut ini kami merasa sebagai suatu tindakan sesudah pernyataan Ijtima Ulama dan tokoh nasional ketiga," katanya.

Ia mengaku prihatin atas kriminilasisai yang terus dilakukan terhadap para ulama dan tokoh masyarakat. Prabowo merasa hal ini sebagai bentuk membungkam.

Padahal Indonesia adalah negara demokrasi, sehingga seharusnya kehidupan konstitusi tiap individu untuk menyampaikan pendapat dijamin. Menurutnya hal tersebut adalah hak yang paling dasar.

Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir. (ANTARA/Puspa Perwitasari)
Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir. (ANTARA/Puspa Perwitasari)

Untuk itu dia minta Polri kiranya bisa mengkaji kembali penetapan tersangka Bachtiar. Mantan Danjen Kopasus itu meyakini kalau Bahctiar tak bersalah.

"Secara garis besar kami prihatin dan terus himbau pihak berwenangn untuk teliti kembali, mengkaji kembali. Kami nyatakan keyakinan kami bahwa Ustaz Bachtiar Nasir tidak salah sama sekali. Sementara kami juga prihatian banyak tokoh kami yang dipenjara," katanya lagi. (Knu)

#Prabowo Subianto #Bachtiar Nasir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) buka suara alasan absen saat dicari Presiden Prabowo. KDM mengaku fokus memimpin pemadaman karhutla Gunung Ciremai.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Dicari Prabowo Tidak Ada, KDM Ternyata Ikut Padamkan Karhutla Ciremai: Juga Sudah Lapor ke Pak Seskab!
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp 1,28 triliun untuk program Satu Orang Satu Rekening. Simak target dan kriteria penerimanya.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Rp 1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening, Bakal Dapat Saldo?
Indonesia
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Presiden Prabowo Subianto curi perhatian publik saat mencari keberadaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) yang absen di acara Rakornas TPAKD. Simak momen uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Momen Kocak Prabowo Cari Gubernur Jabar KDM yang Absen di 'Kandang Sendiri' Hingga Goda Pramono Anung
Indonesia
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Cek hasil survei kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran terbaru dari Voxpol Center. Mayoritas publik, sekitar 63,3 persen, yakin mereka mampu memimpin dan atasi masalah negara!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Survei Voxpol Center: Mayoritas Warga Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Bawa Perubahan
Indonesia
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan politik persatuan nasional dan mengajak seluruh elemen bangsa menjaga keberagaman serta mengutamakan kesejahteraan rakyat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tegaskan Politik Persatuan Nasional, Ajak Semua Elemen Bangsa Utamakan Rakyat
Indonesia
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Presiden Prabowo Subianto tegaskan Indonesia tak gentar hadapi tekanan indeks MSCI terkait dinamika pasar modal. Cek 3 alasan MSCI soroti bursa saham RI di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Berita Foto
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Relawan 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti (tengah) menyampaikan pandangan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Relawan 98 Resolution Network Beberkan Gerak Nyata Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan meluncurkan Perlinsos Digital pada 10 November 2026. Bansos diharapkan tepat sasaran.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November 2026, Pemerintah Incar Bansos Tepat Sasaran
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Pengamat kini mempertanyakan kepercayaan publik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Indonesia
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momentum terhadap dampak kebijakan ekonomi.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Daya Beli hingga Lapangan Kerja Disorot
Bagikan