Prabowo Optimistis Makan Bergizi Gratis Menggeliat Ekonomi Warga
Seorang siswi menunjukan menu makan saat simulasi penerapan program makan siang gratis di SMP Negeri 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (29/2/2024). (ANTARA/Azmi Samsul Maarif/aa).
MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, program makan bergizi gratis merupakan program yang penting sebab masa depan negara ini bergantung pada anak-anak Indonesia, sebagai generasi penerus bangsa.
Untuk itu, ia menyebut bahwa seluruh rakyat Indonesia, termasuk anak-anak, tidak boleh kelaparan. Hal tersebut disampaikan oleh Prabowo dalam sesi wawancara eksklusif bertajuk "Presiden Prabowo Subianto Bicara bersama Retno Pinasti" yang dikutip Senin (28/10).
Baca juga:
Anggota Kabinet Merah Putih Makan Bersama Layaknya Taruna Akmil
"Karena kita negara yang punya kekayaan yang besar, bisa dinikmati, rakyat kita (bisa) makan cukup. Jadi, kalau ada yang tidak mendukung prinsip ini, ya jangan, gak perlu dekat-dekat saya lah. Apalagi ikut pemerintah saya. Saya terang-terangan saja. Bagi saya hal ini prinsip," tegas Prabowo.
Lebih lanjut Prabowo mengakui jika pihaknya telah melakukan berbagai perhitungan dan mencontohkan bagaimana program yang sama juga telah diimplementasikan di negara lain, salah satunya India.
"Kita sudah hitung. Negara lain sudah jalankan ini cukup lama. India berani, padahal India per kapitanya setengah dari Indonesia. Dia berani dan sudah lakukan ini, saya kira sudah lebih dari 10 tahun," sambung dia.
Prabowo kemudian menjelaskan, salah satu efek domino yang dapat tercipta dari program makan bergizi gratis ini yaitu meningkatnya penghasilan masyarakat.
Baca juga:
Isi Menu 441 Kilo Kalori Uji Coba Makan Bergizi Gratis di SDIT Al Ihsan Jaksel
"Para pakar mengatakan, kalau memang kita lakukan (program) itu dan pembelian bahan-bahan berada di daerah, di kabupaten, di kecamatan, di desa-desa, itu menimbulkan suatu dampak bahwa rakyat itu penghasilannya bisa tambah," jelas dia.
"Para petani, produsen mendapat pasar yang terjamin, bahwa ada yang beli produk-produk mereka. Tiap hari, kita perlu telur, perlu sayur, perlu ayam, perlu ikan, perlu nasi. Sangat-sangat baik. Berapa uang yang beredar di kabupaten ke bawah, di daerah-daerah, juga di provinsi, tapi beredar di rakyat," pungkasnya. (Asp).
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Penertiban Kawasan Hutan Jadi Prioritas, Prabowo Gelar Ratas di Sela Lawatan ke London
Prabowo Tiba di London, Dijadwalkan Bertemu PM Keir Starmer dan Raja Charles III
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Presiden Prabowo Akan Bertemu PM Inggris, Juga Raja Charles III Bahas Pelestarian Alam dan Lingkungan Sebelum ke Swiss
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pecat Sejumlah Menteri ketika Retret di Hambalang
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
UKT Mahal Jadi Sorotan, DPR Apresiasi Pertemuan Prabowo dengan Para Guru Besar
[HOAKS atau FAKTA]: Pengaruh Menkeu Purbaya, Presiden Prabowo Sepakat Harga BBM Turun jadi Rp 7 Ribu Per Liter
Prabowo Kumpulkan 1.200 Rektor dan Guru Besar, Bahas Geopolitik dan Pendidikan