Prabowo Klaim Makan Bergizi Gratis Sudah Sasar 20 Juta Orang

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 15 Agustus 2025
Prabowo Klaim Makan Bergizi Gratis Sudah Sasar 20 Juta Orang

Presiden Prabowo Subianto menyebut korupsi di Indonesia terjadi di segala lini (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Kabinet)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto mengklaim bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 20 juta orang baik kepada anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Angka tersebut didapat Prabowo dari laporan Badan Gizi Nasional (BGN) Kamis (15/8) pagi.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR 2025 yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (15/8).

"Pagi ini saya mendapat laporan dari badan gizi nasional sudah 20 juta anak sekolah anak belum sekolah, ibu hamil dan ibu menyusui sudah menerima makan bergizi gratis setiap hari," ucapnya.

Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra ini pun menyampaikan apresiasi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) yang sudah bekerja baik mendistribusikan makan bergizi gratis.

"Terima kasih badan gizi nasional di hadapan majelis terhormat ini saya menyampaikan penghargaan saya kepada kepala badan dan seluruh anggota badan gizi nasional yang telah bekerja keras mencapai hal ini," tuturnya.

Baca juga:

Kesal Ada Segelintir Pengusaha Beras yang Berani Manipulasi, Prabowo: Tidak Bisa Diterima

Juru Bicara Badan Gizi Nasional, Redy Hendra menyebutkan bahwa capaian Program MBG meningkat pesat.

"Capaian program MBG sangat signifikan dari beberapa waktu yang lalu, karena verifikasi dilakukan secara efektif terhadap mitra yang mendaftar. Saat ini, terdapat sebanyak 17.000 calon mitra yang sudah berproses dan sedang persiapan untuk operasional," ucapnya.

Sementara itu, Program MBG diproyeksikan untuk dapat menyentuh penerima manfaat di seluruh daerah, termasuk daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Percepatan di wilayah 3T menggunakan strategi kolaborasi dengan pemerintah daerah setempat, pihak swasta, dan mitra pembangunan lainnya. Operasional SPPG di daerah 3T ditargetkan dimulai pada bulan September.

Sebagai program yang berjalan kurang dari satu tahun, tentunya banyak hal yang perlu disempurnakan dalam pelaksanaannya. BGN terus berkomitmen dalam melakukan perbaikan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan keamanan dan optimalnya manfaat yang diterima seluruh kelompok sasaran.

"Dalam pelaksanaan MBG, kita sudah mendengar beberapa insiden gangguan kesehatan di beberapa tempat. BGN sudah melakukan investigasi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan serta BPOM untuk mengetahui penyebab kejadian," imbuhnya.

Kemudian, hasil investigasi menjadi masukkan dan evaluasi bagi BGN untuk menerapkan standar tinggi dalam pengelolaan Program MBG dan verifikasi SPPG.

BGN menyikapi seluruh kendala yang terjadi di lapangan dengan memaksimalkan penanganan insiden. Selain itu, mitigasi juga dilakukan guna menghindari insiden yang tidak diinginkan terjadi kembali. Salah satu strategi yang dilakukan BGN adalah melakukan penyempurnaan SOP dan pedoman yang digunakan pada Program MBG, serta melakukan inventarisasi risiko-risiko kendala pada masing-masing SPPG, sehingga seluruh risiko dapat diformulasikan pencegahannya. (Asp)

#Presiden Prabowo Subianto #Makan Bergizi Gratis #Sidang Tahunan MPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Soroti 6 Juta Data Ganda Penerima MBG, Minta BGN Perbaiki Data
BGN perlu melakukan penyisiran dan validasi data secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi celah penerima ganda dalam program MBG.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
DPR Soroti 6 Juta Data Ganda Penerima MBG, Minta BGN Perbaiki Data
Indonesia
BGN Ungkap Penyebab Awal Keracunan Massal MBG di Jayapura, Kepala SPPG Dicopot
BGN mengungkap hasil investigasi sementara kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis di Jayapura. Makanan diduga dimasak terlalu dini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
BGN Ungkap Penyebab Awal Keracunan Massal MBG di Jayapura, Kepala SPPG Dicopot
Indonesia
Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026
Makalah Nobel Peace Prize 2026 yang mengusung Program MBG diduga menggunakan AI. Publik menemukan jejak prompt AI dalam dokumen, sementara pemerintah menginvestigasi pencatutan nama Presiden Prabowo.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Jejak AI di Makalah Ilmiah Pengusung MBG Nominasi Nobel Perdamaian 2026
Indonesia
Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Usung MBG Masuk Nominasi Nobel
Pemerintah Indonesia investigasi dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dalam makalah Nobel Peace Prize 2026 terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Usung MBG Masuk Nominasi Nobel
Indonesia
Dinilai Rawan Konflik Kepentingan, SETARA Institute Usulkan Kasus Febrie Adriansyah Ditangani KPK
SETARA Institute meminta Presiden Prabowo Subianto mengambil alih polemik penanganan kasus Febrie Adriansyah dengan mengalihkan perkara ke KPK.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Dinilai Rawan Konflik Kepentingan, SETARA Institute Usulkan Kasus Febrie Adriansyah Ditangani KPK
Berita Foto
Rapat Persiapan Jelang Sidang Tahunan MPR dan Hari Konstitusi 2026
Ketua MPR Ahmad Muzani (tengah) memimpin Rapat Gabungan jelang Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 05 Agustus 2026
Rapat Persiapan Jelang Sidang Tahunan MPR dan Hari Konstitusi 2026
Indonesia
Kepala BGN Copot 137 Kepala SPPG, Keracunan MBG masih Terjadi
Sudaryono berharap kasus keracunan yang terjadi belakangan menjadi yang pertama sekaligus terakhir selama dirinya memimpin BGN.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kepala BGN Copot 137 Kepala SPPG, Keracunan MBG masih Terjadi
Indonesia
Apa itu Beras Fortifikasi? Kenali Perbedaannya dengan Beras Biasa yang Kini Wajib Dipakai MBG
Apa itu beras fortifikasi yang dipakai MBG berbeda dengan beras biasa. Beras ini memiliki kandungan berbagai zat gizi mikro.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Apa itu Beras Fortifikasi? Kenali Perbedaannya dengan Beras Biasa yang Kini Wajib Dipakai MBG
Indonesia
Legislator Minta Anggaran Pendidikan dan MBG Dipisahkan Tahun Depan
Pemerintah seharusnya tidak menunggu hingga batas akhir yang diberikan MK pada 2028.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Legislator Minta Anggaran Pendidikan dan MBG Dipisahkan Tahun Depan
Indonesia
Indonesia-Thailand Susun Roadmap Kemitraan Strategis, Target Perdagangan USD 20 Miliar
Presiden Prabowo Subianto dan PM Thailand Anutin Charnvirakul menyepakati perluasan kerja sama strategis. Targetkan nilai perdagangan bilateral USD 20 miliar pada 2030.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Indonesia-Thailand Susun Roadmap Kemitraan Strategis, Target Perdagangan USD 20 Miliar
Bagikan