Prabowo: Kedaulatan Negara akan Hilang Jika Sistem Pertahanan Buruk

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 12 November 2019
Prabowo: Kedaulatan Negara akan Hilang Jika Sistem Pertahanan Buruk

Menhan Prabowo dan Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan jajarannya menggelar rapat perdana dengan Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.

Prabowo menegaskan bangsa ini juga harus kuat untuk menjaga kedaulatan yang dimulai dari diri sendiri. Ketua Umum Partai Gerindra itu memaparkan gagasannya untuk mengembangkan pertahanan di Indonesia di masa mendatang.

Baca Juga

Menhan Prabowo Bicara Peluang Serang Negara Lain di Komisi I DPR

“Indonesia merupakan negara yang sangat kaya dan luas sehingga banyak menjadi incaran negara lain,” katanya, Senin (11/11).

Prabowo menegaskan, saat ini pihaknya tengah belanja masalah sebelum menyusun rencana ke depan. Menurut Prabowo dasar filosofis yang betul sebagai dasar perumusan kebijakan mengaju kepada tujuan terbentuknya negara.

Tercantum jelas jika tujuan bangsa Indonesia di Pembukaan UUD NKRI 1945 menyebut tujuan negara adalah melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia.

Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Prabowo Subianto berjalan seusai meresmikan patung Panglima Besar Jenderal Soedirman di Jalan Ring Road Barat, Turusan, Banyuraden, Kecamatan Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (10/11/2019) malam. (ANTARA/Luqman Hakim)
Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Prabowo Subianto berjalan seusai meresmikan patung Panglima Besar Jenderal Soedirman di Jalan Ring Road Barat, Turusan, Banyuraden, Kecamatan Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (10/11/2019) malam. (ANTARA/Luqman Hakim)

Lanjut Prabowo, permasalahan keamanan tidak boleh dianggap hanya pelengkap saja dalam penyelenggaraan negara. Ia melihat pembangunan infrastruktur di wilayah negara penting, namun urusan pertahanan juga tidak boleh dikesampingkan.

Baca Juga

Pesan Ryamizard ke Prabowo: Tugas Menhan Itu Luar Biasa, Kalau Tidak Siap Berarti Tak Mampu

"Kedaulatan akan hilang jika tidak ada pertahanan," ujarnya

Bersama jajarannya, Prabowo akan menentukan arah kebijakannya berdasarkan doktrin hankamneg. Doktrin hankamneg menyebut pertahanan dilakukan secara devensif bukan offensive. Doktrin ini berarti kebijakan pertahanan berfokus untuk menjaga wilayah negara dari gangguan negara lain.

"Kita bertahan menjaga kedaulatan, kita tidak berniat mengganggu bangsa lain," jelas mantan jenderal kopasus ini.

Konsep pertahanan rakyat semesta juga akan menjadi konsen dari Menhan Prabowo Subianto. Seandainya terjadi peperangan, pertahanan rakyat semesta akan menjadi solusi.

Baca Juga

Prabowo-Jokowi: Ada Transaksi Politik di Balik Posisi Menhan?

"Itu doktrin Indonesia selama ini, lahir dari bangsa kita, semua warga negara berhak dan wajib bela negara," ungkap Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut Prabowo juga membeberkan visi dan misinya dalam menjalankan tugas sebagai Menteri Pertahanan. (Knu)

#Menteri Pertahanan #Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Baznas RI menegaskan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak digunakan dalam penerbitan buku Islam Ala Prabowo.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Indonesia
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Presiden Prabowo Subianto minta seluruh WNI memiliki rekening baru melalui BRI dan BSI.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Indonesia
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Presiden Prabowo Subianto di EEF 2026 mengaitkan pepatah Rusia Odin v pole ne voin dengan filosofi gotong royong Indonesia.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Indonesia
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Presiden Prabowo Subianto mengundang perusahaan Rusia berinvestasi di 138 blok eksplorasi energi Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Indonesia
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Presiden Putin menyambut hangat kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Indonesia
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Rumah Layak Huni dan Terjangkau
Presiden RI, Prabowo Subianto, memanggil sejumlah menteri ke Hambalang. Hal itu membahas rumah layak huni bagi masyarakat.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Rumah Layak Huni dan Terjangkau
Indonesia
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Presiden Prabowo menanggapi kritik kabinet gemuk membandingkan dengan Timor Leste yang luasnya lebih kecil dari Bogor punya 28 menteri
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Pemerintah dikabarkan akan menutup ratusan perusahaan BUMN di akhir tahun 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Bagikan