Prabowo-Gibran Jadi yang Terkuat, Berpotensi Menang Satu Putaran
Ilustrasi - Calon Presiden Republik Indonesia pada Pilpres 2024. (ANTARA/Naufal Ammar)
MerahPutih.com - Peta kekuatan bakal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024 kembali terpampang ke publik.
Lembaga Survei Populi Center menyebut, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dibanding pasangan lainnya.
Peneliti Populi Center Hartanto Rosojati memaparkan, elektabilitas Prabowo-Gibran unggul, berada di angka 43,1 persen.
Baca Juga:
Hasil Survei Lanskap: Elektabilitas Prabowo-Gibran Unggul di Pulau Jawa
Sementara itu, elektabilitas pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebesar 23 persen dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 22,3 persen.
"Ini kita melihat angka yang setidaknya cukup jauh antara ranking 1 dan ranking 2. Ini merupakan pekerjaan rumah masing-masing kandidat bagaimana menjaga elektabilitas suara," kata Hartanto dalam pemaparannya di Populi Center, Jakarta Selatan, Kamis (9/11).
Populi Center juga merilis simulasi dua bakal pasangan capres-cawapres atau head to head di Pilpres 2024.
Dia memaparkan duet Prabowo-Gibran unggul dari pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD maupun Anies-Cak Imin. Sementara itu, pasangan Ganjar-Mahfud unggul jika hanya melawan Anies-Cak Imin.
"Simulasi pertama terhadap dua pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dengan 59,8 persen, disusul Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan 38,6 persen," kata Hartanto.
Pada simulasi kedua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul 59,3 persen disusul Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan 29,3 persen.
"Pada simulasi ketiga, Ganjar Pranowo-Mahfud MD unggul dengan 47 persen, disusul Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 39,6 persen," imbuhnya.
Baca Juga:
Terima Dukungan Ulama se-Jateng, Prabowo: Kita Percaya Kekuatan Doa
Dari tiga pasangan capres-cawapres, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dianggap sebagai pasangan yang paling mungkin menang dalam satu putaran dengan 42,5 persen.
Setelah pasangan Prabowo-Gibran, disusul oleh pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan angka 21,9 persen.
Lalu, pasangan capres-cawapres Anies Rasyid Baswedan-Abdul Muhaimin Iskandar sebesar 18,4 persen.
"Sementara yang menolak menjawab sebesar 17,2 persen," ucap Hartanto.
Survei dilakukan pada 29 Oktober-5 November 2023 terhadap 1.200 responden. Survei dilakukan melalui tatap muka dengan aplikasi Populi Center.
Pemilihan sampel dilakukan melalui metode multistage random sampling. Margin of error ±2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (Knu)
Baca Juga:
5 Finalis Miss Universe Indonesia Korban Pelecehan Seksual Dukung Prabowo-Gibran
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Aturan Baru, ASN Wajib Pakai Baju Biru Muda Khas Prabowo saat Kampanye Pilpres 2024
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
Menkeu Purbaya Mengguncang Media Sosial: Dari Kritik Cukai Rokok Sampai Ajak Gen Z Kaya, Penilaian Positif Tembus 83,7 Persen
Prabowo: Terus Terang Aja Loh, Saya Tuh Nggak Dendam Sama Anies
Anies Punya Cucu Pertama, Ingin Dipanggil ‘Bang’ tapi Dilarang sang Istri
Survei IPO: Kinerja Presiden Prabowo Subianto Dinilai Memuaskan, Program MBG Unggul di Mata Publik
Surat Suara Bekas Pemilu 2024 Laku Dijual Rp 210 Juta dalam Lelang Daring
Hasil Survei Pilkada Jateng 2024: Ahmad Luthfi Unggul Tipis dari Andika Perkasa
Survei Indikator Politik Indonesia: 71,5% Warga Indonesia Indonesia Dukung Naturalisasi Timnas
Elektabilitas Luthfi Kalah dari Andika, Jokowi: Yang Masih Bimbang Harus Diyakinkan