Potensi Objek Terbawa Arus, Area Pencarian Sriwijaya Air Diperluas
Dirops Basarna Brigjen TNI Rasman M.S memberikan keterangan pers di Posko SAR Terpadu Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/1) (ANTARA/Laily Rahmawa
MerahPutih.com - Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Pada pencarian hari keenam tim gabungan memperlebar area pertolongan para korban, serpihan pesawat, dan serta black box voice recorder (CVR). Pencarian tetap melalui udara untuk mendekteksi korban dan serpihan pesawat tersebut.
Baca Juga
Lanjutkan Pencarian Korban Sriwijaya Air, Tim SAR Berharap Cuaca Bersahabat
"Tentunya ada bagian-bagian atau korban yang mungkin terbawa arus tentu mungkin sudah cukup jauh," ujar Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman selaku SAR Mission Coordinator (SMC) di Jakarta, Kamis (14/1).
Lanjut Rasman, tim juga akan menyisir sampai ke pantai-pantai yang ada di Pulau Seribu. Hal itu untuk mengoptimalkan potensi-potensi objek pencarian yang ada di pantai baik itu di pulau kecil maupun di pulau besar.
"Kemudian juga kita tetap melaksanakan pencarian di atas permukaan," terang dia.
Sebab ucap Rasman, ketika pencarian hari kelima Rabu (13/1) kemarin, ada penyerahan objek pencarian yang ditemukan oleh nelayan yang tersangkut di jaring miliknya.
"Artinya bagian-bagian ini juga melayang di air. Jadi tidak semuanya tertanam di dasar laut," ungkapnya.
Yang paling utama dalam mendapatkan objek pencarian ialah melalui bawah permukaan laut karena kemungkinan objek yang dicari ada di sana. Pencarian lewat bawah permukaan dilakukan dengan penyelaman.
"Sampai saat ini penyelam yang terdata yang masuk ke lokasi hari ini adalah sebanyak 268 orang dengan enam sektor saya pikir sudah cukup apabila kita efektifkan potensi dari penyelam-penyelam tersebut," tutupnya. (Asp)
Baca Juga
Lima Hari Cari Sriwijaya Air, Tim SAR Kumpulkan 139 Kantong Tubuh Korban
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Keluarga Korban Asal Karanganyar Dibawa ke Makassar Buat Pantau Pencarian Pesawat ATR 42-500
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Polda Jateng Ambil Sampel DNA dan Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Korban Pesawat ATR 42-500 Sulit Dijangkau, Teknik Rappelling Digunakan dalam Proses Evakuasi
Polda Sulsel Maksimalkan Pencarian Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak di Maros–Pangkep
Tim SAR Polda Sulsel Lampauui Cuaca Ekstrem, Tembus Lereng Gunung Bulusaraung hingga Berbuah Temuan Puing Pesawat ATR 42-500
Satu Korban Laki-laki Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi dari Jurang Kedalaman 200 Meter Bukit Bulusaraung
Pesawat ATR 42-500 Diduga Hancur, Tabrak Gunung Bulusaraung