Polisi Mulai Selidiki Kasus Dugaan Pengeroyokan Stafsus Arsjad Rasjid
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi. (dok. Humas Polri)
MerahPutih.com - Polda Metro Jaya menerima laporan Staf Khusus (Stafsus) Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2021-2026, Arsjad Rasjid, Arif Rahman terkait dugaan pengeroyokan. Peristiwa ini terjadi di menara Kadin, Jakarta Selatan.
"Laporan AR dengan terlapornya saudara UK, atas peristiwa dugaan pengeroyokan sedang didalami," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (19/9).
Mantan Kapolres Jakarta Selatan itu menuturkan, setiap laporan tentu akan dilakukan pendalaman secara transparan dan profesional.
"Akan dilakukan pendalaman dalam rangka penyelidikan secara transparan dan profesional," ujarnya.
Baca juga:
Polisi Usut Dugaan Kekerasan Secara Bersama-Sama Kubu Arsjad di Menara Kadin
Saat ditanya rencana pemanggilan pelapor dan terlapor, Ade belum bisa merincinya. "Jadi mohon waktu setiap laporan yang masuk tahapan awalnya adalah pendalaman. Jadi mohon waktu, tim penyidik masih bekerja," ungkapnya.
Sekedar informasi, Arif Rahman melaporkan UK atas dugaan tindak pidana pengeroyokan yang dialaminya di Menara Kadin, Senin (16/9). Arif menjelaskan kejadian berawal ketika dirinya ditugaskan oleh Arsjad untuk datang mengecek kantor di lantai 3 Menara Kadin.
Sebagai Stafsus Ketum Kadin, dia ingin menempati kantor itu dan bekerja sebagaimana mestinya. Sesampainya di sana, ternyata berkumpul banyak orang yang diperkirakan berasal dari kubu musyawarah nasional luar biasa (Munaslub).
Di sana, Arif melihat ada terlapor UK dan anak buahnya. Mereka lalu berdiskusi dan Arif menyampaikan jika kantor Kadin milik kubu Arsjad Rasjid. Sebab, Arsjad masih menjadi Ketum hingga 2026 dan kantor Kadin disewa olehnya.
Baca juga:
Stafsus Arsjad ini lalu menyampaikan dirinya memperlihatkan bukti kontrak sewa dengan pengelola gedung dan Keppres pengangkatan Ketum Kadin ke kubu Anindya Bakrie.
Arif lalu meminta orang-orang yang bukan anggota Kadin untuk keluar dari kantor Kadin. Namun rupanya, hal ini memicu kemarahan dari kubu Munaslub Kadin hingga penganiyaan terjadi. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Pandji Pragiwaksono Dicecar 63 Pertanyaan terkait Kasus ‘Mens Rea’
Datangi Polda Metro untuk Diperiksa, Pandji Pragiwaksono Janji Kasus Mens Rea bakal ‘Lebih Seru’
Pandji Pragiwaksono Klarifikasi Materi Stand Up 'Mens Rea' di Polda Metro Jaya
Komika Pandji Datangi Polda Metro Jaya Buntut Laporan Mens Rea, Didampingi Haris Azhar
Polda Metro Jaya Segera Periksa Pandji Pragiwaksono terkait Laporan Materi ‘Mens Rea’
3.000 Aparat Polda Metro Jaya Lakukan Operasi Keselamatan Jaya 2026, Wakapolda Ingatkan Jangan Cari-Cari Kesalahan
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Daftar Pelanggaran Prioritas Operasi Keselamatan Jaya 2026
Operasi Keselamatan Jaya 2026: Polisi Janji Tak Cari Kesalahan, Tapi Jangan Kasih Alasan Buat Ditilang
Polda Metro Jaya Ancam Pidanakan Oknum Polisi yang Diduga Main Tangkap Pedagang Es Jadul di Kemayoran