MerahPutih.com - Kasus kebakaran toko bingkai di Mampang, Jakarta Selatan yang menewaskan tujuh orang kini tengah diselidiki Polisi.
Penyidik Polres Jakarta Selatan akan memeriksa pemilik toko yang saat ini masih berada di rumah sakit.
“Keluarga pemilik toko saat ini sedang berada di rumah sakit untuk pendampingan," ujar Wakasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Henrikus Yossi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (19/4).
Baca juga:
7 Tewas, Kabakaran Ruko Mampang Diduga Akibat Ledakan Kompresor
Penyidik pun akan mendatangi sang pemilik untuk mencari keterangannya.
"Kami menjemput bola menuju ke rumah sakit untuk bisa mendapatkan keterangan atau mendapatkan informasi terkait dengan kronologis peristiwa, khususnya saksi-saksi kunci yang berada di TKP," jelas Yossi.
Menurut Yossi, akibat kebakaran ini tujuh orang dinyatakan meninggal dunia. Selain itu, lima orang mengalami luka bakar dan saat ini masih dalam perawatan medis.
Baca juga:
Mayat 7 Korban Kebakaran Ruko Mampang Ditemukan Satu Ruangan
“Untuk penyebab dan bukti pidana kebakaran tengah diselidiki,” jelas dia.
Berikut identitas korban meninggal dalam insiden ini:
1. Thang Tjiman laki-laki usia 75 tahun
2. Heni perempuan usia 39 tahun
3. Riichi usia 2 tahun
4. Austin usia 8 tahun
5. Tia perempuan sekira usia 25 tahun
6. Shella sekira usia 20 tahun
7. Jesika usia 18 tahun.
Baca juga:
2 WNI Meninggal dalam Kebakaran Apartemen Hong Kong Pas Hari Idulfitri
Ketujuh korban ditemukan saat petugas Damkar melakukan pendinginan di lantai 2. Sementara itu, jumlah korban luka bakar ada lima orang.
Diketahui, kebakaran ini dilaporkan terjadi pada pukul 19.24 WIB, Kamis (18/4).
Penyebab kebakaran diduga karena ledakan kompresor yang bermula dari salah satu pegawai toko menyemprotkan bensin kemudian mengenai percikan api hingga api membesar.

