Polda Jateng Swab Antigen Ratusan Suporter Pasoepati Nekat Konvoi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 13 Oktober 2021
Polda Jateng Swab Antigen Ratusan Suporter Pasoepati Nekat Konvoi

Tim Dokkes Polresta Surakarta melakukan tes swab antigen pada suporter Pasoepati yang nekat konvoi dan bikin kerumunan, Selasa (12/10) malam. (MP/Humas Polresta Surakarta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Jawa Tengah menindak tegas terhadap ratusan suporter Persis Solo Pasoepati yang nekat menggelar konvoi dan membuat kerumunan.

Hal itu terjadi beberapa jam sebelum laga derbi Mataram Grup C Liga 2 antara Persis Solo Vs PSIM Yogyakarta di Stadion Manahan Solo, Selasa (12/10).

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi mengatakan, ada sekitar ratusan suporter diamankan Polresta Surakarta saat razia konvoi suporter. Mereka diamankan di sejumlah lokasi karena melanggar aturan PPKM Level 2.

Baca Juga:

Persis Bermain Imbang Dua Kali, Kaesang: Semua Kena Evaluasi

"Kami kumpulkan semua suporter di kantor Satlantas Polresta Surakarta untuk dilakukan pembinaan," kata Luthfi, Rabu (13/10).

Mantan Kapolresta Surakarta ini mengatakan, pihaknya juga melakukan tes swab antigen massal terhadap semua suporter yang melanggar protokol kesehatan itu. Tes swab antigen dilakukan tim Dokkes Polresta Surakarta.

"Kita berikan tindakan swab antigen pada semua suporter yang nekat konvoi dan bikin kerumunan saat pandemi," kata dia.

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi. (MP/Ismail)
Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi. (MP/Ismail)

Ia mengatakan, dari hasil tes swab antigen semua suporter yang berjumlah sekitar ratusan orang negatif semua.

Menurutnya, kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi suporter agar mematuhi aturan PPKM Level 2 di Solo.

Baca Juga:

Nekat Konvoi Kawal Bus Pemain Persis, Puluhan Suporter Diamankan Polisi

Kapolresta Surakarta Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, dari hasil penggeledahan, ada suporter yang membawa miras dan tidak membawa surat-surat kendaraan saat nekat menggelar konvoi.

"Yang kedapatan membawa miras kita jerat tipiring. Sedangkan yang tidak membawa surat kendaraan dikenai sanksi tilang," kata dia.

Ia menambahkan, setelah dilakukan pembinaan semua suporter dilepas. Polresta Surakarta tidak akan segan menindak warga yang melanggar aturan SE Wali Kota Solo tentang PPKM Level 2. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Satpol PP Solo Bubarkan Nobar Persis Vs Persijap

#Suporter Sepak Bola #Kota Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Pelaku Pembacokan Bobotoh hingga Tewas di Bogor Bukan Suporter Sepak Bola, Simak Penjelasan Kapolres
Polisi mengungkap pelaku pembacokan Bobotoh berusia 16 tahun di Bogor bukan suporter sepak bola. Tersangka diduga menyerang korban secara acak dan terancam 15 tahun penjara.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Oktober 2026
Pelaku Pembacokan Bobotoh hingga Tewas di Bogor Bukan Suporter Sepak Bola, Simak Penjelasan Kapolres
Indonesia
Terungkap, Bobotoh Muda ARK Tewas Dibacok Celurit Saat di Atas Motor
Polisi tangkap pelaku pembacokan Bobotoh muda ARK di Cibinong kurang dari 24 jam usai laga Pakansari. Baca fakta penangkapannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Terungkap, Bobotoh Muda ARK Tewas Dibacok Celurit Saat di Atas Motor
Indonesia
Penyelidikan Kasus Kematian ARK si Bobotoh Persib Dikebut, Polisi Mulai Cari Saksi
Kasus kematian suporter Persib berinisial ARK (16) di Bogor usai laga di Stadion Pakansari jadi sorotan. Polres Bogor usut tuntas tragedi ini tanpa pandang bulu!
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
Penyelidikan Kasus Kematian ARK si Bobotoh Persib Dikebut, Polisi Mulai Cari Saksi
Indonesia
Bobotoh Muda Tewas di Cibinong, Jangan Ada Lagi Tangisan Ibu Kehilangan Putra Terbaiknya!
Bupati Bogor berharap kejadian tragis yang menimpa bobotoh muda yang masih duduk di bangku sekolah tingkat atas itu menjadi yang terakhir di dunia sepak bola nasional.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Oktober 2026
Bobotoh Muda Tewas di Cibinong, Jangan Ada Lagi Tangisan Ibu Kehilangan Putra Terbaiknya!
Olahraga
Shin Tae-yong Bela Persija soal Ancaman Pengurangan Poin, Suporter Kini Disorot
Shin Tae-yong menilai pengurangan poin bukan sanksi yang tepat bagi Persija Jakarta usai kericuhan suporter melawan Persita. Ia memperingatkan ancaman laga tanpa penonton.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Oktober 2026
Shin Tae-yong Bela Persija soal Ancaman Pengurangan Poin, Suporter Kini Disorot
Olahraga
Respek! One Minute Silence di Gelora Bung Tomo untuk Korban Tabrakan Maut Slemania KM 616
Panpel Persebaya siapkan one minute silence dan pita hitam jelang laga vs PSS Sleman di GBT, bentuk duka cita atas kecelakaan maut Slemania di Tol Madiun.
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Oktober 2026
Respek! One Minute Silence di Gelora Bung Tomo untuk Korban Tabrakan Maut Slemania KM 616
Olahraga
Tabrakan Maut KM 616 Renggut Nyawa Slemania, PSS Sleman Izin I.League Pakai Pita Hitam Lawan Persebaya
PSS Sleman ajukan izin ke I.League untuk pakai pita hitam di laga lawan Persebaya Surabaya di GBT, bentuk duka cita atas kecelakaan maut Slemania di Tol Caruban.
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Oktober 2026
Tabrakan Maut KM 616 Renggut Nyawa Slemania, PSS Sleman Izin I.League Pakai Pita Hitam Lawan Persebaya
Olahraga
Duka Jelang Duel Persebaya vs PSS Sleman: Tabrakan Maut Bus Slemania, 4 Suporter Tewas Belasan Luka-Luka
Rombongan suporter PSS Sleman alami kecelakaan maut di Tol Ngawi-Kertosono jelang lawan Persebaya. 4 orang meninggal dunia dan 2 kritis di RSUD Caruban!
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Oktober 2026
Duka Jelang Duel Persebaya vs PSS Sleman: Tabrakan Maut Bus Slemania, 4 Suporter Tewas Belasan Luka-Luka
Olahraga
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
PSSI membuka kemungkinan menjatuhkan sanksi pengurangan poin kepada klub yang gagal menjaga perilaku suporternya.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Oktober 2026
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
Indonesia
Penyerang Bus Persib Ditangkap Pakai Baju Persija, Hasil Tes Urine Positif Sabu dan Ganja
Fakta baru penyerangan bus Persib U-18 di Tol Batang! Pelaku BPA positif sabu dan ganja, polisi temukan bong alat isap sabu dan miras di tasnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Penyerang Bus Persib Ditangkap Pakai Baju Persija, Hasil Tes Urine Positif Sabu dan Ganja
Bagikan