Pol Espargaro: Belajar dari Pengalaman dan Tidak Mengulanginya

Fadhli Fadhli - Selasa, 02 Desember 2014
Pol Espargaro: Belajar dari Pengalaman dan Tidak Mengulanginya

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Sport- Dalam debut pertamanya di ajang MotoGP, Pol Espargaro telah mampu mengklaim dirinya menjadi Rookie of the Year. Pembalap Spanyol ini kini ingin berbagi pemikirannya tentang kelas 'para raja' dan mengenai musim 2014 yang telah berlalu sebelum dirinya berangkat berkunjung ke Indonesia untuk menghadiri sebuah acara dengan Yamaha di penghujung tahun ini.

Dia memang sedang dalam pemulihan setelah operasi, tapi ia masih tersenyum dan mau melakukan wawancara singkat dengan motogp.com pada Jumat (28/11). Seperti yang kita ketahui sebelumnya, Espargaro mengalami insiden kecelakaan di Sepang pada Grand Prix Malaysia yang telah mencederai kaki kirinya.
"Saya memang mengalami kecelakaan yang benar-benar buruk di Malaysia," katanya. "Pemulihan harus cepat. Pemulihan kaki saya memang berjalan dengan baik, namun saat bermain motorcross hari lain, saya mengalami sedikit insiden, jadi saya harus menjalani sebuah operasi kecil. Paling cepat hari Senin (1/12) saya akan mampu berjalan dan harus benar-benar sembuh dalam waktu singkat."

Sejak balapan di Malaysia, Espargaro telah mengambil bagian dalam sesi tes Valencia segera setelah balapan akhir musim. Aksi berikutnya di MotoGP akan dapat kita saksikan di Sepang pada awal Februari 2015.

"Kami akan sedikit mengubah distribusi berat untuk tes itu, tapi sebagian besar yang kami perbaiki adalah kinerja pada elektronik," ungkap Pol. "Di Valencia kami mencoba sesuatu dan tunggangan saya bekerja jauh lebih baik dari segi kontrol traksi dan anti-wheelie. Tunggangan saya juga jauh lebih reaktif setiap kali saya membuka gas. Hal ini membuat perbedaan besar dan kami telah membuat langkah nyata ke depan, jadi saya senang tentang itu. Sepang merupakan sirkuit dengan karakter cepart dan kami dapat merasakan banyak hal, sehingga anda dapat menggunakan engine braking dengan baik. "

Meskipun Pol keluar menjadi juara ke-6 dan aksinya dapat menghibur di atas tunggangannya, mengalahkan kedua rekan setimnya, Bradley Smith dan saudaranya Aleix, ia mengatakan bahwa musim 2014 tidak memberikan banyak hal baik dalam tiap kesempatan.

"Tidak, tapi itu normal," ia melanjutkan. "Menjadi pemula cenderung menjadi satu hal yang dapat membuat anda melakukan kesalahan besar. Ini adalah tahun penuh pengalaman dan anda belajar di setiap sirkuit. Ini menjadi tahun untuk membuat kesalahan dan saya telah membuat beberapa kesalahan. Saya melihat ke belakang dan saya bisa menghitungnya dengan jari tangan saya, tetapi anda dapat belajar dari kesalahan anda. Sekarang saya hanya perlu memastikan untuk tidak membuat kesalahan yang sama. "

Espargaro juga mencatat kata-kata Lin Jarvis, Managing Director Yamaha Motor Racing, bahwa pembalap yang cepat terkadang juga tidak konsisten.
"Ya, akan sulit untuk menjaga kecepatan dengan mereka (pembalap tercepat) di depan. Untuk menghabiskan lap dengan mereka tidak sulit, tetapi masalah datang ketika ban mulai habis dan kecepatan anda berkurang. Ini akan menghabat anda, tetapi semua ini datang sebagai pengalaman. Pada saat ini, hal itu adalah titik terlemah saya. Saya harus memperbaikinya, tapi melihat hasil tes Valencia, segalanya sudah tampak lebih baik.

"Saya selalu mengatakan bahwa chassis yang saya miliki adalah sangat mirip dengan milik Jorge (Lorenzo) dan Valentino (Rossi), tapi masalahnya lebih kepada perangkat elektronik terkait. Kita tidak bisa selalu mendapatkan setting yang benar dan kami harus selalu siap menuju ke balapan. Kemudian lagi, saya pikir peningkatan itu juga merupakan sesuatu yang datang dari pengalaman dan tahun depan pengaturan standart kami akan jauh lebih baik. "


Pada 2015, segala hal-hal diatur untuk menjadi lebih kompetitif lagi, karena orang-orang seperti Maverick Vinales dan Jack Miller sudah melangkah ke kelas utama.
"Memang benar bahwa pembalap baru akan berlomba dengan kami dan mereka akan sangat lapar akan kesuksesan," komentar Pol Espargaro. "Untuk alasan itu, akan menjadi lebih penting bagi kita untuk melakukan apa yang saya pikir bisa dilakukan, yang jelas harus jauh lebih kuat dari awal. Ketika kita akan sampai ke setiap sirkuit kita sudah tahu apa yang harus kita lakukan dan mulai dapat melakukan yang kita inginkan. Mudah-mudahan semua menjadi sedikit lebih mudah. "


Setelah menghadiri acara di Jakarta, Pol Espargaro akan memutuskan pergi ke Bali selama beberapa hari. Rencananya terdiri dari: 'pantai, matahari, dan berselancar'.

#MotoGP #Olahraga #Sport
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Jelang MotoGP San Marino 2026: Marc Marquez Punya Rekor Gila di Sirkuit Misano
Misano menjadi salah satu sirkuit yang sangat bersahabat dengan Marc Marquez.
Yusuf Abdillah - Selasa, 08 September 2026
Jelang MotoGP San Marino 2026: Marc Marquez Punya Rekor Gila di Sirkuit Misano
Olahraga
Jadwal MotoGP San Marino 2026: Marc Marquez Kejar Jorge Martin
Para pembalap kini bersiap menghadapi MotoGP San Marino 2026 yang berlangsung di Sirkuit Misano pada 11-13 September.
Yusuf Abdillah - Selasa, 08 September 2026
Jadwal MotoGP San Marino 2026: Marc Marquez Kejar Jorge Martin
Berita Foto
Bebas Sebaran Abu Vulkanik, Warga Manfaatkan Taman Bendera Pusaka untuk Olahraga
Warga berlari di lintasan jogging Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 08 September 2026
Bebas Sebaran Abu Vulkanik, Warga Manfaatkan Taman Bendera Pusaka untuk Olahraga
Olahraga
Siap Tancap Gas! Kiandra Ramadhipa Bidik Gelar Moto3 Junior Valencia
Pembalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, membidik hasil maksimal pada Moto3 Junior Valencia.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 05 September 2026
Siap Tancap Gas! Kiandra Ramadhipa Bidik Gelar Moto3 Junior Valencia
Olahraga
Sambut Era Baru MotoGP, Ducati Mulai Fokus Kembangkan Mesin 850cc
Era mesin 1.000cc di MotoGP perlahan memasuki babak terakhir.
Yusuf Abdillah - Jumat, 04 September 2026
Sambut Era Baru MotoGP, Ducati Mulai Fokus Kembangkan Mesin 850cc
Olahraga
155 Atlet dari 8 Negara Bertanding di Bali, Regenerasi Woodball Indonesia Mulai Menunjukkan Hasil
Indonesia Open Woodball 2026 di Bali diikuti 155 atlet dari delapan negara. Kejuaraan ini menjadi bagian dari pembinaan dan regenerasi atlet muda Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
155 Atlet dari 8 Negara Bertanding di Bali, Regenerasi Woodball Indonesia Mulai Menunjukkan Hasil
Indonesia
Atlet dan Official PON Pantai Ancol 2026 Bakal Dapat Tiket Gratis Wisata dan Transportasi di Jakarta
Atlet PON Pantai Ancol 2026 bisa mendapat tiket gratis wisata hingga transportasi gratis di Jakarta.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Atlet dan Official PON Pantai Ancol 2026 Bakal Dapat Tiket Gratis Wisata dan Transportasi di Jakarta
Olahraga
MotoGP 2027 Pakai Mesin 850cc, Ini Jadwal Tes Pramusimnya
MotoGP resmi merilis jadwal tes pramusim untuk menyambut musim 2027.
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
MotoGP 2027 Pakai Mesin 850cc, Ini Jadwal Tes Pramusimnya
Olahraga
Fabio Di Giannantonio Siap Balas Dendam di Misano Usai Cuma Finis Ke-7 di MotoGP Aragon
Fabio Di Giannantonio kecewa berat dengan hasil MotoGP Aragon setelah pace motornya anjlok dan cuma finis ketujuh. Pembalap VR46 Racing Team ini siap bangkit di MotoGP Misano. Baca pengakuan lengkapnya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Fabio Di Giannantonio Siap Balas Dendam di Misano Usai Cuma Finis Ke-7 di MotoGP Aragon
Olahraga
Biang Kerok Fabio Di Giannantonio Gagal Finish di Sprint Race MotoGP Aragon
Kenapa Fabio Di Giannantonio gagal finish di Sprint Race MotoGP Aragon? Ternyata masalah grip ban bikin motornya terasa meluncur di atas es. Simak pengakuan lengkapnya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Biang Kerok Fabio Di Giannantonio Gagal Finish di Sprint Race MotoGP Aragon
Bagikan