Plt Gubernur DKI Siap Jelaskan ke DPRD Soal Tambahan Dana MRT

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 08 Maret 2017
Plt Gubernur DKI Siap Jelaskan ke DPRD Soal Tambahan Dana MRT

Presiden Jokowi (keempat kanan) saat meninjau proyek MRT Jakarta. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono sangat menghargai sikap anggota DPRD DKI Jakarta tentang permohonan tambahan biaya perubahan jalur pembangunan mass rapid transit (MRT) jalur Bundaran HI-Ancol Timur yang diajukan PT MRT. Rencana pembangunan jalur MRT itu sebelumnya hanya dari Bundaran HI sampai Kampung Bandan.

Sumarsono mengatakan, pihaknya akan melakukan pembicaraan lagi dengan DPRD guna membahas tambahan anggaran tersebut. Perubahan jalur itu karena lahan Kampung Bandan tidak bisa difungsikan.

"Hal ini butuh pemahaman bersama saja. Kalau ke Kampung Bandan itu deponya tidak bisa dibangun di sana. Ini persoalan, karena itu diperpanjang ke Ancol Timur, posisinya tersedia lahan dan kemudian memungkinkan untuk deponya," kata Sumarsono saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (8/3).

Sumarsono menjelaskan, tambahan jalur itu menjadi solusi dari permasalahan yang ada meski berubah dari rancangan semula. "Atas arahan Presiden (Jokowi) waktu melakukan kunjungan kemarin, kita mencari solusi dan akhirnya sampai ke Ancol Timur. Namanya juga rancangan konsep yang kita bahas dengan DPRD dan insyaallah kita jelaskan kembali," tuturnya.

Menurut Sumarsono, pihaknya juga sudah melakukan pembicaraan dengan PT KAI selaku pemilik lahan terkait kontrak-mengontrak termasuk isu teknis mengenai MRT. PT KAI pun menyetujui lahan tersebut digunakan untuk digunakan MRT.

"Nanti kita clear-kan isu teknis terkait kontrak-mengontrak, termausk isu teknis mengenai MRT. Tapi prinsip perpanjangan (jalur) itu ada maksud dan tujuannya. Pendapat DPRD dulu yang kita clear-kan. Soal teknis kita bicarakan lebih lanjut," tandasnya.

Seperti diketahui, DPRD DKI Jakarta berencana akan membentuk panitia khusus (pansus) terkait pengajuan biaya tambahan itu.

PT MRT mengajukan permohonan penambahan pinjaman pembangunan MRT Jalur Selatan-Utara sebesar Rp16 triliun. Pembangunan yang sebelumnya direncanakan dari Bundarang HI-Kampung Bandan, diperpanjang menjadi Bundaran HI-Ancol Timur. (Abi)

Berita terkait pembangunan MRT di Ibu Kota Jakarta baca juga: Pembongkaran Stadion Lebak Bulus untuk Dijadikan Bengkel MRT

#Mass Rapid Transit #Soni Sumarsono #Plt Gubernur DKi
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Rute TransJakarta yang Dilalui MRT Bakal Dihapus
Layanan koridor satu Transjakarta dari Blok M sampai dengan Kota itu nanti ditiadakan
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Desember 2024
Rute TransJakarta yang Dilalui MRT Bakal Dihapus
Indonesia
Heru Budi Sebut 4.000 Guru Honorer Jakarta Dapat Dapodik, Termasuk 107 Orang yang Dipecat
Jumlah 4.000 guru honorer tersebut tidak bisa bertambah lagi karena pendataan sudah selesai dilakukan pada Desember 2023.
Mula Akmal - Minggu, 21 Juli 2024
Heru Budi Sebut 4.000 Guru Honorer Jakarta Dapat Dapodik, Termasuk 107 Orang yang Dipecat
Bagikan