Piringan Hitam 'Indonesia Raya' dalam Delapan Versi Resmi Diluncurkan Oleh Kementerian Kebudayaan
Kementerian Kebudayaan luncurkan piringan hitam. (Foto: dok/Kementerian Kebudayaan)
MerahPutih.com - Kementerian Kebudayaan merilis piringan hitam 'Indonesia Raya' dalam delapan versi berbeda, tepat pada peringatan Hari Musik Nasional yang jatuh pada 9 Maret 2025.
Peluncuran piringan hitam ini merupakan bentuk penghargaan terhadap lagu kebangsaan 'Indonesia Raya', ciptaan Wage Rudolf Supratman, yang telah lama menjadi simbol perjuangan dan persatuan bangsa Indonesia.
Adapun, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana ekspresi budaya yang memainkan peran penting dalam memperkuat identitas nasional.
Baca juga:
View this post on Instagram
"Musik adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Ia mencerminkan nilai-nilai luhur kemanusiaan, memperkuat semangat kebangsaan, dan harus terus kita hargai. Indonesia memiliki kekayaan musik yang luar biasa, yang mencerminkan keragaman budaya di seluruh Nusantara," terang Fadli Zon dalam sambutannya.
Baca juga:
Dari Ariel Noah Hingga Vina Panduwinata, Berikut Daftar 29 Musisi yang Menggugat UU Hak Cipta ke MK
Beberapa bentuk musik tradisional Indonesia telah mendapatkan pengakuan internasional. Misalnya, Angklung (2010), Tari Saman (2011), Gamelan (2021), dan Kolintang (2024) telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO. Selain itu, musik Indonesia sering menjadi objek penelitian dalam bidang etnomusikologi dan mendapatkan apresiasi yang luas dari komunitas global. (far)
Bagikan
Berita Terkait
BLACKPINK Tutup Tur DEADLINE di Hong Kong dengan Penuh Air Mata, Memunculkan Spekulasi akan Bubar
Aurelia Syaharani Tuangkan Kisah Putus, Bangkit, hingga Bahagia dalam EP Baru
Alicia Keys Gandeng Brent Faiyaz dalam Single R&B/Soul 'Trillions', ini Lirik Lengkapnya
Samuel Cipta Rilis 'Pencuri Malam', Lagu Romantis dengan Metafora Keheningan Malam
Makna Cinta Tulus dalam Lagu 'Denok' yang Dinyanyikan Difarina Indra Adella
Juan Reza Perkenalkan 'Badansa', Perpaduan Musik Modern dan Semangat Pesta Khas Timur Indonesia
Lagu 'Anta Permana' Satu Per Empat, Rangkum Kenangan tentang Rumah Pertama dan Perjuangan Ayah
Makna Penyesalan dalam Lagu 'Raiso Ngapusi 2', Kolaborasi La Tasya dan Iwan Kurniawan
Coldiac Hadirkan Versi Baru Lagu 'Jangan Pernah Berubah', Angkat Kisah Cinta Penuh Kegelisahan
Album Penuh Perdana XG 'THE CORE' Resmi Rilis, Usung Lagu Andalan 'HYPNOTIZE'