Pesona Sumatera Selatan

Pindang Bandeng ala Palembang ini Bikinnya Gampang Banget

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 05 Agustus 2018
Pindang Bandeng ala Palembang ini Bikinnya Gampang Banget

Pindang ikan bandeng ala Palembang. (foto: Youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOTA Palembang memiliki beraneka rupa sajian berbahan dasar ikan. Mulai dari pempek, tekwan, celimpungan, hingga pindang dan pepes ikan berbumbu tempoyak.

Umumnya, ikan yang diolah dalam kuliner Palembang ialah ikan belida, gabus, juga baung. Ikan tersebut merupakan jenis ikan tawar yang biasa ditangkap di Sungai Musi yang membelah kota tersebut.

Sajian pindang ikan dari Kota Palembang amatlah terkenal. Kuahnya ringan, dengan perpaduan gurih dan asam segar. Dengan bumbu sederhana dan cara memasak yang mudah, pindang bandeng ala Palembang bisa bikin kamu makan banyak lo.


RESEP PINDANG BANDENG ALA PALEMBANG

BAHAN-BAHAN


2 ekor ikan bandeng, potong-potong
1.500 ml air
1 batang serai, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
2 lembar daun salam
2 buah cabai hijau besar, belah dua panjang
2 buah cabai merah besar, belah dua panjang
8 buah tomat hijau, masing-masing belah dua
2 sendok makan kecap manis
10 gram asam jawa
1 sendok makan garam
1/2 sendok teh merica bubuk
2 sendok teh gula merah

BUMBU HALUS

6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 cm kunyit bakar
2 cm jahe


CARA MEMASAK

1. Rebus air, bumbu halus, serai, lengkuas, salam, cabai hijau, cabai merah, tomat hjau, kecap manis, asam jawa, garam merica dan gula merah sampai mendidih.


2. Masukkan bandeng. Biarkan di atas api kecil sampai matang.(*)

#Pesona Sumatera Selatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Tradisi
Menelusuri Asal-Usul Bahasa Komering dari Sumatera Selatan
Bahasa Komering menjadi salah satu yang tertua di Sumatera Selatan yang dituturkan oleh Suku Komering.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 September 2024
Menelusuri Asal-Usul Bahasa Komering dari Sumatera Selatan
Bagikan