Pimpin Doa Buat Korban Bencana, Ma'ruf Amin: Mudah-mudahan Diterima Amal Ibadahnya

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Januari 2021
Pimpin Doa Buat Korban Bencana, Ma'ruf Amin: Mudah-mudahan Diterima Amal Ibadahnya

Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin rapat internal perkembangan vaksin COVID-19 secara virtual dari rumah dinas wapres di Jakarta, Sabtu (9/1/2021). (Asdep KIP Setwapres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengajak jajaran menteri untuk mendoakan korban bencana alam gempa bumi di Sulawesi Barat, Sriwijaya Air hingga longsor di Sumedang.

Hal itu diminta Ma'ruf sebelum memimpin rapat tentang percepatan perkembangan industri wisata, ekonomi kreatif dan sentra UMK di Istana Wapres Jakarta, Jumat (15/1).

"Mudah-mudahan mereka diterima amal ibadahnya, juga yang ditinggalkan diberi kesabaran, ketabahan dan keikhlasan," kata Ma’ruf di Jakarta, Jumat (15/1).

Baca Juga:

BNPB Gelar Rapat Koordinasi Pantau Gempa Berpusat di Majene

Rapat dihadiri oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki, Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial Adhy Karyono serta Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibyo.

Gempa bumi berskala 6,2 SR, sebagaimana dikutip Antara, mengguncang sejumlah daerah di Provinsi Sulawesi Barat pada Jumat dini hari pukul 01.28 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat getaran gempa tersebut berpusat di enam kilometer timur laut Majene.

Tim Basarnas Kabupaten Mamuju melakukan evakuasi terhadap korban yang masih ada di reruntuhan bangunan yang rubuh dampak gempa berkekuatan 6,2 magnitudo di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021). FOTO/HO/Dokumentasi Basarnas Mamuju.
Tim Basarnas Kabupaten Mamuju melakukan evakuasi terhadap korban yang masih ada di reruntuhan bangunan yang rubuh dampak gempa berkekuatan 6,2 magnitudo di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021). FOTO/HO/Dokumentasi Basarnas Mamuju.

Sejumlah bangunan, termasuk Kantor Gubernur Sulbar, rusak berat. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju, tercatat sedikitnya 27 orang meninggal akibat gempa tersebut.

BMKG Wilayah IV Makassar mencatat rangkaian gempa bumi terjadi di Sulawesi Barat dan sekitarnya sejak Kamis (14/1) pukul 23.00 WITA. BMKG juga mengimbau masyarakat di Sulawesi Barat untuk waspada akan perkiraan gempa susulan dan potensi tsunami di daerah tersebut.

Baca Juga:

DPR Minta Pemerintah Lakukan Operasi Tanggap Darurat Gempa Sulbar

BMKG juga mengimbau masyarakat di daerah terdampak tidak hanya menjauhi bangunan yang rentan atau gedung-gedung, tetapi juga masyarakat di wilayah pantai dan merasakan guncangan gempa lagi agar segera menjauhi pantai.

"Tidak perlu menunggu peringatan dini," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (15/1). (*)

#Ma'ruf Amin #Bencana Alam #Sriwijaya Air #Gempa Bumi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Korban Tewas Gempa Pacitan, Syok Meninggal meski Lolos dari Reruntuhan
Korban sempat keluar rumah dan berbincang dengan tetangga ketika gempa terjadi, lalu tiba-tiba jatuh saat hendak kembali ke rumah.
Wisnu Cipto - Sabtu, 07 Februari 2026
Korban Tewas Gempa Pacitan, Syok Meninggal meski Lolos dari Reruntuhan
Indonesia
Gempa M 6,4 Guncang Pacitan, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah
Gempa berkekuatan 6,4 Magnitudo mengguncang Pacitan. Getaran pun terasa hingga Soloraya. Warga pun panik hingga keluar rumah.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Gempa M 6,4 Guncang Pacitan, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah
Indonesia
Korban Gempa Pacitan di Bantul Jadi Belasan, Sampai Ada yang Patah Tulang
BPBD Bantul juga mencatat jumlah kerusakan bangunan akibat gempa bertambah menjadi 13 unit
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Korban Gempa Pacitan di Bantul Jadi Belasan, Sampai Ada yang Patah Tulang
Indonesia
Gempa Pacitan Terasa Sampai Yogyakarta, 14 Kereta Api Berhenti Luar Biasa
Tim lapangan KAI Daop 6 langsung melakukan pemeriksaan prasarana dan saran secara menyeluruh meliputi jembatan, jalur rel dan prasarana pendukung lainnya.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
Gempa Pacitan Terasa Sampai Yogyakarta, 14 Kereta Api Berhenti Luar Biasa
Indonesia
Gempa Pacitan, BMKG Sebut Aktivitas Subduksi sebagai Penyebab
gempa bumi di Pacitan disebut punya mekanisme thrust fault. Itu berarti gempa terjadi akibat pergerakan naik pada lempeng bumi.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Februari 2026
Gempa Pacitan, BMKG Sebut Aktivitas Subduksi sebagai Penyebab
Indonesia
Gempa Pacitan Pagi Tadi Ternyata Masuk Kategori Megathrust, Untung tidak di Atas M 7,0
Gempa Pacitan memiliki mekanisme sumber berupa pergerakan naik (thrusting), yang menjadi ciri khas gempa di zona subduksi megathrust selatan Jawa.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Gempa Pacitan Pagi Tadi Ternyata Masuk Kategori Megathrust, Untung tidak di Atas M 7,0
Indonesia
Sejumlah Bangunan Runtuh di Pacitan Akibat Gempa M 6,4 Jumat Pagi
Sejumlah bangunan dilaporkan rusak akibat gempa yang berpusat di laut dangkal, 89 kilometer tenggara Pacitan itu.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Sejumlah Bangunan Runtuh di Pacitan Akibat Gempa M 6,4 Jumat Pagi
Indonesia
Pusat Gempa M 6,4 Pagi Tadi di Pacitan, Pantura Hingga Banyuwangi Ikut Goyang
Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang mengguncang wilayah Pulau Jawa Jumat (6/2) dini hari tadi sekitar pukul 01.10 WIB berpusat di Pacitan, Jawa Timur.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Pusat Gempa M 6,4 Pagi Tadi di Pacitan, Pantura Hingga Banyuwangi Ikut Goyang
Indonesia
Rumah-Rumah di Bantul Rusak Akibat Gempa M 6,4 Pagi Tadi, Warga Terluka Dilarikan ke RS
Gempa besar pernah mengguncang Bantul pada 2006 dengan Magnitudo 6,3 yang menewaskan lebih dari 5.700 orang.
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Februari 2026
Rumah-Rumah di Bantul Rusak Akibat Gempa M 6,4 Pagi Tadi, Warga Terluka Dilarikan ke RS
Indonesia
Pemerintah Resmikan 1.300 Hunian Sementara Bagi Korban Banjir Sumatera, Diperuntukan Bagi Korban Rumah Hilang
penyediaan hunian sementara merupakan bagian dari skema perlindungan dasar agar warga tidak terlalu lama tinggal di tenda pengungsian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Februari 2026
Pemerintah Resmikan 1.300 Hunian Sementara Bagi Korban Banjir Sumatera, Diperuntukan Bagi Korban Rumah Hilang
Bagikan