Pilkada Bekasi tak Diikuti Calon Independen

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 02 Desember 2017
Pilkada Bekasi tak Diikuti Calon Independen

Ilustrasi Pilkada Serentak. Foto: Ist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi, Jawa Barat, memastikan agenda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat pada 27 Juni 2018 tidak menyertakan kandidat perseorangan atau independen.

"Sejak tahapan pendaftaran kandidat independen kita buka pada 25-30 November 2017, belum ada satupun yang mendaftar," kata Komisioner KPU Kota Bekasi Syafrudin di Bekasi, seperti dilansir Antara, Sabtu (2/12).

Menurut dia, satu-satunya pihak yang sempat berkonsultasi maju sebagai kandidat independen atas nama Haikal dari unsur tokoh masyarakat dipastikan urung mendaftarkan diri untuk ikut Pilkada Kota Bekasi.

"Sebelumnya hanya satu orang saja yang berkonsultasi kepada kami perihal pencalonan independen, namun sampai pukul 00.00 WIB semalam, dia tidak muncul di lokasi pendaftaran," ujarnya.

Menurut Syafrudin, pihak yang akan mendaftar tersebut sejak jauh-jauh hari sudah berkonsultasi ke KPU seputar prasyarat yang harus dilengkapi. KPU juga telah menyosialisasikan hal-hal yang harus disiapkan pendaftar dari jalur perseorangan.

Salah satu persyaratan yang wajib dipenuhi kandidat independen di antaranya fotocopy KTP dukungan sebanyak 113.000 orang. Dari situasi tersebut, Syafrudin menilai peminat calon perseorangan berpartisipasi pada penyelenggaraan Pilkada setempat menurun bila dibandingkan dengan agenda serupa pada 2013.

Pada gelaran Pilkada Kota Bekasi sebelumnya, ada tiga pasangan calon independen yang mendaftar ke KPU Kota Bekasi. "Saat itu ada lima pasangan yang berminat maju dari jalur perseorangan, namun hanya tiga yang positif mendaftar," katanya.

Kelima calon independen tersebut yakni pasangan Agus Wahyudi (wartawan)-Ina Marlina (pengusaha), Shalih Mangara Sitompul (pengacara)-Anwar Anshori Mahdum (ulama), Adhy Firdaus (akademisi)-Devi (akademisi), Alwi (Ketua Ormas Nasional Demokrat)-Suherman (Pengurus Golkar Bekasi Utara), dan Sulistyo (pengusaha) yang belum memiliki pasangan bakal calon wakil wali kota.

"Namun dari lima pasang itu hanya tiga pasang yang kemudian mengambil formulir pendaftaran dan hanya satu orang saja yang disahkan kepesertaannya setelah lolos verifikasi, yakni pasangan Shalih Mangara Sitompul dengan Anwar Anshori Mahdum," katanya.

#Pilkada Serentak 2018 #Kota Bekasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Berita Foto
BTN Proyeksikan Pertumbuhan Rumah Subsidi di Atas 10 Persen pada Tahun 2026
Aktivitas warga perumahan Bumi Sampurna Indah di Jayasampurna, Serang Baru, Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Didik Setiawan - Senin, 02 Februari 2026
BTN Proyeksikan Pertumbuhan Rumah Subsidi di Atas 10 Persen pada Tahun 2026
Indonesia
Gara-gara Gempa Bekasi Magnitudo 4,9, 8 Jadwal Whoosh Dibatalkan dan Penumpang Kebingungan
KCIC juga memberikan solusi alternatif bagi penumpang
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Agustus 2025
Gara-gara Gempa Bekasi Magnitudo 4,9, 8 Jadwal Whoosh Dibatalkan dan Penumpang Kebingungan
Indonesia
Banjir di Bekasi Melanda 20 Titik, Warga Mengungsi dan Ketinggian Air Mencapai 300 cm
Hujan deras menyebabkan banjir di 20 titik di 7 kecamatan di Kota Bekasi.
Hendaru Tri Hanggoro - Selasa, 04 Maret 2025
Banjir di Bekasi Melanda 20 Titik, Warga Mengungsi dan Ketinggian Air Mencapai 300 cm
Indonesia
PSI Sebut Kaesang Penuhi Syarat Usia untuk Ikut Pilwakot Bekasi
Rumor Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep akan maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi 2024 mencuat.
Frengky Aruan - Rabu, 15 Mei 2024
PSI Sebut Kaesang Penuhi Syarat Usia untuk Ikut Pilwakot Bekasi
Bagikan