Pidato Awal Presiden di Rapim TNI dan Polri Singgung Makna Pangkat
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada 600 lebih perwira tinggi dan jajaran komandan satuan TNI dan Polri saat Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun 2025 di Jakarta, Kamis (30/1/2025). AN
MerahPutih.com - Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun 2025 2025 berlangsung di Jakarta, Kamis (30/1). Presiden Prabowo Subianto memberi sejumlah arahan kepada 600 lebih perwira tinggi TNI dan Polri.
Dalam rapat gabungan itu, Kapolri mengawali kegiatan dengan menyampaikan laporan kepada Presiden. Kemudian, Presiden diundang untuk naik podium dan memberikan arahan-arahan kepada jajaran pimpinan TNI-Polri.
Sebanyak kurang lebih 50 jurnalis yang meliput diperkenankan mendengar langsung arahan-arahan Presiden itu selama kurang lebih 10 menit. Selanjutnya, para jurnalis dipersilakan keluar ruangan.
Presiden masih lanjut memberikan arahan-arahan kepada jajaran TNI dan Polri sampai kurang lebih sejam ke depan.
Baca juga:
Profil Irjen Gatot, Sepak Terjang Kapolda Baru Sumbar Teman Seangkatan Kapolri
Dalam waktu 10 menit pertama saat Presiden mengawali pidatonya, Presiden mengingatkan jajaran perwira tinggi itu mengenai makna pangkat yang disematkan di pundak mereka. Presiden juga mengingatkan kembali arti penting TNI dan Polri untuk bangsa, negara, dan rakyat Indonesia.
Arahan-arahan Presiden secara spesifik tidak dapat disiarkan, karena bersifat tertutup.
Rapim TNI-Polri Tahun 2025 mengangkat tema "Sinergitas TNI-Polri Guna Mendukung Terwujudnya Asta Cita".
Kapolri, dalam laporannya kepada Presiden, memaparkan sejumlah pencapaian TNI-Polri pada Tahun 2024, dan menegaskan komitmen TNI-Polri untuk mendukung Asta Cita dan program-program prioritas pemerintah.
Presiden tiba di lokasi rapat gabungan TNI-Polri itu sekitar pukul 15.20 WIB, dan langsung disambut oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo selaku tuan rumah, kemudian Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan dua kepala staf yaitu Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. (*)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Baru 1,1 Juta Mahasiswa Dapat Beasiswa, Presiden Prabowo Ingin Diperbanyak
Prabowo Tambah Anggaran Riset Rp 4 Triliun, Ini Peruntukannya
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Presiden Prabowo Wanti-Wanti Narasi Pesimisme terhadap Pemerintah
Prabowo Perintahkan Danantara Bersihkan Direksi BUMN, Rugi Tapi Minta Bonus
Prabowo: Proyek Hilirisasi Sebesar USD 6 Miliar Segera Dibangun di Indonesia
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan Sekolah Rakyat Banjarbaru Kalimantan Selatan
Prabowo Sentil Praktik Mark Up Proyek, Pencurian di Siang Bolong
Akhirnya! Untuk Pertama Kali Prabowo Kunjungi IKN Sebagai Presiden
Resmikan Proyek Refinery, Prabowo: Infrastruktur Energi Skala Besar Dilakukan 32 Tahun Lalu