MerahPutih.com - Seorang petugas pemadam kebakaran menjadi korban begal di Gambir, Jakarta Pusat. Korban mengalami luka-luka dan kerugian materiil karena kehilangan motor dan ponsel.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan tanggapannya terkait aksi pengeroyokan terhadap seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) oleh kawanan pelaku begal di Jalan Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat.
Pramono mengaku baru mendengar informasi tersebut. Dan meminta jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar memberikan dukungan bantuan dan melakukan pengawalan pelaporan ke aparat penegak hukum.
"Kalau memang betul ada petugas Damkar yang dikeroyok oleh begal dan preman yang ada di Gambir, maka saya minta untuk Satpol PP memberikan support bantuan dan juga melaporkan kepada aparat penegak hukum," ujar Pramono di Jakarta, Rabu (8/4).
Baca juga:
Pramono Anung Dorong Pembangunan Taman Kecil untuk Atasi Minimnya RTH
Pramono menegaskan, aksi kriminalitas tidak dapat ditoleransi dan tidak boleh kembali terjadi di Jakarta. Pihaknya menekankan Jakarta harus menjadi kota yang aman bagi siapa pun.
"Yang seperti ini tidak boleh terjadi karena ini main hakim sendiri. Apa pun negara kita adalah negara hukum," katanya. (*)

