Petra Sihombing Ciptakan Ruang Aman untuk Segala Emosi di Album ’Senang Ok, Sedih Gpp’

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 11 Agustus 2025
Petra Sihombing Ciptakan Ruang Aman untuk Segala Emosi di Album ’Senang Ok, Sedih Gpp’

Petra Sihombing Ciptakan Ruang Aman untuk Segala Emosi di Album ’Senang Ok, Sedih Gpp’.(foto: Dok Petra Sihombing)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PENYANYI, produser, penulis lagu, serta multi-instrumentalist Petra Sihombing merilis album ‘Senang ok, Sedih gpp’. Album ini menghadirkan warna baru dalam skena musik dengan tidak berusaha menyelesaikan kesedihan atau membungkus kebahagiaan, melainkan membiarkan keduanya hadir secara bersamaan. Karya ini dirangkai untuk membuat pendengar benar-benar merasakan kehadiran emosi senang maupun sedih dalam kehidupan masing-masing.

Setiap lagu di album ini menjadi cermin dari proses bertumbuh, mengikhlaskan, dan tetap membuka hati, bahkan ketika hidup tidak berjalan sesuai rencana. Tanpa menggurui atau memaksakan solusi, album ini membiarkan pendengarnya merasa, merenung, dan akhirnya menemukan kenyamanan dalam perjalanan masing-masing. Lewat lirik apa adanya dalam ‘Senang ok, Sedih gpp’, Petra Sihombing mengajak kita untuk tidak hanya merayakan kebahagiaan, tapi juga memeluk kesedihan sebagai bagian yang wajar dari menjadi manusia. Ini jadi sebuah pengingat lembut bahwa apa pun yang kita rasakan, semuanya tetap berarti.

“Album Senang ok, Sedih gpp gue bikin sebagai ruang yang memperbolehkan semua rasa hadir barengan. Kadang senang, kadang sedih, kadang dua-duanya dalam satu hari, dan itu enggak apa-apa. Di album ini, gue enggak mencari kesimpulan atau jawaban. Gue cuma pengin lebih bisa menerima dan memproses apa yang gue rasain, dan mungkin itu bisa jadi tempat pulang buat orang lain juga. Ini kumpulan lagu yang gue tulis pelan-pelan, sambil tetap hidup, sambil tetap coba mengerti diri sendiri,” kata Petra dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com.

Baca juga:

Lirik Lagu '80 km/h' Petra Sihombing, Single Menenangkan untuk Jiwa yang Lelah



Album ini dibuka dengan single, 80 km/h yang dirilis pada Juni lalu. Lagu itu jadi sebuah metafora tentang mengemudi tanpa arah yang jelas yang mewakili kelelahan, pelarian, dan akhirnya kepasrahan. Sebuah renungan yang akan banyak ditemui dalam album ini, seperti pada lagu Sebelum 30. Lagu ini mengisahkan keresahan ekspektasi menjelang usia 30 direnungkan.

Tema seperti cinta dan hubungan dengan orang lain terungkit dalam lagu Problematika Masa Kini, Masih Banyak Cinta di Dunia, dan Berbeda Realita. Merefleksikan realita dari menjalin hubungan dengan orang lain, naik turunnya, dan bagaimana cinta akan terus ada jika kita terus terbuka untuk cinta hadir dalam hidup kita. Lagu-lagu reflektif yang membawa tema kesadaran, pengembangan, dan menyayangi diri juga bisa kita dapatkan di lagu Bagasi, Hantu di Lemari, serta Kau dan Canggumu. Sebagai penutup album ini, lagu Sia-Sia menangkap bahwa seisi album ini memang ditujukan untuk menemani pendengar dalam menjalani hidup apa adanya.

Senang ok, Sedih gpp menjadi dokumentasi emosional dari bagaimana Petra memaknai hidup apa adanya. Di tengah dunia yang terus meminta kepastian dan solusi, album ini justru mengajak para pendengarnya untuk berdiam sebentar, merasa sepenuhnya, dan berjalan kembali dengan lebih tenang.(dwi)

Baca juga:

Bicarakan Tentang Iklim, Berikut Lirik Lengkap Lagu 'Harapan' dari Petra Sihombing

#Musik #Petra Sihombing #Lagu Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
Tak Ingin Pulang menggambarkan perasaan seseorang yang begitu menikmati kebersamaan dengan orang terkasih hingga tak ingin momen tersebut berakhir.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
ShowBiz
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
Barsena mengangkat kisah tentang seseorang yang tengah menghadapi masa-masa sulit hingga berada di titik terendah kehidupannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
ShowBiz
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
Siapa Duluan Rindu bercerita tentang beratnya merelakan seseorang untuk pergi, sekaligus keinginan untuk tetap memberikan dukungan kepada orang tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
ShowBiz
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
'Our' menjadi ruang bagi Min-hyun untuk merefleksikan perjalanan dirinya sekaligus mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang-orang terdekat
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
ShowBiz
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
Para penerka dalam balutan topeng Munir pun ikut membentangkan poster-poster berisi pesan perjuangan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
'PRESS PLAY' dijadwalkan meluncur pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
ShowBiz
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
Sejalan dengan judulnya, Oh Semoga yang merepresentasikan sebuah ungkapan yang mencerminkan harapan seseorang terhadap sesuatu yang ingin diwujudkan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
ShowBiz
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
Rimba membawa perpaduan melodi pop, aransemen musikal yang eksploratif, serta lirik berbahasa Indonesia yang kaya makna
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
Synchronize Fest kembali menghadirkan deretan penampil dari beragam genre dan generasi.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
Lifestyle
Penyanyi Senior Ruth Sahanaya Hadirkan Merindu Setelah 8 Tahun Tidak Keluarkan Album Solo
Ruth mengeksplorasi berbagai pendekatan musikal, mulai dari sentuhan city pop dengan atmosfer lembut dan modern hingga ritme dansa bernuansa Latin yang terasa ringan dan mudah dinikmati.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penyanyi Senior Ruth Sahanaya Hadirkan Merindu Setelah 8 Tahun Tidak Keluarkan Album Solo
Bagikan