Petani Sayangkan Rencana Pemerintah Impor Garam

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 26 Juli 2017
Petani Sayangkan Rencana Pemerintah Impor Garam

Petani memanen garam di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. (ANTARA FOTO/Saiful Bahri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rencana pemerintah yang akan mengimpor garam disesalkan oleh para petani garam. Sebab, di saat terjadi kelangkaan garam, produksi petani justru tidak dibeli.

"Kalau tahun kemarin memang kita gagal panen. Tahun ini, panennya memang tidak banyak. Namun, garam kita nggak dibeli. Alasannya kurang berkualitas," kata salah seorang petani garam Sidiq asal Bangkalan, Madura, (26/7).

Sidiq menduga, soal kualitas hanyalah alasan pemerintah agar bisa melakukan impor garam besar-besaran. Padahal, kata Sidiq, garam yang dihasilkan petani, kualitasnya sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Ya, silakan kalau mau impor. Namun kalau bisa, garam kita juga dibeli," tandasnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Timur Heru Cahyono, enggan menjelaskan terkait keluhan petani. Alasannya, hal itu bukan wewenangnya.

"Kalau soal dibeli atau tidak. Itu bukan wewenang kami. Ada instansi lain yang lebih berwenang. Yang jelas, produksi garam kita memang kurang," kata Heru.

Dijelaskannya, selama ini Jatim memang menyumbang 40 persen untuk kebutuhan garam nasional. Jika produksi garam di Jatim mengalami kekurangan, maka berdampak pada kebutuhan nasional.

Pada tahun 2015, produksi garam di Jatim sangat melebihi stok. Namun, pada tahun 2016, produksi sudah mulai menurun akibat musim hujan yang berkepanjangan.

Dari target 1,2 juta ton, petani hanya mampu menghasilkan 123.873 ton garam. Sementara pada tahun 2017, hanya mampu menghasilkan 689 ton.

"Jangankan untuk nasional, untuk kebutuhan Jawa Timur saja masih kurang. Sebab, kebutuhan Jawa Timur sekitar 150 ribu ton," katanya.

Sementara kebutuhan nasional, kata Heru, mencapai sekitar 4 ribu ton garam per tahun. Karena kekurangan produksi, maka terpaksa dilakukan impor garam dalam waktu dekat. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Budi Lentera, kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Gugah Semangat Anak SD, Dahlan Iskan Pamerkan Mobil Listrik

#Garam Impor #Petani Garam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ketua Komisi VI DPR Soroti Janji Menteri KKP Stop Impor Garam Akhir 2027
Ketua Komisi VI DPR RI sebut kebijakan ini terlalu lambat dan tidak berpihak pada petani garam lokal yang selama ini terpinggirkan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Juni 2025
Ketua Komisi VI DPR Soroti Janji Menteri KKP Stop Impor Garam Akhir 2027
Bagikan