Pertemuan Ketum NOC dengan Presiden Terpilih IOC Jadi ‘Angin Segar’ untuk Perkembangan Olahraga Indonesia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Mei 2025
Pertemuan Ketum NOC dengan Presiden Terpilih IOC Jadi ‘Angin Segar’ untuk Perkembangan Olahraga Indonesia

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari bertemu dengan Presiden terpilih International Olympic Committee (IOC) Kirsty Coventry. (Foto: NOC Indonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC) Raja Sapta Oktohari bertemu dengan Presiden terpilih International Olympic Committee (IOC), Kirsty Coventry.

Pertemuan itu berlangsung di sela-sela General Assembly Olympic Council Asia (OCA) di Kuwait City, Senin (12/5).

Coventry merupakan perempuan pertama asal Afrika yang terpilih sebagai Presiden IOC pada 20 Maret 2025, dalam sesi ke-144 IOC di Costa Navarino, Yunani.

Mantan perenang asal Zimbabwe ini meraih 49 suara dari 97 suara yang sah dalam satu putaran utuk mengalahkan tujuh kandidat lainnya.

Pertemuan tersebut juga membahas berbagai hal penting terkait masa depan olahraga di dunia, termasuk perkembangan olahraga di Indonesia.

“Banyak perbincangan tentang olahraga Indonesia bersama Presiden Coventry,” kata Okto dalam keterangannya dikutip Rabu (14/5).

Baca juga:

IOC Umumkan 7 Nama Calon Presiden untuk Gantikan Thomas Bach

Menurut Okto, pertemuan ini juga menjadi ajang untuk membicarakan kerjasama lebih lanjut antara NOC Indonesia dan IOC dalam mengembangkan berbagai inisiatif olahraga, serta memperkuat nilai-nilai Olimpiade di Indonesia.

Sebagai bagian dari diplomasi olahraga Indonesia, pertemuan ini juga membuka peluang besar bagi Indonesia untuk mempererat hubungan dengan negara-negara anggota IOC dan berperan aktif dalam berbagai inisiatif global.

“Kami percaya bahwa melalui kolaborasi yang erat dengan IOC dan organisasi internasional lainnya, Indonesia dapat terus berkontribusi dalam memajukan olahraga dunia, khususnya Indonesia dan mencapai lebih banyak prestasi yang membanggakan di masa depan,” ujar Okto.

Baca juga:

Olahraga Indonesia Berduka, KE NOC Hifni Hasan Meninggal Dunia

Sebagai bagian dari simbol persahabatan dan apresiasi, Raja Sapta Oktohari memberikan souvenir ukiran kayu asli dari Indonesia kepada Kirsty Coventry.

Souvenir tersebut tidak hanya menjadi kenang-kenangan, tetapi juga sebagai harapan agar Kirsty Coventry dapat berkunjung ke Indonesia suatu hari nanti.

“Saya juga sekaligus mengundang Presiden Coventry untuk datang ke Indonesia, untuk melihat langsung perkembangan olahraga dan potensi besar yang dimiliki Indonesia,” ungkapnya. (Knu)

#NOC Indonesia #Raja Sapta Oktohari #Olimpiade
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Bagi kontingen yang harus menjalani persiapan jauh dari rumah, kehadiran perwakilan Indonesia di negara tuan rumah jadi bagian ekosistem pendukung.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Olahraga
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Kontingen Indonesia menghadapi sejumlah kendala operasional di awal Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Todotua Pasaribu menyebut tim dalam “survival mode”.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Olahraga
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
NOC Indonesia menyiapkan Tabitha Sumendap dan Sophia Hage sebagai Safeguarding Officer untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan atlet di Asian Games 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
Olahraga
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Sebanyak 432 atlet Indonesia resmi dikukuhkan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen akan bertanding di 35 cabang olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Olahraga
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Aice kini kembali memberikan dukungan bagi 432 atlet Indonesia dari 35 cabang olahraga yang akan berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, pada 19 September hingga 4 Oktober.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Olahraga
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Erupsi Gunung Krakatau berdampak pada keberangkatan Kontingen Tim Indonesia ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Indonesia
CdM Tim Indonesia Ingatkan jangan Sampai Urusan Nonteknis Ganggu Fokus Atlet di Asian Games 2026
Perhatian terhadap persoalan nonteknis diperlukan agar atlet dapat sepenuhnya berkonsentrasi pada pertandingan.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
CdM Tim Indonesia Ingatkan jangan Sampai Urusan Nonteknis Ganggu Fokus Atlet di Asian Games 2026
Olahraga
NOC Indonesia Pastikan Kirim 432 Atlet ke Asian Games Aichi Nagoya
Asian Games Aichi Nagoya mempertandingkan 469 nomor medali dari 43 cabang olahraga dan 71 disiplin, berkurang 12 nomor dibandingkan Asian Games Hangzhou 2022
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
NOC Indonesia Pastikan Kirim 432 Atlet ke Asian Games Aichi Nagoya
Olahraga
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Pembinaan atlet saat ini harus mempersiapkan kehidupan mereka, baik ketika masih aktif bertanding maupun setelah pensiun dari dunia olahraga.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Bagikan