MerahPutih.com - Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra meminta masyarakat tidak panic buying. Membeli bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan karena takut kehabisan akan berefek kurang baik.
"Terkait panic buying ini, kita minta kepada masyarakat agar tidak panic buying," ujar Mars Ega Legowo Putra di Rest Area Km 57, Cikampek, Jawa Barat, Senin (16/3), dikutip dari Antara.
"Kalau panic buying ini nanti malah menimbulkan efek yang kurang baik," tambah Mars Ega.
Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa stok aman karena telah dipastikan jauh-jauh hari sebelumnya.
Permintaan serupa sebelumnya disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Ia menegaskan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) selalu tersedia di seluruh tanah air.
Baca juga:
2 Kapal Minyak Pertamina Terjebak di Timur Tengah, Pasokan Energi Nasional Diklaim Masih Stabil
Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir dan panik dengan membeli komoditas tersebut secara berlebihan.
Dijelaskan lagi bahwa pasokan BBM nasional dalam kondisi aman karena produksi dan distribusi terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai standar stok operasional yang telah ditetapkan pemerintah.
Menteri Bahlil juga menjelaskan bahwa pasokan BBM tidak hanya bergantung pada satu sumber. Selain dari produksi kilang dalam negeri, ketersediaan BBM juga diperkuat melalui impor dari berbagai negara dan tidak hanya bergantung pasokan dari kawasan Timur Tengah.
Pasokan juga diambil dari negara-negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura, sehingga situasinya aman dan tidak terkait langsung dengan kondisi di Selat Hormuz.
Sebagai langkah jangka panjang, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, menurut Bahlil, pemerintah akan meningkatkan kapasitas penyimpanan.
Rencana itu mencakup pembangunan infrastruktur penyimpanan baru yang mampu menampung stok BBM setidaknya untuk tiga bulan. (*)