Merahputih.com - Gelandang senior Persib Bandung, Dedi Kusnandar, memastikan skuad Pangeran Biru sama sekali tidak gentar menghadapi Persija Jakarta pada semifinal Piala Presiden 2026 meski laga bertajuk El Clasico Indonesia ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Bagi pemain yang akrab dipanggil Dado tersebut, pemindahan venue ke Pulau Dewata bukan hambatan berarti. Ia menegaskan seluruh jajaran pemain siap tampil maksimal sesuai instruksi dari pelatih dan manajemen.
Main di mana pun kami selalu siap. Kami tinggal ikuti saja petunjuk dari tim pelatih,
ujar sang pemilik nomor punggung 11 ini.
Menjaga Fokus: Antara Gengsi El Clasico dan Target Pramusim

Laga panas melawan rival abadi seperti Persija tentu selalu menyedot perhatian publik sepak bola nasional.
Meski tensi pertandingan bakal tinggi, Dado mengingatkan bahwa fokus utama tim asuhan Igor Tolic adalah mematangkan skema dan kekompakan tim menyongsong bergulirnya musim kompetisi 2026/2027.
-
Fokus Utama: Pembentukan performa, chemistry antar-pemain, dan adaptasi taktik baru.
-
Tensi Pertandingan: Pemain sudah memahami betul gengsi laga derbi, namun tetap harus mengontrol emosi di lapangan.
Pemain yang juga menjadi saksi sejarah gelar juara Piala Presiden bersama Persib ini menambahkan bahwa trofi pramusim adalah sasaran antara.
Semua pemain dan staf pasti mau menang dan jadi juara. Tapi ingat, ini ajang pramusim untuk membentuk tim yang solid. Kalau akhirnya bisa angkat trofi, itu bonus yang luar biasa buat kami,
jelas Dado.
Modal Sempurna Menuju Semifinal
Langkah Pangeran Biru melaju ke fase empat besar terbilang sangat mulus. Persib mengantongi rekor impresif sepanjang fase penyisihan Grup A:
-
Poin Sempurna: Memborong 9 poin dari 3 laga beruntun.
-
Pertahanan Kokoh: Meraih 3 clean sheet alias tanpa kebobolan sama sekali.
-
Korban Persib: Mengandaskan Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers FC.
Dua modal berharga ini, pertahanan rapat dan tren kemenangan, menjadi bahan bakar utama Persib untuk mengamankan tiket ke partai puncak.

