MerahPutih.com - Persib mengirim surat keberatan ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terkait keputusan wasit leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (18/2). Hal ini seperti disampaikan pelatih Persib Bojan Hodak.
Menurut Bojan Hodak, banyak keputusan wasit Majed Mohammed Al Shamrani yang merugikan timnya. Bukan hanya soal kartu merah yang dikeluarkan untuk Uilliam Barros pada menit 45+6.
“Saya tidak bisa bicara apa pun, tapi ada daftar panjang hal perlu dibahas, bukan hanya kartu merah. Kami akan mengirim (surat keberatan) dan kita akan lihat,” jelas Bojan Hodak.
Kartu merah untuk Uilliam Barros memengaruhi performa Persib. Persib hanya menang 1-0 dalam leg kedua lewat gol Andrew Jung pada menit 40.
Baca juga:
Pemain Ratchaburi FC Ceritakan Situasi Mengerikan di Kandang Persib Bandung
Kemenangan 1-0 tidak cukup bagi Persib, mengingat di leg pertama kalah 0-3 di markas Ratchaburi FC.
“Mereka (AFC) pasti akan menjawabnya, tapi itu tak akan mengubah apapun. Kami tetap tersingkir karena masalahnya ada di pertandingan leg pertama karena saat itu kami tidak berada pada level yang seharusnya,” tuturnya.
Bojan memastikan bahwa timnya harus segera melupakan hasil melawan The Dragons. Sebab Persib Bandung akan kembali dihadapkan pertandingan melawan Persita Tangerang.
Apalagi laga lanjutan Super League 2025/2026 ini akan digelar di Stadion GBLA pada Minggu (22/2). Kick off pukul 20.30 WIB.
“Sekarang kami akan fokus ke liga. Dalam empat hari kami sudah harus bertanding lagi dan ke laga berikutnya kembali hanya ada jeda empat hari. Tapi jika seandainya kami bisa bermain terus seperti di babak pertama, saya merasa yakin kami bisa mendapat hasil yang positif,” pungkasnya.