Perjuangan Anak Muda Menggantikan Peran Ayahnya Menghidupi Keluarga Lewat Musik

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Minggu, 10 Oktober 2021
Perjuangan Anak Muda Menggantikan Peran Ayahnya Menghidupi Keluarga Lewat Musik

Peran ayah tak mudah dalam menghidupi keluarga. (Unsplash-Ante Hamersmit

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KRISTO baru menyadari betapa tak mudah mengisi peran ayahnya. Ia akhirnya memahami kesulitan tersebut setelah bertukar posisi menjadi tulang punggung selepas ayahnya mendiang. Pemuda berusia dua puluh tahun tersebut sempat gamang terhadap kemampuannya, serta peran dan tanggung jawab baru.

Baca Juga:

Starter Pack Pemain E-Sport Paling Standard Biar Gaming Tetap Gahar!

Ia merasa belum cukup bekal karena kemampuannya hanya bermain musik. Jika selagi masih ada ayahnya, Kristo menjadikan musik sebagai hobi. Namun, kini ia tak lagi jadikan musik sebagai ajang bergaya di depan teman-temannya, melainkan juga sebagai mata pencahariannya. “Kalau orang belum tau aku, pasti bilang ‘wah enak kerja dari hobi.’ Tapi tetap saja hobiku ini belum terlalu menghasilkan,” jelasnya.

Gajinya sebagai seorang guru musik honorer di salah satu sekolah swasta di dekat rumahnya, belum bisa terlalu meringankan biaya sekolah kedua adiknya. Adik perempuannya kini duduk di bangku SMP, sedangkan adik bungsunya saat ini baru duduk di bangsu Sekolah Dasar (SD).

ayah
Sejak kecil, Kristo telah terbiasa bermain piano. (Unsplash-Tadas Mikuckis)

Demi menambah penghasilannya, Kristo bekali-kali menawarkan diri untuk menjadi pemain musik di gereja tak jauh dari rumahnya. Maklum, grup koornya sering memberi sedikit tambahan bagi para pemain. Hal tersebut bukan kali pertama Kristo bermain di gereja. Sebelum sang ayah meninggal dunia, hampir setiap minggunya Kristo dan sang ayah melengkapi formasi dari tim paduan suara gereja. Denting piano dimainkannya, mengikuti tempo dari tangan sang ayah nan bertugas sebagai dirigen.

“Kalau soal musik, ayah itu keras. Tangan ku sudah beberapa kali luka karena dipukul, soalnya tangan ku suka salah pas main piano,” ujar Kristo sambil menunjukkan beberapa luka di beberapa jari tangannya. Sambil menghela napas, Kristo kembali mengingat kenangannya beroleh disiplin cukup keras dari ayahnya. Mungkin saat itu, lanjutnya, air mata jatuh karena rasa takut akan sang ayah, namun sekarang air matanya jatuh karena rasa rindu tak terbendung dengan sang ayah.

ayah
Kerja keras demi menghidupi keluarga. (Unsplash-Jordan Whitfield)

“Kau berikan aku semua yang terindah, aku hanya memanggilmu ayah di saat ku kehilangan arah. Aku hanya mengingatmu ayah, jika aku tlah jauh darimu,” suara Kristo terdengar bergetar setelah menyanyikan dua bait lagu selalu mengingatkannya kepada sang ayah.

Tak kuat rasanya jika harus menyanyikan keseluruhan lagu milik band Seventeen tersebut. Rasa bencinya kepada sang ayah karena sikapnya terlalu keras saat mendidiknya, kini menjadi salah satu hal paling dirindukan dan berharga dalam hidupnya. Mungkin kini, Kristo tak dapat bertahan hidup jika bukan karena sikap keras sang ayah.

Baca Juga:

Pink Panda, Anak Muda Berprestasi Melalui K-Pop Dance Cover

Sekarang, Kristo bertanggungjawab mulai dari memberikan uang saku, hingga membayar uang sekolah kedua adiknya. Di tengah keadaan ekonomi terbatas, Kristo tentunya harus menentukan prioritas dalam hidupnya. Pendidikan adik-adiknya merupakan hal utama, oleh karena itu, Kristo harus merelakan kesempatan untuk mendapatkan gelar sarjana ekonomi. “Sebenarnya waktu ambil jurusan Ekonomi juga bukan kemauan aku sih, waktu itu aku pilih paling murah di kampusku aja,” jelasnya.

ayah
Piano menjadi tempat bagi Kristo mengenang masa lalu. (Unsplash-Jordan Whitfield)

Kristo besar bersama musik. Berbeda dengan teman-teman sebayanya biasa memainkan mainan mobil-mobilan, Kristo lebih memilih memainkan piano di ruang tamu rumahnya. Walaupun rumahnya terbilang kecil, piano tentunya menjadi salah satu hal wajib di rumahnya.

Berbekal kemampuan bermain piano sejak kecil bersama ayahnya, membuatnya jadi lebih siap menghadapi anak-anak murid sekolah dasar diajarnya. Sekolah tempatnya mengajar, merupakan sekolahnya menimba ilmu pada 2006-2012. (Cit)

Baca Juga:

Raju, Pemuda NTT Berprestasi di PON Papua Bermodalkan Uang Pribadi

#Oktober Pemuda Jagoan Negeri Aing #Musik #Relasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
KRTM Rilis 'Ini Belum Selesai', Kisah Berani Mengejar Mimpi yang Pernah Dilepas
KRTM merilis 'Ini Belum Selesai' bersama Chika Olivia, single tentang keberanian mengejar kembali impian sebelum album debut mereka bulan depan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
KRTM Rilis 'Ini Belum Selesai', Kisah Berani Mengejar Mimpi yang Pernah Dilepas
ShowBiz
U2 Rilis 'The Greatest Show On Earth', Lagu tentang Cinta dan Kepercayaan
Secara tematis, 'The Greatest Show On Earth' mengisahkan sepasang kekasih yang berjuang mempertahankan kepercayaan satu sama lain.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
U2 Rilis 'The Greatest Show On Earth', Lagu tentang Cinta dan Kepercayaan
ShowBiz
Tak Hanya 13 Anggota, SEVENTEEN Punya 7 Sub-Unit dengan Konsep Berbeda
Kenali tujuh sub-unit SEVENTEEN hingga Oktober 2026, mulai dari BSS, JxW, HxW, CxM, DK x Seungkwan, V8, hingga JxJ.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
Tak Hanya 13 Anggota, SEVENTEEN Punya 7 Sub-Unit dengan Konsep Berbeda
ShowBiz
Giant Jay dan Dewanda Pratama Rilis 'Kalau Aku Lebih Darinya', Lagu tentang Pengorbanan Ayah
Menggambarkan kasih sayang seorang ayah yang tidak selalu diungkapkan melalui kata-kata.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Giant Jay dan Dewanda Pratama Rilis 'Kalau Aku Lebih Darinya', Lagu tentang Pengorbanan Ayah
ShowBiz
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
PSYCHIC FEVER from EXILE TRIBE kembali ke Jakarta untuk memperkenalkan album DIFFERENT. Grup ini merekomendasikan lagu 'I Got Ways' sebagai single unggulan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
ShowBiz
Olivia Rodrigo Gandeng Chappell Roan untuk Remix 'expectations', Simak Liriknya
Olivia Rodrigo merilis remix 'expectations' bersama Chappell Roan. Diproduseri Dan Nigro, lagu ini hadir dengan nuansa lebih ceria. Simak lirik lagunya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Olivia Rodrigo Gandeng Chappell Roan untuk Remix 'expectations', Simak Liriknya
ShowBiz
Vanri Perkenalkan Single 'Berlayar, Adinda', Kisahkan Keberanian Melangkah di Tengah Ketidakpastian
Vanri merilis single 'Berlayar, Adinda'. Lagu ini mengangkat kisah perpisahan, keberanian melepaskan, dan perjalanan baru di tengah ketidakpastian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Vanri Perkenalkan Single 'Berlayar, Adinda', Kisahkan Keberanian Melangkah di Tengah Ketidakpastian
ShowBiz
The Chainsmokers Resmi Jadi Musisi Independen Setelah 11 Tahun Bersama Label
The Chainsmokers resmi menjadi musisi independen setelah 11 tahun bersama label musik. Alex Pall dan Drew Taggart siap mengeksplorasi musik baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
The Chainsmokers Resmi Jadi Musisi Independen Setelah 11 Tahun Bersama Label
ShowBiz
mpq Siapkan 'Dignified Losers', Album tentang Bertahan di Tengah Kegagalan
Unit musik alternatif Jakarta, mpq, merilis album kedua Dignified Losers pada 23 Oktober 2026. Album 9 lagu tentang kegagalan, ketahanan diri, dan harapan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
mpq Siapkan 'Dignified Losers', Album tentang Bertahan di Tengah Kegagalan
ShowBiz
Kenangan Festival 2026 Siap Bangkitkan Nostalgia, Kerispatih dan Sammy Simorangkir Bakal Reuni
Kenangan Festival 2026 digelar pada 7 November di Tennis Indoor Senayan. Sammy Simorangkir dan Kerispatih bakal sepanggung.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
Kenangan Festival 2026 Siap Bangkitkan Nostalgia, Kerispatih dan Sammy Simorangkir Bakal Reuni
Bagikan