Merahputih.com - Tim Cook resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai CEO Apple setelah lebih dari satu dekade memimpin perusahaan teknologi raksasa tersebut. Meski meninggalkan posisi yang telah dijalaninya sejak 2011, Cook tetap berada di Apple sebagai ketua eksekutif.
Keputusan tersebut sebelumnya diumumkan Cook pada April 2026. Menjelang berakhirnya masa jabatannya, ia menyampaikan surat kepada seluruh karyawan Apple.
Baca juga:
John Ternus Resmi Gantikan Tim Cook Pimpin Apple, Tantangan Besar Menanti di Era AI
Dalam surat itu, Cook mengaku akan merindukan pekerjaannya sebagai CEO, meski tetap yakin dengan keputusan yang diambilnya.
Seperti yang Anda ketahui, saya tidak meninggalkan Apple. Tetapi saya mengundurkan diri dari peran yang sangat saya cintai. Saya akan merindukan pekerjaan ini dengan cara yang hanya bisa saya bayangkan, meskipun saya tetap sepenuhnya tenang dengan keputusan saya,
tulis Cook.
Perjalanan Cook di Apple sendiri dimulai jauh sebelum ia menduduki kursi tertinggi perusahaan. Pada 1998, ia bergabung dengan Apple sebagai wakil presiden senior untuk operasi global setelah bertemu dengan salah satu pendiri Apple, Steve Jobs.
Keputusan tersebut kemudian menjadi titik penting dalam perjalanan karier Cook. Pengalamannya mengelola rantai pasokan dan operasional Apple membuatnya semakin dekat dengan jajaran pimpinan perusahaan.
Dari Panggilan Darurat hingga Menggantikan Steve Jobs
Di balik penunjukan Cook sebagai CEO, terdapat sebuah momen yang tidak biasa.
Pada Agustus 2011, ketika Steve Jobs sedang menjalani cuti medis akibat kanker pankreas, Cook menerima telepon dari Jobs. Cook kemudian diminta datang menemui Jobs di Palo Alto.
Pertemuan tersebut menjadi salah satu titik penting dalam sejarah Apple. Jobs membicarakan rencana suksesi dan meminta Cook bersiap mengambil alih kepemimpinan perusahaan.
Baca juga:
Apple Event Digelar 9 September 2026, iPhone 18 Pro hingga iPhone Lipat Siap Debut?
Beberapa waktu kemudian, pada 24 Agustus 2011, Jobs secara resmi mengundurkan diri sebagai CEO Apple. Dalam surat pengunduran dirinya, Jobs secara tegas merekomendasikan Cook sebagai penggantinya.
Mengenai pengganti saya, saya sangat menyarankan untuk menjalankan rencana suksesi dan menunjuk Tim Cook sebagai CEO Apple.,
tulis Jobs.
Tak lama setelah itu, Cook resmi mengambil alih posisi CEO Apple.
Membawa Apple ke Era Layanan dan Perangkat Wearable
Selama kepemimpinannya, Cook membawa Apple memasuki sejumlah bidang bisnis baru sekaligus memperkuat ekosistem produk dan layanan perusahaan.
Pada 2014, Apple memperluas bisnisnya ke perangkat wearable melalui Apple Watch. Di tahun yang sama, Apple juga memperkenalkan Apple Pay sebagai layanan pembayaran digital.
Baca juga:
Setahun kemudian, Apple mulai memperkuat bisnis layanan berlangganan melalui Apple Music. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Cook untuk membuat Apple tidak hanya bergantung pada penjualan perangkat keras.
Di bawah kepemimpinannya, Apple juga berhasil mencapai tonggak besar dari sisi valuasi. Perusahaan tersebut menjadi perusahaan Amerika Serikat pertama yang mencapai kapitalisasi pasar sekitar US$1 triliun atau sekitar Rp17 kuadriliun.
Kini, setelah lebih dari 15 tahun berada di jajaran puncak Apple, Cook memasuki babak baru. Ia memang tak lagi menjadi sosok yang menjalankan perusahaan sehari-hari, tetapi tetap akan berada di dalam Apple sebagai ketua eksekutif. (Tka)