Fashion

Perjalanan Pakaian Tradisional Khas Tiongkok dari Masa ke Masa

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 27 Januari 2020
Perjalanan Pakaian Tradisional Khas Tiongkok dari Masa ke Masa

Pakaian tradisional khas masyarakat Tiongkok dari masa ke masa (Foto: Pixabay/Alyn)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMASUKI tahun baru Imlek, pasti kamu sering melihat pakaian tradisional Negeri Tirai Bambu yang sangat khas. Dengan warna merah yang mencolok dan motif bunga yang indah menjadi ciri khas pakaian tersebut.

Tiongkok sendiri memiliki banyak kelompok etnis dengan sejarah yang cukup panjang, sementara orang Han mendominasi sebagian besar periode dalam sejarah. Selama ribuan tahun, generasi desainer pakaian telah mengabdikan diri mereka untuk membangun Kerajaan Pakaian. Membuat pakaian yang menutupi tubuh manusia menjadi komponen penting dari budaya Tionghoa. Kemajuan bangsa dapat dilihat melalui perubahan gaya/model pakaian.

Baca juga:

Serba-Serbi Dekorasi Imlek Beserta Makna di Baliknya

Pabrik pakaian di Tiongkok berasal dari zaman prasejarah, setidaknya 7.000 tahun yang lalu. Temuan arkeologis dari artefak berusia 18.000 tahun seperti jarum jahit tulang, manik-manik batu, dan kerang dengan lubang di dalamnya membuktikan adanya ornamen dan menjahit sangat awal dalam peradaban Tiongkok.

Pakaian Khas Tiongkok selama Dinasti Qin dan Han

Perjalanan Pakaian Tradisional Khas Tiongkok dari Masa ke Masa
Pakaian Tionghoa selama Dinasti Qin dan Han (Foto: topchinatravel)

Dinasti Qin dan Han menyaksikan penyatuan wilayah serta bahasa tertulis. Qin Shihuang, Kaisar Pertama Dinasti Qin, membangun banyak sistem sosial, termasuk satu seragam untuk membedakan pangkat dan posisi sosial orang. Kode lengkap kostum dan perangkap Tionghoa didirikan pada Dinasti Han (206BC-220AD).

Teknologi pewarnaan benang, bordir, dan pemrosesan logam berkembang pesat pada periode tersebut, memacu perubahan kostum dan perhiasan.

Pakaian Khas Tiongkok selama Wei, Jin, South & North Dynasties

Perjalanan Pakaian Tradisional Khas Tiongkok dari Masa ke Masa
Pakaian Cina selama Wei, Jin, South & North Dynasties (Foto: topchinatravel)

Pakaian tradisional khas Tiongkok mengalami perkembangan pesat selama dinasti Wei, Jin, dan Selatan dan Utara (220-589). Sebelum tahun 265, budaya dan pandangan estetika orang-orang di Tiongkok utara dan selatan bergabung karena gerakan yang diprakarsai oleh perang yang sering terjadi. Banyak aliran pemikiran filosofis memengaruhi kehidupan masyarakat dan konsep desain pakaian.

Baca juga:

Apakah Shio Kamu Pada Imlek Tahun Ini Membawa Hoki?

Pakaian Khas Tiongkok pada masa Dinasti Tang

Perjalanan Pakaian Tradisional Khas Tiongkok dari Masa ke Masa
Pakaian hinese pada masa Dinasti Tang (Foto: topchinatravel)

Dinasti Tang menulis hal yang paling cemerlang dalam sejarah pakaian Tiongkok. Pakaian orang lebih bervariasi daripada sebelumnya karena negara lebih terbuka kepada dunia luar. Akibatnya, orang menjadi lebih memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas dalam pemikiran mereka.

Pakaian untuk wanita bisa disebut modis karena mereka berubah dengan cepat dan mencolok. Begitu gaya/model baru keluar, banyak orang yang mau menerimanya.

Pakaian Khas Tiongkok selama Dinasti Song, Yuan, dan Ming

Perjalanan Pakaian Tradisional Khas Tiongkok dari Masa ke Masa
Pakaian Tionghoa selama Song, Yuan, dan Dinasti Ming (Foto: topchinatravel)

Pakaian kasual muncul selama Dinasti Song (960-1279), dan pakaiannya sederhana serta elegan. Selama Dinasti Yuan (1206-1368), kelompok etnis Mongolia, yang dikenal sebagai People on Horseback telah berkuasa.

Gaya pakaian terutama, merupakan kombinasi antara Mongolia dan Han. Pakaian mewah untuk kelas atas namun sederhana dan tanpa desain. Perubahan dramatis terjadi selama Dinasti Ming (1368-1644).

Sebuah rancangan baru muncul dalam desain pakaian, tanpa membatasi pada satu gaya atau model, dan menganjurkan keindahan alam sehingga membawa semangat dan vitalitas ke budaya pakaian.

Pakaian Khas Tiongkok dari tahun 1930-an hingga Era Modern

Perjalanan Pakaian Tradisional Khas Tiongkok dari Masa ke Masa
Pakaian Tionghoa dari tahun 1930-an hingga Era Modern (Foto: topchinatravel)

Pakaian Tiongkok dari tahun 1930-an hingga sekarang, Qipao telah menjadi mode sejak saat itu. Selama 1930-an hingga 1940-an, pakaian semakin kebarat-baratan, disesuaikan dengan bentuk tubuh yang lebih datar.

Sedangkan pada 1940 hingga 1960-an, Qipao (Cheongsam) bertahan sebagai pakaian sehari-hari di Hong Kong hingga akhir 1960-an.

Hari ini banyak pengantin Cina akan memilih gaya modern Qipao atau Longfeng Kwa (pakaian tradisional khas Tiongkok yang mirip dengan Qipao) sebagai pakaian tradisional mereka pada upacara pernikahan. (arb)

Baca juga:

Festival Lentera, Mengenal Uniknya Cap Go Meh Warga Tiongkok

#China #Tiongkok #Pakaian #Pakaian Tradisional #Imlek #Inspirasi Imlek #Tahun Baru Imlek
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Wagub Rano Karno Pastikan Persiapan Imlek 2026, Jakarta Light Festival Bakal Digelar
Wagub DKI Jakarta Rano Karno meninjau Bazar Imlek dan Vihara Dharma Bakti di Glodok untuk memastikan kesiapan Imlek 2026 yang melibatkan partisipasi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Wagub Rano Karno Pastikan Persiapan Imlek 2026, Jakarta Light Festival Bakal Digelar
Kuliner
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2026 dan menyambut Tahun Kuda, Hennessy kembali meluncurkan koleksi edisi terbatas terbaru.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Indonesia
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Gelar Lomba Lampu dan Lampion Imlek di Pusat Perbelanjaan
Pemerintah DKI akan menggelar perlombaan di pelbagai pusat perbelanjaan dalam meramaikan perayaan Imlek 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Gelar Lomba Lampu dan Lampion Imlek di Pusat Perbelanjaan
Indonesia
Pramono Ingin Warga Jakarta Dibikin Senang Saat Imlek, Tebar Diskon Belanja
Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, langkah ini disiapkan Pemprov DKI secara matang, transparan, dan bakal meriah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
 Pramono Ingin Warga Jakarta Dibikin Senang Saat Imlek, Tebar Diskon Belanja
Indonesia
Sambut Imlek, Rekayasa Lalin Bakal Diberlakukan di Kota Tua hingga Pertengahan Februari 2026
Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di Kota Tua hingga pertengahan Februari 2026. Hal itu dilakukan demi menyambut Imlek.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Sambut Imlek, Rekayasa Lalin Bakal Diberlakukan di Kota Tua hingga Pertengahan Februari 2026
Indonesia
Indonesia Gandeng China Buru Bajak Laut Penculik ABK WNI di Gabon
Menlu Sugiono menjelaskan upaya menggandeng China ini karena ada 5 warga negeri tirai bambu itu yang juga menjadi korban penculikan bajak laut.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Indonesia Gandeng China Buru Bajak Laut Penculik ABK WNI di Gabon
Indonesia
Durian Beku Indonesia Sukses Tembus Pasar China, Ekspor Perdana 48 Ton
Implementasi protokol karantina ekspor durian beku yang disepakati secara resmi antara otoritas Indonesia dan China melalui konsultasi teknis dan kerja sama bilateral.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Durian Beku Indonesia Sukses Tembus Pasar China, Ekspor Perdana 48 Ton
Lifestyle
TYESO Resmi Hadir di Indonesia lewat Kerja Sama Eksklusif dengan PT USS
Merek peralatan minum inovatif dan premium asal China tersebut resmi menunjuk (USS) sebagai distributor tunggal TYESO di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Desember 2025
TYESO Resmi Hadir di Indonesia lewat Kerja Sama Eksklusif dengan PT USS
Indonesia
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
Akibat amuk massa tersebut, kendaraan operasional perusahaan mengalami kerusakan parah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Desember 2025
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
Dunia
China Kerahkan 100 Kapal AL Imbas Pernyataan Kontroversial PM Jepang
PM Takaichi menyatakan Jepang dapat merespons secara militer jika China menyerang Taiwan.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Desember 2025
China Kerahkan 100 Kapal AL Imbas Pernyataan Kontroversial PM Jepang
Bagikan