SAAT mengetahui bahwa ia positif memiliki mutasi gen BRCA1, Stephanie Kelly memutuskan menempuh prosedur mastektomi ganda. Keputusan itu diambil mengingat gen yang ia miliki amat mungkin memicu timbulnya kanker.
Namun, alih-alih merasa 'kalah', Kelly memilih untuk merasa kuat, merayakannya dengan membuat tato Wonder Woman.
"AKu selalu menyukai Wonder Woman. Dalam masa seperti saat ini, aku selalu bergurau bahwa aku akan menjadi seperti Wonder Woman. Kuat dan tak terkalahkan oleh hal-hal yang harus kuhadapi," ujar Kelly kepada People.
Mastektomi ganda yang ia jalani hanya sebagian dari masalah kesehatan yang Kelly alami. Ibu empat anak itu juga berjuang menghadapi masalah kesehatan lain, seperti gastroparesis (masalah pada pencernaan), fibromyalgia, dan cedera permanen akibat kecelakaan.
Ia bahkan menyaksikan perjuangan ibunya melawan kanker payudara dua kali. Riwayat kanker payudara ibunyalah yang membuat Kelly secara sukarela menjalani tes.
"Dengan riwayat kesehatan keluargaku, aku selalu waspada bahwa kanker payudara akan muncul dalam hidupku. Akan sangat mengejutkan jika hasil tes itu negatif. Namun, ketika hasilnya keluar dan ternyata positif, aku pun hanya menghadapinya dengan tenang," jelas Kelly.
Ibu rumah tangga itu menyebut keputusan menjalani mastektomi ganda merupakan keputusan mudah baginya. Meskipun demikian, ia tetap saja tidak bahagia kehilangan payudara.
"Aku menyukai payudaraku. Aku suka bagaimana payudara ini membuatku tampil menarik. Selain itu, aku menyusui keempat anakku dengan payudara ini. Namun, ketika aku membayangkan mengalami kanker payudara dan perjuangan menghadapinya, aku menganggap ini merupakan pengorbanann kecil untuk keluargaku," ujarnya.
Setelah menjalani mastektomi ganda, Kelly merasa perlu melakukan sebuah perayaan. Saat itulah ia memutuskan untuk membuat sebuah tato Wonder Woman. Tato itu menjadi simbol yang membuatnya kuat melalui semua tantangan.
"Bersama tato Wonder Woman, aku juga membuat gambar phoenix. Aku membawa ide ini ke artis tato Miss Jamie di Lovely Monkey. Ia pun membuatkan tato di dadaku. Aku amat menyukainya," ujarnya.
Tak hanya membuatnya merasa kuat, tato itu juga mengubah cara pandang Kelly terhadap tubuhnya. Ia menyebut ada sebuah rasa kebebasan di dalam tato itu.(*)
Baca juga Risiko Kanker Payudara Turun Berkat Menyusui