Perbedaan Piringan Hitam 'Binal Semakin Banal' The Jansen di Indonesia dan Singapura

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 28 April 2024
Perbedaan Piringan Hitam 'Binal Semakin Banal' The Jansen di Indonesia dan Singapura

The Jansen lepas piringan hitam lewat demajors. (Foto: MerahPutih.com/Febrian Adi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Puluhan orang terlihat berbaris di depan toko yang berada di M Bloc Space pada Jumat (26/4) sejak sore hari. Barisan tersebut merupakan antrean dari perilisan piringan hitam dari album The Jansen bertajuk Banal Semakin Binal lewat acara ‘Rilis Di Toko’ dari demajors.

Sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial perihal perilisan dua versi piringan hitam dari Banal Semakin Binal, The Jansen menjelaskan, apa perbedaan dari rilisan versi Singapura dan Indonesia yang dipegang oleh demajors.

“Kalau di dunia piringan hitam ini hal lumrah, kalau versi Singapura kita tuju untuk pasar internasional dan demajors itu pasar dalam negeri,” ucap vokal dan gitaris The Jansen, Cintarama Bani Satria, kepada MerahPutih.com, Jumat (26/4).

Baca juga:

The Jansen Lepas Album 'Banal Semakin Binal' dalam Format Piringan Hitam

Perbedaannya juga tak hanya terlihat dari target pasar, menurut The Jansen, terdapat beberapa detail yang menjadi pembeda dua format fisik tersebut.

“Dari cover sampulnya juga berbeda. Di versi Singapura ada bonus treknya Planetarium, sedangkan demajors hanya 12 trek sesuai di album. Adapun pressing-an Singapura terdapat artwork dari seniman asal Bali namanya Gilang. Begitupun dengan mixing dan mastering dari keduanya juga dipegang dengan orang berbeda,” lanjut Cintarama.

Baca juga:

Konsisten, demajors Layani Ekosistem Musik Indonesia selama 24 Tahun

The Jansen hanya merilis sebanyak 300 pcs untuk rilisan Singapura. Sementara itu, dari demajors terdapat 900 pcs untuk warna hitam dan 100 pcs untuk warna bening. Hal ini merupakan salah satu usaha The Jansen dan demajors untuk memperkenalkan rilisan format fisik piringan hitam kepada para penggemar musik di Indonesia.

“Kami tak pernah ada paksaan untuk membeli kedua versi berbeda rilisan tersebut. Apapun pilihannya kami dan demajorshanya ingin mengedukasi tentang perilisan format fisik piringan hitam ini kepada khalayak pendengar kami,” pungkasnya. (Far)

Baca juga:

Porter Robinson Lepas Single 'Knock YourselfXD' Menuju Album Terbarunya

#Album Baru #Musisi #Grup Band
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - 54 menit lalu
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Adira Festival 2026 Digelar di Makassar, Tiket Presale Dibanderol Mulai Rp 119 Ribu
Adira Festival 2026 akan digelar di Makassar pada 23-25 September 2026. Ada berbagai musisi yang meramaikan.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Adira Festival 2026 Digelar di Makassar, Tiket Presale Dibanderol Mulai Rp 119 Ribu
ShowBiz
'Observasi Transisi', Babak Baru Adhitia Sofyan dalam Menyusuri Perubahan
Rilisan ini menawarkan kembali pengalaman memiliki sebuah karya secara utuh.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
'Observasi Transisi', Babak Baru Adhitia Sofyan dalam Menyusuri Perubahan
ShowBiz
Sajama Cut Perluas 'Cowabunga' lewat Edisi Deluxe dan Tujuh Interpretasi Baru
Cowabunga Deluxe dirilis sebagai paket double CD pada 11 September 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Sajama Cut Perluas 'Cowabunga' lewat Edisi Deluxe dan Tujuh Interpretasi Baru
ShowBiz
'meet me in my head', Album Debut Rol3ert setelah Setahun Menjembatani Jepang dan Dunia
Album 'meet me in my head' dijadwalkan rilis pada 21 Oktober mendatang.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
'meet me in my head', Album Debut Rol3ert setelah Setahun Menjembatani Jepang dan Dunia
ShowBiz
'A Million Stars', Debut Singkat Waxtape dengan Energi Punk 90-an
'A Million Stars' menjadi kelanjutan dari demo EP Waxtape yang dirilis pada 2023.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
'A Million Stars', Debut Singkat Waxtape dengan Energi Punk 90-an
ShowBiz
Temarram Menyusuri Keruntuhan Diri dalam Album Debut 'Antara Angkara'
Antara Angkara memuat delapan lagu yang membawa pendengar menyusuri ruang gelap tentang keruntuhan diri.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Temarram Menyusuri Keruntuhan Diri dalam Album Debut 'Antara Angkara'
Lifestyle
Dodhy Bubarkan Kangen Band di Usia 21 Tahun, Larang Lagunya Dibawakan
Ia juga menyampaikan larangan kepada para mantan personel Kangen Band maupun pihak penyelenggara acara untuk membawakan lagu-lagu ciptaannya setelah pembubaran tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Dodhy Bubarkan Kangen Band di Usia 21 Tahun, Larang Lagunya Dibawakan
ShowBiz
Kevin Parker Tame Impala Setop Layani Permintaan Foto dan Tanda Tangan di Tempat Umum
Kevin Parker Tame Impala untuk sementara berhenti melayani permintaan foto dan tanda tangan di hotel, bandara, serta area parkir konser.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Kevin Parker Tame Impala Setop Layani Permintaan Foto dan Tanda Tangan di Tempat Umum
Bagikan