MerahPutih.com - PT.KAI dan PT.KCI telah melakukan evakuasi rangkaian gerbong kereta rel lisrik (KRL) KA 1722 yang anjlok di petak Jalan antara stasiun Cilebut dan stasiun Bogor pada Minggu (10/3) kemarin.
"Kereta terakhir dapat dievakuasi melalui pengangkatan kembali ke rel pada pukul 01.50 WIB. Kereta tersebut akan ditarik ke Dipo KRL Bogor untuk pemeriksaan dan perbaikan lanjutan," ujar VP Komunikasi PT KCI, Eva Chairunisa dalam keterangan tertulis, Senin (11/3).
Eva mengatakan atas kejadian itu pihaknya belum bisa memberikan pelayanan secara optimal. Sebagian perjalanan KRL yang biasanya dijadwalkan pemberangkatan dari Stasiun Bogor akan dialihkan melalui rekayasa pola operasi dengan pemberangkatan dari Stasiun Cilebut, Bojong Gede, Citayam dan Depok.
"Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan guna memaksimalkan layanan KRL pada Senin ini, karena perbaikan satu jalur di area yang sebelumnya menjadi lokasi anjlok KA 1722 antara Stasiun Cilebut-Stasiun Bogor masih proses perbaikan," ungkap Eva.
Atas dasar perubahan pola operasi ini, tentunya akan terjadi kepadatan dan antrian KRL pada lintas Bogor. Ia pun. mengimbau para pengguna agar menyesuaikan waktu dan stasiun pemberangkatan yang akan dituju.
Apapun saat ini KRL Bogor ke tempat tujuan lain dan sebaliknya dapat dioperasikan hanya saja hanya satu jalur bergantian.
"Operasional baru sebagian yang dapat digunakan atau satu jalur bergantian," tutupnya. (Asp)