Pentingnya Sense of Self untuk Jadi Diri Sendiri

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 13 September 2022
Pentingnya Sense of Self untuk Jadi Diri Sendiri

Sense of self bisa dikembangkan secara perlahan. (Foto: Unsplash/Olga Nayda)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KALAU ditanya, apakah kamu bisa menyebutkan kelebihan atau hal unik yang ada di dalam dirimu? Kalau jawabannya bisa, kamu termasuk orang yang punya sense of self yang baik. Kalau belum jangan khawatir, sense of self bisa dikembangkan, kok.

Mengutip laman Alodokter, sense of self atau bisa disebut self-concept adalah cara seseorang dalam memandang, memahami, mendengar, dan merasakan dirinya sendiri. Jadi, prang yang punya sense of self mampu mendefenisikan perilaku, kelebihan, dan karakteristik yang dimiliki.

Punya sense of self yang baik sangat bermanfaat untuk membantumu memutuskan berbagai pilihan dalam hidup bahkan dalam hal kecil sekalipun. Termasuk menentukan makanan favorit, style berpakaian, hingga jurusan kuliah.

Baca juga:

Ini Dia 4 Kampanye 'Body Positivity' untuk Semakin Mencintai Diri Sendiri

Pentingnya Sense of Self untuk Jadi Diri Sendiri
Me time penting untuk mengenal diri sendiri. (Foto: Unsplash/Fetty Ghaessani)

Selain itu, jika seseorang punya sense of self yang baik maka dalam kehidupannya ia lebih mudah untuk menemukan identitas, mencintai diri sendiri, memiliki self-esteem yang baik, terbiasa berpikir positif, dan mampu menerima kritik untuk evaluasi diri sendiri.

Sense of self bisa berkembang seiring bertambahnya usia dan semakin beragamnya pengalaman hidup. Kemampuan memahami diri sendiri ini juga banyak dipengaruhi oleh lingkungan keluarga, pertemanan, dan pekerjaannya. Anak yang mendapat pola asuh baik dari orang tuanya, rata-rata memiliki sense of self yang baik saat dewasa.

Beberapa orang dengan sense of self yang buruk diketahui pernah mengalami peristiwa traumatis di masa lalu, seperti pelecehan emosional maupun fisik.

Baca juga:

Tahun Baru, Yuk Evaluasi Diri Sendiri

Pentingnya Sense of Self untuk Jadi Diri Sendiri
Olahraga setidaknya 30 menit per hari. (Foto: Unsplash/bruce mars)


Nah ada beberapa cara yang bisa untuk membentuk sense of self, yakni luangkan waktu lebih banyak untuk me time. Misalnya dengan cara memasak, berkebun, bernyanyi, berolahraga, menonton film, atau kegiatan yang menyenangkan lainnya.

Sering-sering juga lakukan positive self-talk agar terlatih untuk memiliki sudut pandang yang positif. Tetapkan batasan diri dengan berani berkata "tidak" bila kamu diminta melakukan sesuatu yang di luar kapasitas diri. Buat keputusan sendiri dan tidak perlu mengandalkan orang lain. Kamu bisa memulainya dari hal-hal yang kecil, kok.

Jangan ragu juga untuk memilih lingkungan pertemanan yang sehat, yaitu yang saling mendukung dan mengerti, tidak ragu untuk berbagi, dan bisa menjadi diri sendiri. Terakhir, kamu bisa melakukan olahraga secara rutin setidaknya 30 menit sehari. Penelitian membuktikan bahwa aktif bergerak dapat membantu mencapai sense of self dan meningkatkan kesehatan mental. (and)

Baca juga:

Berdamai dengan Diri Sendiri Setelah Putus Cinta

#Kesehatan #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Indonesia
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Masyarakat perlu memahami gejala Flu Singapura agar dapat melakukan penanganan lebih dini apabila menemukan tanda-tanda penyakit tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Lifestyle
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Ramalan shio besok 19 Juni 2026: prediksi asmara, karier, keuangan, hingga 5 shio paling beruntung dengan peluang rezeki dan keberuntungan besar.
ImanK - Kamis, 18 Juni 2026
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Lifestyle
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Ramalan shio besok 16 Juni 2026 lengkap. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan 12 shio serta 5 shio paling beruntung hari ini.
ImanK - Senin, 15 Juni 2026
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Diabetes melitus merupakan penyakit menahun yang diderita seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Lifestyle
Ramalan Shio Besok 14 Juni 2026: Asmara, Karier, Keuangan, Kesehatan, Siapa yang Paling Beruntung?
Ramalan shio besok Minggu, 14 Juni 2026 lengkap untuk 12 shio. Simak peruntungan asmara, karier, keuangan, kesehatan serta 5 shio paling beruntung yang diprediksi banjir hoki
ImanK - Sabtu, 13 Juni 2026
Ramalan Shio Besok 14 Juni 2026: Asmara, Karier, Keuangan, Kesehatan, Siapa yang Paling Beruntung?
Lifestyle
Ramalan Shio 13 Juni 2026: Naga Panen Keberuntungan, Ular Waspada Pengeluaran Mendadak
Ramalan shio besok 13 Juni 2026 lengkap untuk Tikus hingga Babi. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan, masalah yang muncul dan saran terbaik.
ImanK - Jumat, 12 Juni 2026
Ramalan Shio 13 Juni 2026: Naga Panen Keberuntungan, Ular Waspada Pengeluaran Mendadak
Lifestyle
Ramalan Shio 12 Juni 2026: Bagaimana Asmara dan Keuangan Anda Hari Ini?
Ramalan shio hari ini 12 Juni 2026 untuk Tikus hingga Babi. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan, masalah yang perlu diwaspadai, dan shio paling beruntung
ImanK - Kamis, 11 Juni 2026
Ramalan Shio 12 Juni 2026: Bagaimana Asmara dan Keuangan Anda Hari Ini?
Lifestyle
Hati Hati Sakit Kepala Terus Terusan Saat Bangun Pagi, Bisa Jadi Gejala Tumor Otak
Pertumbuhan sel abnormal di dalam atau di sekitar otak yang dapat meningkatkan tekanan di dalam rongga kepala, serta menimbulkan berbagai keluhan dan masalah kesehatan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Hati Hati Sakit Kepala Terus Terusan Saat Bangun Pagi, Bisa Jadi Gejala Tumor Otak
Indonesia
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menyusun rencana besar untuk meningkatkan kualitas infrastruktur kesehatan nasional, terutama di daerah-daerah yang masih membutuhkan penguatan layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Bagikan