Penjualan Mobil Premium Meningkat Saat Pandemi
Penjualan mobil segmen premium meningkat di saat pandemi (Foto: pixabay/pexels)
DI masa pandemi COVID-19, banyak industri yang terkena dampaknya. Dari mulai industri makanan, industri musik, industri otomotif dan sebagainya. Banyak industri yang omsetnya menurun, bahkan tak sedikit perusahaan yang gulung tikar.
Namun, setelah setahun pandemi, sejumlah industri perlahan mulai bangkit kembali. Salah satunya yakni industri otomitif, khususnya di pasar mobil segmen premium.
Baca Juga:
PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia yang bermain di pasar mobil segmen premium, mengatakan bahwa perusahaan mencatatkan peningkatan penjualan hingga 11 persen di kuartal pertama tahun 2021, dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Pada tiga bulan pertama tahun ini, kami membukukan penjualan 603 unit, sedangkan periode yang sama tahun lalu hanya 543 unit, Ini merupakan indikasi positif terutama di saat Indonesia masih berhadapan dengan pandemi COVID-19," kata Deputy Director Sales Operations Product Management PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto seperti yang dikutip dari Antara.
Selain itu, Kariyanto juga menambahkan, bahwa peningkatan penjualan Mercedes-Benz pada tiga bulan pertama 2021, masih didominasi oleh segmen SUV, dengan kotribusi 52 persen dari total penjualan.
Baca Juga:
Pandemi COVID-19 Mengubah Layanan Perawatan Mobil Serba dari Rumah
Pada tahun sebelumnya yakni di 2020, SUV pun menjadi penopang penjualan Mercedes-Benz di Indonesia. Sementara di tahun 2019, masih sedan yang mendominasi penjualan, yakni diatas 50 persen.
Kariyanto menuturkan, pencapaian kuartal pertama pada tahun 2021, diharapkan dapat menjadi indikator pasar mobil premium akan menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya.
Saat disinggung tentang apa yang menyebabkan segmen mobil premium mengalami peningkatan di tengah anjlok pasar otomotif secara keseluruhan, Kariyanto menegaskan bahwa hal itu dapat dilihat dari karakter pembeli.
"Bicara tahun 2020, anomali yang terjadi ialah penjualan di segmen AGM mengalami peningkatan cukup tajam. Sepanjang tahun 2020, penjualan AMG lebih tinggi dibanding 2019, yang biasanya di bawah 100 unit, tapi di 2020 penjualan di atas 100 unit," jelasnya.
Pihak Mercedes-benz melihat bahwa pembeli AMG merupakan car enthusiast yang loyal dengan brand, serta mengenal seluk beluk kendaraan. Karena AMG merupakan performance car yang ingin dinikmati penggunaanya.
Selain itu, kemungkinan juga karena hobi para pembeli tersalurkan. Mengenai hal tersebut, Kariyanto memaparkan, pihaknya akan menggalakan kerja sama dengan AMG Club Indonesia untuk memfasilitasi pasar ini. Karena merupakan sarana untuk menyalurkan hobi mereka. (Ryn)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Mata Genit Changan Lumin Goda Pengunjung IIMS 2026, Cek Spesifikasi dan Harganya
SUV Listrik LEPAS E4 Debut Global di IIMS 2026, Siap Guncang Pasar Otomotif Indonesia
Jeep Pamer Ketangguhan Wrangler dan Gladiator di IIMS 2026 Demi Manjakan Pencinta Adrenalin
Jaecoo Ajak Pengunjung IIMS 2026 Rancang Desain J5 EV
Changan Unjuk Gigi di IIMS 2026, Bawa Teknologi Global dan Produksi Lokal
Mazda Tancap Gas di IIMS 2026, Perkenalkan The New CX-60 Sport
Changan Debut di IIMS 2026, Siap Garap Potensi Besar Pasar Otomotif Nasional
Omoda & Jaecoo Raup 800 Ribu Konsumen di 64 Negara Dalam Waktu 3 Tahun
LEPAS L8 SUV Anti Banjir dengan Water Wading 600 mm
180 Brand Otomotif Siap 'Perang' Inovasi di IIMS 2026, Intip Bocorannya