Musik

Penjualan Kaset Capai Level Tertinggi dalam 20 Tahun Terakhir

Febrian AdiFebrian Adi - Minggu, 23 April 2023
Penjualan Kaset Capai Level Tertinggi dalam 20 Tahun Terakhir

Kaset menjadi salah satu koleksi fisik menarik bagi para penggemar musik. (Foto: Unsplash/Nik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INDUSTRI Fonografi Inggris (BPI) mencatatkan bahwa penjualan kaset mencapai level tertinggi dalam 20 tahun terakhir. Seperti dilaporkan Radio X, popularitas format tersebut telah meningkat selama 10 tahun berturut-turut.

Namun, penjualan kaset tetap jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan penjualan piringan hitam. Jumlah total penjualan kaset meningkat dari 3.823 pada 2012 menjadi lebih dari 195.000 pada 2022. Lonjakan tersebut didorong perilisan baru-baru ini dari musisi besar seperti Arctic Monkeys, Harry Styles hingga Florence + the Machine.

Baca juga:

Ilmuwan Buat Piringan Hitam Terkecil di Dunia

Penjualan kaset meningkat di 2023. (Foto: Unsplash/Gritt)

Selain itu, menurut BPI semua 20 kaset terlaris tahun lalu diriilis pada 2022 silam. Sementara itu, Pendiri Flashback Records di London Mark Burgess mengatakan kepada Sky News bila penjualan kaset melonjak di tokonya pasca pandemi.

Lebih lanjut, ia mengatakan format judul menarik bagi penggemar musik yang lebih muda khususnya karena ‘kolektibilitas’.

“Karena forma kaset lebih kecil, lebih mudah untuk mengatur koleksi. Juga, orang-orang suka memiliki album musik yang diurutkan sesuai keinginan artis semula,” ucapnya.

Sebelumnya pada 2022 silam, piringan hitam terjual lebih banyak dari cakram padat untuk pertama kalinya dalam 35 tahun, angka tersebut dirilis pada Januari 2022 silam. Kemudian, menurut juru bicara BPI Paul Williams, kaset saat ini sedang menikmati kebangkitan serupa.

Baca juga:

Hari Radio, Mengenal Perjuangan RRI dari Piringan Hitam hingga Era Digital

Kaset menjadi format fisik yang kembali digemari. (Foto: Unsplash/Mayte)

“Belum lama ini, orag akan menghapus kaset, tapi saya pikir kamu harus belajar pelajaran dari pasar piringan hitam yang mengalami kebangkitan luar biasa. Ini adalah sesuatu di tingkat yang lebih rendah, tetapi sekarang terjadi dengan kaset,” jelasnya.

Adapun laporan yang ditulis oleh Sam Moore dari NME pada Februari 2023 kemarin mengungkapkan. “Banyak banyak artis, daya tarik merilis musik mereka dalam bentuk piringan hitam, CD, atau kaset berpusat pada gagasan untuk memajukan kreativitas mereka dan tentu saja, membina hubungan yang lebih fisik dengan penggemar mereka,” pungkasnya. (Far)

Baca juga:

Mocca Rilis Album 'My Diary' dalam Piringan Hitam

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Ketika Penyesalan Datang Terlambat, Eltasya Ceritakan Kisahnya Lewat 'Merayu Waktu'
Eltasya merilis single 'Merayu Waktu', lagu tentang penyesalan, harapan memperbaiki hubungan, dan perjuangan menerima perpisahan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ketika Penyesalan Datang Terlambat, Eltasya Ceritakan Kisahnya Lewat 'Merayu Waktu'
ShowBiz
Ditulis 18 Tahun Lalu, Lagu 'Dibuat Kamu' HAIRUL Mengangkat Kisah Cinta yang Tak Selalu Berbalas
HAIRUL merilis 'Dibuat Kamu', lagu pop yang ditulis sejak 2008 dan mengangkat kisah cinta tak berbalas, kerinduan, serta sosok yang sulit dilupakan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ditulis 18 Tahun Lalu, Lagu 'Dibuat Kamu' HAIRUL Mengangkat Kisah Cinta yang Tak Selalu Berbalas
ShowBiz
Dari Kelelawar Malam hingga Sarasvati, 5 Musisi Indonesia dengan Nuansa Horor
Kenali 5 musisi Indonesia yang mengangkat kisah horor, mitos, ritual, dan dunia gaib dalam musik, dari Kelelawar Malam hingga Sarasvati.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Dari Kelelawar Malam hingga Sarasvati, 5 Musisi Indonesia dengan Nuansa Horor
ShowBiz
'Lingsir Wengi' Lagu Pemanggil Kuntilanak, Mitos atau Fakta?
Reputasi Lingsir Wengi sebagai lagu pemanggil makhluk halus menguat setelah muncul di film 'Kuntilanak' yang disutradarai Rizal Mantovani dan dirilis pada 2006.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
'Lingsir Wengi' Lagu Pemanggil Kuntilanak, Mitos atau Fakta?
ShowBiz
The Weeknd Kejutkan Penggemar di Hong Kong dengan Lagu Baru 'Hong Kong' yang Belum Dirilis
The Weeknd mengejutkan penggemar di Hong Kong dengan membawakan lagu baru “Hong Kong” yang belum dirilis resmi, tentang hubungan singkat yang membekas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
The Weeknd Kejutkan Penggemar di Hong Kong dengan Lagu Baru 'Hong Kong' yang Belum Dirilis
ShowBiz
Pee Wee Gaskins Rilis 'Kami Kembali', Tegaskan Perjalanan Mereka Belum Berakhir
Pee Wee Gaskins merilis single 'Kami Kembali', lagu yang menegaskan semangat untuk terus berkarya dan melanjutkan perjalanan bersama penggemar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Pee Wee Gaskins Rilis 'Kami Kembali', Tegaskan Perjalanan Mereka Belum Berakhir
ShowBiz
Gabriella Fernaldi Siap Rilis Album Perdana 'Sentosa', Angkat Cerita Kehidupan Dewasa lewat Nuansa Bossa Nova
Gabriella Fernaldi merilis album penuh perdana Sentosa pada 30 Oktober 2026. Angkat cerita kehidupan dewasa dan memadukan vintage pop, soul, serta bossa nova.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Gabriella Fernaldi Siap Rilis Album Perdana 'Sentosa', Angkat Cerita Kehidupan Dewasa lewat Nuansa Bossa Nova
ShowBiz
Olivia Rodrigo Kembali ke Puncak Billboard 200, Geser Posisi Album Taylor Swift
Album Olivia Rodrigo, You Seem Pretty Sad for a Girl So in Love, kembali memuncaki Billboard 200 dengan 75.000 unit album ekuivalen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Olivia Rodrigo Kembali ke Puncak Billboard 200, Geser Posisi Album Taylor Swift
ShowBiz
Jay-Z Diumumkan Tampil di Half-Time Super Bowl, Perdana setelah 8 Tahun di Belakang Layar
Ini kali pertama Jay-Z tampil di depan layar Super Bowl sejak keterlibatannya dalam acara itu mulai 2019.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Jay-Z Diumumkan Tampil di Half-Time Super Bowl, Perdana setelah 8 Tahun di Belakang Layar
ShowBiz
Anthropic Digugat atas Dugaan Penggunaan 274 Lagu Elvis Presley untuk Latih AI
Perkara ini menjadi salah satu gugatan berskala besar yang melibatkan pihak pemegang hak atas karya musisi secara langsung dengan perusahaan pengembang AI.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Anthropic Digugat atas Dugaan Penggunaan 274 Lagu Elvis Presley untuk Latih AI
Bagikan