Pengurus FAPP Bertemu PBNU Bahas Perppu Ormas

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 12 Oktober 2017
Pengurus FAPP Bertemu PBNU Bahas Perppu Ormas

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Sirajd. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang pengurus Forum Advokat Pengawal Pancasila (FAPP) I Wayan Sudirta SH mengatakan bersama jajaran pengurus FAPP bertemu dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Sirajd.

"Kedatangan bersama pengurus FAPP untuk melakukan tali silaturahmi kepada Bapak Said Aqil. Dan kami juga meminta beliau menjadi ahli yang akan dihadirkan FAPP dalam persidangan uji materi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Organisasi Masyarakat (Perppu Ormas) di Mahkamah Konstitusi," kata Wayan Sudirta dikutip Antara, Kamis (12/10).

Ia mengatakan kehadiran FAPP juga terkait dengan adanya aspirasi warga masyarakat yang merasa was-was terhadap kaum radikalisme. Oleh karena itu FAPP menawarkan pentingnya membuat program kerja sama dalam mengadvokasi, baik litigasi atau non-litigasi dari masyarakat yang merasa dijadikan korban radikalisme.

"Kami sudah melakukan tatap muka atau audensi ke Kantor PBNU di Jakarta pada Selasa (10/10), dan disambut oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil didampingi pengurus lainnya," ujar mantan dua periode anggota DPD-RI itu.

Ia mengatakan Said Aqil adalah seorang yang ahli dalam bidang agama, oleh karena itu pihaknya memandang perlu untuk menjadi salah satu ahli dalam sidang uji materi Perppu Ormas di MK.

"Keahlian beliau sangat dibutuhkan sebagai tokoh bangsa yang sangat menjaga nilai-nilai agama dan Pancasila," kata Wayan Sudirta yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Bali.

Ia mengatakan pihak FAPP juga merasa penting untuk dapat seiring sejalan dengan organisasi agama sebesar PBNU.

Sementara itu, Said Aqil menjelaskan pentingnya Perppu Ormas dalam menjaga Pancasila dan keberagaman dari ancaman radikalisme.

"Sebagai sesama anak bangsa tradisi bersilaturahmi dapat mendatangkan energi positif. Ke depan pertemuan-pertemuan semacam ini harus sering dilakukan," ucap Said Aqil didampingi Robikin Emhas selaku Ketua NU bidang hukum.

Terkait dengan Perppu tentang Ormas yang sedang dilakukan uji materi di MK, Said Aqil menyatakan bahwa bukan waktunya lagi untuk mendiskusikan Pancasila. Karena dasar negara Pancasila sudah final.

"Bahkan negara-negara di dunia saja sangat kagum dengan ideologi Pancasila yang ada di Indonesia. Untuk apa lagi mendiskusikan Pancasila, apalagi ada keinginan dari kelompok tertentu untuk merubahnya," ucapnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut, yaitu Nuzul Wibawa, Petrus Selestinus, Sugeng Teguh Santoso, Hafsan Taher, Dinuk, dan Rita Selena.

#PBNU #Forum Advokat Pengawal Pancasila #Perppu Ormas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Struktur kepengurusan baru tersebut selanjutnya akan menjalankan mandat organisasi serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam forum Muktamar Ke-35 NU.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
PBNU Umumkan Kepengurusan, Gudfan Arif Jadi Sekjen Geser Saifullah Yusuf
Indonesia
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Cak Imin mendoakan agar Gus Kikin diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah memimpin PBNU selama lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Gus Kikin Pimpin PBNU, Cak Imin Ucapkan Selamat Berjuang dan Semoga Istiqamah
Indonesia
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Prabowo Subianto menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang. Ia memberi selamat kepada Gus Kikin dan Kiai Miftach serta berpesan soal pengabdian bagi bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Tutup Muktamar ke-35 NU, Prabowo Sampaikan Pesan untuk Gus Kikin dan Kiai Miftach
Indonesia
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Meski tumbuh besar di lingkungan pesantren Sunan Ampel Jombang, Gus Kikin memiliki rekam jejak yang terbilang unik.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Profil Gus Kikin, Ketum PBNU yang Juga Mantan Pelaut
Indonesia
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Frengky Aruan - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Peroleh 472 Suara dalam Pemilihan di Muktamar Ke-35 NU
Indonesia
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Indonesia
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Kiai Haji Miftachul Akhyar kembali dipercaya menduduki posisi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026-2031.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Rais Aam PBNU 2026-2031
Indonesia
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Muktamar Ke-35 NU memanas usai massa protes soal pencalonan Gus Yusuf Chudlori. Gus Yahya angkat bicara dan minta semua pihak tenang. Simak faktanya!
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Indonesia
Calon Ketum PBNU Setujui Perubahan Pemilihan Ketum, Cabang Masih Miliki Kewenangan Ajukan 5 Calon
Demokrasi dalam tradisi NU tidak hanya dimaknai melalui pemilihan langsung, tetapi juga melalui musyawarah, mufakat, dan penghormatan terhadap keputusan forum tertinggi organisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Calon Ketum PBNU Setujui Perubahan Pemilihan Ketum, Cabang Masih Miliki Kewenangan Ajukan 5 Calon
Indonesia
Ketua Umum PBNU Dipilih AHWA Atas Persetujuan Tertulis Rois Aam Terpilih
Tahapan pemilihan akan diawali dengan tabulasi calon AHWA, yang akan dilakukan pada Minggu (30/8).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Ketua Umum PBNU Dipilih AHWA Atas Persetujuan Tertulis Rois Aam Terpilih
Bagikan