Penguatan Peran DPD Sulit Dilakukan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 03 Oktober 2015
Penguatan Peran DPD Sulit Dilakukan

Fahira Idris anggota DPD asal DKI Jakarta (Foto/Twitter @Fahiraidris)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Keberadaan DPD sangat dibutuhkan  sebagai perwakilan daerah di tingkat nasional. Masyarakat membutuhkan DPD untuk sarana penyampaian aspirasi di samping kepada DPR atau DPRD. Namun, penguatan peran DPD masih terganjal.

Wakil Ketua Komite III Dewan Perwakila Daerah (DPD) Fahira Idris mengatakan, perlu penguatan peran DPD guna memaksimalkan politik daerah pada setiap proses pembuatan keputusan di tingkat nasional.

Menginjak usia yang ke-11, kata Fahira, peran DPD masih terbatasi oleh konstitusi. Padahal, saat ini masyarakat terutama di daerah membutuhkan banyak saluran altenatif ketika aspirasi mandek saat disampaikan ke pemerintah, legislatif pusat maupun daerah.

"Oleh konstitusi peran DPD ditepikan, padahal peran DPD sangat dibutuhkan masyarakat daerah untuk menyalurkan aspirasi mereka," kata Fahira kepada merahputih.com, Jumat (2/10).

Menurut Fahira, ada sejumlah kekhawatiran jika DPD berperan kuat. Seperti ketakutan akan merubah konsepsi bentuk Negara Kesatuan menjadi bentuk federal. Fahira menilai, kekhawatiran itu sebagai alasan yang berlebihan dan tidak masuk akal.

"Jangan bereferensi ke Amerika atau Jerman. Sejumlah negara di Eropa menganut sistem bikameral kuat, tetapi bentuk negaranya tetap kesatuan dan hampir tidak pernah terjadi deadlock," bebernya.

Padahal, jika peran DPD dikuatkan maka parlemen juga akan ikut kuat dan solid dalam menjawab keluhan-keluhan rakyat.

"Lihat saja DPR tidak pernah berhasil menyelesaikan setiap RUU menjadi UU yang sudah mereka susun di prolegnas (program legilasi nasional), belum lagi UU produk DPR yang di-judicial review," ujarnya.

Oleh karena itu, DPD akan terus mendorong dilakukan amandemen kelima UUD 1945, bukan hanya untuk penguatan DPD tetapi untuk kepentingan yang lebih besar yaitu penguatan sistem presidensial dan sistem otonomi daerah.

"Prioritasnya amandemen bukan hanya untuk penguatan DPD, tapi juga penguatan sistem presidensial dan penguatan sistem otonomi daerah," pungkasnya. (fdi)

 

Baca Juga:

  1. DPD: 70 Persen Listrik Nasional Dinikmati Pulau Jawa
  2. DPD Minta Kemendikbud buat Kegiatan Baku MOS
  3. Ketua DPD Soroti Syarat Calon Independen
  4. Catut Penelitian Asing, Ketua DPD Sebut Demokrasi Indoesia Cacat
  5. DPD Minta Ikut Dilibatkan Kelola Dana Aspirasi
#DPR #DPD RI #Fahira Idris
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Polisi Bubarkan Aksi Demo 27 Agustus di Gedung DPR dengan Water Cannon
Polisi mengerahkan Mobil Water Cannon untuk membubarkan massa aksi demo 27 Agustus di Depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Didik Setiawan - 5 menit lalu
Polisi Bubarkan Aksi Demo 27 Agustus di Gedung DPR dengan Water Cannon
Berita Foto
Aksi Polisi Padamkan Api Aksi Unjuk Rasa 27 Agustus di Depan Gedung DPR
Sejumlah petugas kepolisian mencoba memadamkan api saat aksi unjuk rasa 27 Agustus di Depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Didik Setiawan - 2 jam, 36 menit lalu
Aksi Polisi Padamkan Api Aksi Unjuk Rasa 27 Agustus di Depan Gedung DPR
Berita Foto
Demo Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Tuntut Sahkan RUU Perampasan Aset di Gedung DPR
Koordinator AMPB Supriyono alias Botok melakukan orasi usai pertemuan dengan Pimpinan DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 27 Agustus 2026
Demo Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Tuntut Sahkan RUU Perampasan Aset di Gedung DPR
Berita Foto
Aktivis AMPB Pati Temui Pimpinan DPR Desak Sahkan RUU Perampasan Aset
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama Saan Mustopa berjabat tangan dengan AMPB saat audiensi di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 27 Agustus 2026
Aktivis AMPB Pati Temui Pimpinan DPR Desak Sahkan RUU Perampasan Aset
Indonesia
Gerbang Tol Slipi Ditutup Imbas Demo 27 Agustus, Tenang Ada 3 Pintu Keluar Alternatif!
Akses keluar Gerbang Tol Slipi arah Grogol ditutup sementara imbas demo DPR 27 Agustus.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Gerbang Tol Slipi Ditutup Imbas Demo 27 Agustus, Tenang Ada 3 Pintu Keluar Alternatif!
Indonesia
2 Halte TransJakarta Ditutup Imbas Demo 27 Agustus, Ini Daftar Belasan Rute Terdampak!
Aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (27/8), berdampak langsung pada operasional TransJakarta.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
2 Halte TransJakarta Ditutup Imbas Demo 27 Agustus, Ini Daftar Belasan Rute Terdampak!
Indonesia
Mas Botok Dkk Datang ke Jakarta Bukan Mau Rusuh, Tidak Ada Urusan Lengser-lengseran
Mas Botok menegaskan aksi AMPB tidak membawa agenda untuk melengserkan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Mas Botok Dkk Datang ke Jakarta Bukan Mau Rusuh, Tidak Ada Urusan Lengser-lengseran
Berita
Demo Jakarta Hari Ini 27 Agustus: Cek Lokasi dan Jalan yang Berpotensi Macet
Demo Jakarta hari ini, Kamis 27 Agustus 2026, digelar di sekitar DPR/MPR. Simak lokasi demo dan ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan.
ImanK - Kamis, 27 Agustus 2026
Demo Jakarta Hari Ini 27 Agustus: Cek Lokasi dan Jalan yang Berpotensi Macet
Berita Foto
Dirut Mandiri Aktifkan Rekening Aktivis Pati Supriyono alias Botok
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, Kapolda Metro Komjen Pol. Asep Edi Suheri dan Dirut Bank Mandiri Riduan saat keterangan pers di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Agustus 2026
Dirut Mandiri Aktifkan Rekening Aktivis Pati Supriyono alias Botok
Berita Foto
Aida S. Budiman Jalani Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur Senior BI di Komisi XI DPR
Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Aida S. Budiman saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan bersama Komisi XI DPR di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Agustus 2026
Aida S. Budiman Jalani Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur Senior BI di Komisi XI DPR
Bagikan