Pengelola Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Antisipasi Penyebaran Virus Corona di Tempat Wisata

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 06 Maret 2020
Pengelola Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Antisipasi Penyebaran Virus Corona di Tempat Wisata

Istana Ratu Boko, Yogyakarta. (Foto: MerahPutih/Win)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Perseroan Terbatas Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) sebagai perusahaan BUMN pengelola destinasi world heritage berkomitmen mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 di lokasi wisata yang dikelolanya.

PT TWC berkomitmen mengedepankan tindakan preventif dalam menghadapi penyebaran virus Covid-19.

"Sesuai dengan arahan Menteri Kesehatan RI bahwa masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi virus Corona, yang terpenting jaga imunitas tubuh kita dengan menerapkan pola dan gaya hidup sehat," ujar Sekretaris Perusahaan TWC Emilia Eny Utari di Magelang, Jumat (6/3).

Baca Juga:

Rileks di Borobudur, Yuk Coba Yoga dari Dagi Abhinaya

Guna mendukung upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19, TWC melakukan upaya tindakan preventif di seluruh destinasi perusahaan.

Tindakan preventif tersebut, antara lain pengecekan suhu tubuh (thermal scanner) bagi wisatawan yang berkunjung ke destinasi, menyediakan hand sanitizer di beberapa titik dalam kawasan destinasi dan kegiatan sosialisasi dalam bentuk standing banner untuk wisatawan tentang cara mengantisipasi dan mengidentifikasi virus Corona.

Candi Borobudur. (Foto: Pixabay/astama81)

Candi Borobudur. (Foto: Pixabay/astama81)

Selain itu, TWC juga menyediakan tenaga medis untuk melakukan pengecekan kesehatan wisatawan di lokasi. Upaya preventif ini dilakukan di seluruh destinasi dan fasilitas yang dikelola oleh TWC, yaitu Candi Borobudur, Candi Prambanan, Keraton Ratu Boko, Teater Ramayana Prambanan (Sendratari Ramayana dan Roro Jonggrang) dan Manohara Resto.

"Oleh karena itu, TWC tetap membuka dan memberikan pelayanan prima bagi wisatawan. Kami berharap dengan kondisi saat ini, tidak menjadikan para wisatawan khawatir karena destinasi kami aman untuk dikunjungi," katanya.

Baca Juga:

Dihadiri Sekjen PDIP, Ribuan Lampion Waisak Borobudur Bawa Doa untuk Perdamaian Indonesia

Guna menjaga kondisi lingkungan kawasan yang bersih dan terhindar dari virus Corona, katanya TWC juga akan mengadakan kegiatan sosialisasi pada Sabtu (7/3) kepada masyarakat sekitar Candi Borobudur dan Candi Prambanan bekerja sama dengan perangkat desa serta Dinas Kesehatan setempat untuk memberikan informasi bagaimana mengindentifikasi dan mencegah penyebaran virus Corona sedini mungkin. Tujuannya, sebagaimana dikutip Antara, agar masyarakat tidak panik dan lingkungan aman untuk dikunjungi.

"Semoga kondisi ke depan semakin cepat membaik dan segera memulihkan kembali dunia pariwisata nasional dan internasional," kata Emilia. (*)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan