Pengaruh Musik Bagi Lansia dan Anak-Anak: Bangkitkan Memori dan Ingatan Verbal
Yuk dengar musik sejak dini. (Foto pixabay/viniciusemc2)
MUSIK tak hanya menjadi karya seni yang bisa membantu kita memvalidasi perasaan, tetapi juga bisa membuat kita mengingat berbagai memori hidup di masa lampau. Bahkan, musik sering menjadi pemicu ingatan sehingga nikmat dijadikan teman untuk bernostalgia.
Dikutip dari Psychology Today, bsebuah studi membuktikan bahwa musik bisa membantu ingatan bagi laki-laki maupun perempuan lanjut usia yang mengidap demensia ringan hingga berat.
Baca Juga:
Studi lain yang dilakukan oleh para peneliti di University of London menunjukkan bahwa jenis laguyang upbeat lebih mampu menjadi pengingat memori. Para lansia lebih mampu mengingat masa-masa keemasan mereka lebih tajam jika disajikan lagu dengan beat yang cepat dan bersemangat. Para ilmuwan mengatakan bahwa ini disebabkan karena denyut nadi musik membuat mereka merasa lebih hidup dan semangat.
Penelitian ini juga membuktikan bahwa memutar musik yang catchy ketika berbincang dengan orang lanjut usia mampu membuat mereka lebih terbuka dan mau menceritakan cerita kehidupannya.
Tidak hanya bagi orang tua, musik juga berkontribusi pada peningkatan memori verbal bagi anak-anak. Para peneliti dari Chinese University of Hong Kong mempelajari anak-anak berusia enam sampai 15 tahun. Setengah diantaranya mengikuti kegiatan musik, dan setengah lainnya tidak pernah latihan musik.
Baca Juga:
Ketika diberikan tes memori verbal, para musisi muda mampu mengingat lebih baik daripada teman sepantarannya yang tak mengikuti kursus atau kegiatan musik.
Pada penelitian lanjutan yang dipublikasikan pada jurnal Neuropsychology, para peneliti juga menemukan bahwa kemampuan memori verbal tak hanya membaik saat kegiatan musik berlangsung. Mereka yang berhenti sudah berhenti berkegiatan musik juga masih memiliki kemampuan mengingat secara verbal daripada mereka yang tak mengikuti kegiatan musik sama sekali.
Para peneliti berpendapat bahwa hal ini disebabkan karena adanya keterlibatan lobus temporal pada otak kiri pada tugas memori verbal dan pada kegiatan bermusik. (SHN)
Baca juga:
Bagikan
annehs
Berita Terkait
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
Album 'Awal Masa' Jadi Ruang Paling Personal Raissa Faranda lewat Proyek GUNGS
Single 'Nol' Jadi Cara Monkey To Millionaire Lepas Energi Kolektif
Kolaborasi Global PREP dan Sunset Rollercoaster Hadirkan Single 'Do What You Gotta'
Fresly Nikijuluw Rilis 'Manyasal Pakai Hati', Lagu tentang Penyesalan dalam Cinta
Palm Trees Rilis 'Gojod Bae', Lagu Kritik Sosial yang Ajak Generasi Muda untuk Bergerak
Lirik Lagu “Rindu” Karya Terbaru Angel Pieter Ajak Hati Berdamai
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Konser Comeback BTS di Gwanghwamun Tayang Live Streaming di Netflix pada 21 Maret, Hadiah Lebaran buat ARMY Nih
Lirik Lagu 'Tanyaku' dari Sevels