Merahputih.com - Pengamat transportasi, Budianto menilai terjadinya sejumlah kemacetan saat banjir di Jakarta tak lepas dari kurang maksimalnya manajerial lalu lintas jalan. Dalam situasi cuaca normal, khususnya di Jakarta, masalah kemacetan sulit untuk dihindari karena pada umumnya jalan-jalan sudah mengalami over kapasitas.
"Sebenarnya situasi seperti ini tak perlu terjadi, apabila ada perencanaan yang melibatkan stakeholders yang bertanggung jawab dibidang lalu lintas secara terintegrasi. Baik dalam tatanan perencanaan sampai dengan tahap implementasi dilapangan," kata Budianto kepada Merahputih.com di Jakarta, Jumat (28/2).
Baca Juga
Anies Tak Masalah Subejo Mundur dari Kepala BPBD Saat Jakarta Dilanda Banjir
Ia menambahkan, selama ini yang terlihat adalah bagus dalam tahap perencanaan namun saat tahap implementasi tak berjalan dengan maksimal. "Ini karena lemah dalam fungsi kontrolnya," sebut purnawirawan polisi berpangkat AKBP ini.
Budianto melihat kecenderungan pengawasan petugas akan kendur dan tak maksimal karena keterbatasan personel, sarana dan lemahnya pengawasan. "Situasi seperti ini tentunya akan berdampak kepada kemacetan yg makin parah krn berbagai situasi yang akan terpola secara alamiah," sebut Budianto.
Ia meminta kedepannya ada penempatan personil secara terpadu pada lokasi yang rawan banjir. Seperti menyiapkan mobil-mobil derek dan ambulance untuk menghadapi situasi darurat dan gunakan media RTMC dan media lain untuk menyampaikan perkembangan situasi banjir dan situasi lalu lintas secara riel time.
Baca Juga
Budianto yakin, sepanjang dipersiapkan denga baik dari mulai perencanaan sampai tahap implementasi di lapangan maka kesemerawutan lalu lintas saat banjir tak akan terjadi.
"Tentu saja harus didukung kesadaran pengguna jalan untuk disiplin dan memahami tata cara berlalu lintas yang benar," tutup mantan Kasubdit Gakkum Ditlantaa Polda Metro Jaya ini. (Knu)