Pengamat: Pemerintah Harus Rangkul Alumni 212
Aksi 212 (MP/Derry Ridwansyah)
Merahputih.com - Pengamat Politik Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menilai ketertiban reuni akbar 212 tidak hanya menjadi tugas pihak kepolisian melainkan juga menjadi tugas pemerintah.
Untuk itu, pemerintah diharapkan mampu bersikap bijaksana terkait gelaran acara alumni 212 tersebut.
"Mereka kan warga negara juga, harus dilindungi dijaga walaupun beda pilihan," kata Ujang, Selasa (27/11).
Ujang berpendapat, acara semacam ini tidak perlu diredam, ditolak ataupun dilarang, selama masih dalam koridor hukum yang berlaku. Justru, suara-suara kritis ini perlu rangkul dan bersinergi membangun bangsa.
"Harus dirangkul sebagai bagian dari warga negara yang sama ungin membangun bangsa, ini cuma beda pilihan tidak harus menggebuk, saling menyakiti, mendendam, biasa dalam demokrasi," terangnya.
Ujang berharap semua pihak dapat menahan diri, tidak mudah terpancing dan terprovokasi. Mahal harganya jikalau persatuan bangsa menjadi taruhan.
"Persatuan lebih penting, membangun sinergi antar warga dengan pemerintah adalah jalan terbaik," pungkasnya.
Reuni Akbar alumni 212 kembali diagendakan pada 2 Desember 2018 mendatang. Setidaknya pihak penyelenggara mengklaim 4 juta orang akan menghadiri kegiatan yang digelar di area Monas Jakarta. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
26 Ton Sampah Mayoritas Plastik Hasil Reuni 212 Diangkut 600 Pasukan Oranye, Bikin Petugas Lembur
Kiai Istiqlal Nasihati Umat: Stop Fanatisme Salah Tempat, Agama Jadi Enak Jika Tidak Kelebihan Garam
Reuni 212 di Monas, Gubernur Pramono Imbau Warga Jaga Keamanan Jakarta
Agenda Lengkap Reuni 212 di Monas: Doa, Zikir, hingga Kehadiran Rizieq Shihab
Rekayasa Lalu Lintas Reuni 212: Sejumlah Ruas Jalan di Monas Ditutup Selasa (2/12) Sore
Dishub DKI Siapkan 17 Lokasi Parkir untuk Peserta Reuni 212 di Monas
Pramono Dipastikan Hadiri Reuni 212, Polisi Berikan Pengamanan dan Layanan
Monas Kembali Jadi Tuan Rumah Reuni Akbar 212: Prabowo Diundang, Rizieq Shihab Dijadwalkan Datang
Dukungan Rizieq Shihab ke Pemerintahan Prabowo: Jauhkan Dari Orang Bermasalah
Aksi Damai Reuni 212 Revolusi Akhlak untuk Indonesia Berkah dan Palestina Merdeka