Pengamat Lihat Cawe-Cawe Jokowi di Pilkada untuk Amankan Program Prabowo

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 25 November 2024
Pengamat Lihat Cawe-Cawe Jokowi di Pilkada untuk Amankan Program Prabowo

residen RI ke-7 Jokowi berkampanye bersama paslon nomor urut 2 Pilgub Jateng Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen di Klaten Jawa Tengah, Jumat (22/11). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pilkada Serentak 2024 mendekati garis finish. Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pun turun gunung ikut cawe-cawe untuk memenangkan beberapa calon yang diusung. Sebut saja Cagub Jakarta Ridwan Kamil dan Cagub Jawa Tengah Ahmad Lutfhi.

Pengamat politik Andre Vincent Wenas menilai, apa yang dilakukan Jokowi sama sekali tidak melanggar hukum atau aturan apa pun.

“ Jokowi boleh dan berhak berkampanye bagi paslon yang seirama dengan program keberlanjutan dari pemerintah pusat,” kata Andre, kepada wartawan di Jakarta dikutip Senin (25/11).

Andre meyakini, paslon yang di-endorse oleh Koalisi Indonesia Maju di setiap provinsi dan kabupaten/kota adalah untuk memastikan keberlanjutan dari kerja-kerja pemerintahan. Sekaligus menciptakan sinergi antara pemerintah pusat dengan daerah pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga:

PDIP Minta Prabowo Tegur Jokowi Terlalu Jauh Cawe-Cawe di Pilkada 2024

“Apalagi kita sudah dengar sendiri bahwa dengan tegas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan melanjutkan kerja Jokowi,” imbuh Vincent.

Andre mengungkapkan Jokowi adalah presiden yang sampai di ujung masa baktinya memegang rekor approval-rate diatas 80 persen lebih, sehingga banyak pemilih yang menjadikannya sebagai acuan. Apalagi, dia mencontohkan di Pilgub Jawa Tengah dimana responden survey mengindikasikan sekitar 40 persenan masih belum menentukan pilihan.

“Ini jelas gambaran para pemilih yang masih menunggu arah telunjuk tokoh seperti Jokowi. Belum lagi responden yang bakal pindah pilahannya gegara Jokowi turun gunung,” tandas Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP) itu. (Knu)

#Pilkada 2024 #Jokowi #Prabowo Subianto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Lantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sebagai Wakil Panglima TNI
Presiden Prabowo Subianto (kanan) memasang tanda pangkat kepada Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen Presiden Prabowo Lantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Sebagai Wakil Panglima TNI
Indonesia
Prabowo Lantik Dua Wamenhan Baru, Ini Pembagian Tugas Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon
Prabowo melantik Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon sebagai Wamenhan. Maulana Bungaran dan Alim Setiawan Slamet juga mendapat jabatan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Prabowo Lantik Dua Wamenhan Baru, Ini Pembagian Tugas Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Kampung Ambon dan Boncos digerebek polisi. Hal itu berdasarkan perintah langsung Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kampung Ambon dan Kampung Boncos Digerebek Polisi, Perintah Langsung dari Prabowo
Indonesia
Kapasitas Listrik IWIP dan IMIP Lampaui Singapura, ini Dampaknya bagi Industri EV
IWIP dan IMIP memiliki kapasitas listrik yang melampaui Singapura. Lalu, apa dampaknya bagi industri EV?
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Kapasitas Listrik IWIP dan IMIP Lampaui Singapura, ini Dampaknya bagi Industri EV
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Berita Foto
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program Hilirasisasi di Malut
Presiden Prabowo Subianto (tengah) meluncurkan program hilirisasi di kawasan industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis 8/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 08 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program Hilirasisasi di Malut
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Bagikan