MerahPutih Nasional - Lebih dari sepekan ini penetapan tersanga terhadap Budi Gunawan (BG) oleh KPK mengenai kasus rekening gendut yang dimilikinya. oleh sebab itu Budi Gunawan tertunda dilantik menjadi kapolri walaupun lolos Fit dan Proper Test di DPR, akan tetapi Presiden Joko Widodo menangguhkan pelantikan Budi Gunawan digantikan Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kapolri.
Penetapan secara tiba-tiba terhadap Budi Gunawan menjadi berita yang sangat menggemparkan seantero nusantara, karena penetapan itu disaat-saat menjelang dirinya akan di uji Fit dan ProperTest di DPR, tentu saja hal itu menjadi pertanyaan publik terhadap sikap KPK.
Karyono Wibowo pengamat sosial politik The Indonesian Public Institute (IPI) mengatakan momen penetapannya terhadap Budi Gunawan kurang pas sehingga menimbulkan pertanyaan publik.
"Menurut saya, inilah cara yang kurang tepat dari KPK yang kerap menetapkan seseorang sebagai tersangka pada momentum politik, karena hal ini pasti menimbulkan kecurigaan publik dan dugaan bahwa KPK tidak steril dari kepentingan politik" kata Karyono Wibowo, dalam siaran persnya, Warung Komando, Jum'at (23/1).
Untuk itulah ini menjadi bahan pembicaaraan terhadap preposisi KPK dalam memberantas korupsi, kenapa harus ditetapkan pada waktu itu, kalau memang sudah ada kemungkinan tersangkut tindak korupsi seharusnya ditetapkan jadi tersangka jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan Fit dan Proper Test. Tambahnya. (Fik).
Berita lainnya: Polresta Bekasi Terjunkan 38 Personel di OCK