Film

Peneliti Temukan Film Horor Terseram Sepanjang Masa

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2020
Peneliti Temukan Film Horor Terseram Sepanjang Masa

Sinister dinobatkan sebagai film paling seram sepanjang masa menurut sains. (Foto: IMDb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FILM apa yang paling menyeramkan? Sesungguhnya perdebatan ini tidak akan pernah ada habisnya, karena semua orang memiliki definisi menakutkannya masing-masing. Namun belakangan ini peneliti asal Inggris akhirnya menemukan jawabnya.

Bukan The Exorcist, The Conjuring, apalagi Pocong vs Kuntilanak. Ternyata film paling mengerikan sepanjang masa adalah Sinister, film horor buatan sutradara Scott Derickson. Terkejut? Simak alasannya seperti dilansir dari laman Forbes.

Baca juga:

Rp14,7 Juta untuk Nonton Film Horror 24 Jam Non-Stop, Tertarik?

Film Sinister yang dinobatkan sebagai film paling menyeramkan itu sebenarnya menerima berbagai ulasan. Ada yang memuji, namun tak sedikit pula yang mengrkitik.

Bahkan Daniel Edelstine dari Vulture berpendapat bahwa Sinister sukses membuat penggemar sejati membenci film horor. Lantas mengapa peneliti bisa menyebutnya sebagai film paling menakutkan sepanjang masa?

Peneliti Temukan Film Horor Terseram Sepanjang Masa
Detak jantung responden ketika menyaksikanSinister menjadi rata-rata 86 BPM. (Foto: Gramercy Pictures)

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh broadbandchoices berjudul Science of Scare Project, 50 orang dari berbagai usia diminta menyaksikan film horor selama lebih dari 100 jam. Kemudian detak jantung mereka dipantau selama menonton.

Nah ternyata detak jantung penonton paling tinggi ketika menyaksikan Sinister. Denyut nadi saat istirahat biasanya rata-rata sekitar 65 denyut per menit, namun selama menonton Sinister detak penonton rata-rata jadi 86 BPM. Bahkan ketika adegan jump scare, jantung penonton melonjak sampai 131 BPM.

"Dengan semakin banyaknya orang yang menghadapi Halloween di rumah, studi Science of Scare kami dirancang untuk membantu orang menemukan film paling menakutkan yang pernah dibuat secara ilmiah. Untuk menghemat waktu mereka dalam mencari ribuan judul di berbagai layanan, seperti Amazon, Netflix, dan Shudder," terang Daniel Clifford selaku orang di balik penelitian ini.

Lewat studi tersebut, broadbandchoices berhasil menentukan 35 film paling seram dari 50 sampel. Film kedua dalam daftar ini ialah Insidious yang membuat detak jantung partisipan meloncat jadi 133 BPM saat adegan mengagetkan muncul di layar.

Baca juga:

Berani Nonton Serial Netflix 'The Haunting of Bly Manor' Sendirian?

Sementara film lainnya yang masuk dalam 10 besar adalah The Conjuring, Hereditary, Paranormal Activity, It Follows, The Conjuring 2, The Babadook, The Descent, dan The Visit.

Sayangnya horor klasik ternama yang digadang-gadang sebagai film terseram seperti The Exorcist, The Shining, The Texas Chainsaw Massacre, atau A Nightmare on Elm Street tidak terlalu berhasil meningkatkan detak jantung penonton dalam penelitian ini.

Peneliti Temukan Film Horor Terseram Sepanjang Masa
Detail detak jantung penonton untuk menentukan urutan kedua sampai kesepuluh. (Foto: Broadbanchoices)

Peneliti Temukan Film Horor Terseram Sepanjang Masa
Film terseram urutan 11 hingga 20. (Foto: Broadbandchoices)

Sinister bercerita tentang penulis kriminal Ellison Oswalt dan keluarganya yang pindah ke rumah baru. Di loteng rumah barunya itu, Elisson menemukan serangkaian rekaman tua super 8mm yang memperlihatkan beberapa pembunuhan mengerikan.

Saat Elisson menggali lebih dalam tentang misteri di baliknya tanpa disadari hal itu membuat keluarganya jadi target berikutnya dari iblis mematikan berambut panjang bernama Bughul.

Hanya dengan bujet sebesar USD3 juta atau Rp43 miliar, Sinister berhasil mendapat keuntungan USD82,5 juta atau kurang lebih setara dengan Rp1,2 triliun.

Jadi sebenarnya proyek rilisan tahun 2012 ini bisa dikatakan cukup sukses. Tapi apakah membuatnya pantas disebut-sebut sebagai film paling mengerikan sepanjang masa? Bagaimana menurutmu? (sam)

Baca juga:

10 Film Adaptasi Terlaris dari Novel Horor Karya Stephen King

#Film #Film Horor #Rekomendasi Film #Halloween
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak
Film 'Ibuku' karya Eddie Cahyono masuk Kompetisi Utama Busan International Film Festival 2026, dibintangi Christine Hakim dan Ayushita.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Film 'Ibuku' Tembus Kompetisi Utama BIFF 2026, Christine Hakim Jadi Ibu yang Berjuang Temui Anak
ShowBiz
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
Netflix menyiapkan film Blue Road. Film ini mengungkap misteri pembunuhan berantai. Film ini dibintangi Son Suk Ku dan Eita Nagayama.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
'Blue Road' Tayang di Netflix November 2026, Ungkap Misteri Pembunuhan Berantai di Korea-Jepang
ShowBiz
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
Mononoke: The Curse of the Serpent menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi Mononoke. Film ini tayang di Netflix 29 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
ShowBiz
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Saat duo bersaudara tersebut tiba, karpet hitam sudah hampir kosong.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
ShowBiz
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
Trailer terbaru film dokumenter Musk karya Alex Gibney menyoroti sisi kontroversial Elon Musk, dari ambisi hingga berbagai penilaian keras terhadap karakternya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
ShowBiz
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
Andrew Garfield berharap film The Uprising yang tayang 11 September 2026, dapat menggugah masyarakat dan membuat para miliarder merasa ketakutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
ShowBiz
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
The Whisper Man mencetak debut fantastis di Netflix. Film thriller psikologis itu sudah ditonton 23,2 juta kali.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
ShowBiz
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Nathan Fielder membuat film dokumenter 'You Can See Everything' tentang Elizabeth Holmes. Film ini mengikuti kehidupan Holmes hingga ke penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
ShowBiz
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
Film 'Empat Musim Pertiwi' karya Kamila Andini akan tayang di Tokyo International Film Festival setelah perjalanan internasionalnya dari Toronto dan Busan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
ShowBiz
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Film adaptasi Indonesia 'Descendants of the Sun' dibintangi Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo, disutradarai Hanung Bramantyo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Bagikan