KOLABORASI distribusi program film pendek nasional Minikino memasuki tahun kedelapan. Aktivitas ini mengundang para pembuat film pendek Indonesia untuk segera mendaftarkan karyanya melalui para programmer di wilayah-wilayah yang terhubung, mulai dari tanggal 6 hingga ditutup 26 Februari 2022 mendatang. Tahun ini, pendaftaran Indonesia Raja meliputi wilayah Aceh, Bali, Yogyakarta, Jakarta, Jawa Barat, dan Padangpanjang.
Indonesia Raja adalah tajuk dengan sejarah tersendiri untuk Minikino. Digunakan pertama kali pada 2003 sebagai judul dari VCD kompilasi 7 film pendek dari 7 sutradara muda Indonesia, menggambarkan pencapaian produksi film pendek Indonesia pada rentang tahun 2000 sampai 2003. Lebih dari satu dekade kemudian, tajuk Indonesia Raja digunakan kembali menjadi tajuk program tahunan ini dan telah berlangsung sejak 2015.
Baca Juga:
Minikino Film Week 7, Kekuatan Berjejaring Festival Film Pendek Internasional
Selaras dengan tujuan awalnya, Indonesia Raja memiliki visi membaca Indonesia melalui karya-karya film pendeknya. Indonesia Raja hadir sebagai jembatan antara wilayah-wilayah di Indonesia untuk memberikan gambaran terkini mengenai ekosistem produksi film pendek di masing-masing wilayah atau kota yang terlihat, serta realitas masyarakat yang tercerminkan melalui film-film tersebut.
Edo Wulia, koordinator dari Minikino mengatakan percaya bahwa programming yang dipikirkan, kemudian proyeksi film pendek di layar di dalam acara nonton bersama, adalah ramuan paling tepat untuk mendorong terjadinya pertukaran informasi kritis. Selanjutnya, berpikir kritis akan merangsang pemahaman dan toleransi di Indonesia. "Karena berpikir kritis adalah vaksin manjur untuk tindakan-tindakan tanpa pikir," ujar Edo dalam berita pers yang diterima merahputih.com, Rabu (9/2).
Selama 7 tahun terakhir, Indonesia Raja menjadi arena kolaborasi puluhan programmer dari berbagai kota di Indonesia. Kegiatan ini juga telah mendistribusikan serta menayangkan ratusan film pendek, yang menjangkau ribuan penonton di Indonesia.
Bahkan, pada masa pandemi 2021 pun Indonesia Raja masih mampu menjangkau 760 penonton fisik di tengah pembatasan dan minimnya acara-acara pemutaran film. Indonesia Raja berusaha tetap konsisten dalam memfasilitasi pertukaran informasi dan budaya melalui distribusi film pendek untuk layar-layar di berbagai tempat.
"Persaingan di festival film adalah hal yang berisik sementara Indonesia Raja, adalah festival yang tenang dan meditatif, untuk mengukur trend serta perkembangan industri film lokal," kata Nosa Normanda, programmer untuk wilayah Jakarta.
Baca Juga:
Indonesia Raja 2022 melibatkan enam programmer dari masing-masing wilayah dan kota. Para programmer tersebut adalah Akbar Rafsanjani, direktur Aceh Film Festival, sebagai programmer wilayah Aceh. Kardian Narayana, jurnalis Buleleng Kompas TV, untuk wilayah kerja Bali. Kemala Astika, direktur Festival Film Bahari, untuk wilayah Jawa Barat. Nosa Normanda, salah satu pendiri MondiBlanc Film Workshop, sebagai programmer Jakarta. Rasyid Faqih, salah satu pre-selection dan tim Programming di Minikino Film Week, untuk Daerah Istimewa Yogyakarta. Wahyudha, kurator program Semester Pendek oleh Kolektif (2021), untuk wilayah Padangpanjang.
Indonesia Raja menerapkan keterlibatan dan pendistribusian film pendek yang bersifat non-eksklusif. Ini adalah sebuah pernyataan sikap untuk menghargai hak-hak paling mendasar dari pemilik film. Ditegaskan dalam regulasinya bahwa pemilik film tetap memegang hak penuh untuk mengikutkan filmnya ke institusi maupun festival lain, selama tidak bertentangan dengan kontrak distribusi yang disepakati dalam kepentingan Indonesia Raja dalam jangka waktu setahun ke depan.
"Indonesia Raja adalah salah satu program paling visioner untuk ke-inklusif-an sinema Indonesia. IR adalah perwujudan dari jembatan-jembatan atas keragaman budaya Indonesia," ujar Akbar Rafsanjani, programmer untuk wilayah Aceh.
Film pendek yang terpilih dalam Indonesia Raja juga secara tidak langsung sudah masuk ke dalam rangkaian acara Minikino Film Week Indonesia Raja telah menjadi bagian tetap dari rangkaian program tamu (guest program) setiap tahunnya. (ikh)
Baca Juga: