Pemprov DKI Lanjutkan Normalisasi Sungai, Ciliwung dan Krukut Jadi Prioritas

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 21 November 2025
Pemprov DKI Lanjutkan Normalisasi Sungai, Ciliwung dan Krukut Jadi Prioritas

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dodi Hanggodo. (foto: dok Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Kementerian PU akan melanjutkan normalisasi Sungai Ciliwung guna menghadirkan lingkungan yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Namun, hal paling utama yakni dalam penanggulangan banjir.

"Menteri PU, kami laporkan, tahun depan kami akan melanjutkan pekerjaan normalisasi Ciliwung yang belum terselesaikan. Sekaligus kami juga akan melakukan normalisasi Kali Krukut karena memang dua sungai inilah yang memberikan kontribusi kemacetan (akibat banjir) yang ada di Jakarta," jelas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Jakarta, Jumat (21/11).

Ia menambahkan, normalisasi Ciliwung yang telah dilakukan di kawasan tersebut memungkinkan pelaksanaan Festival Ciliwung dan Parade Perahu Cinta Lingkungan sebagai sarana edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga sungai. "Di masa depan, kami akan melanjutkan normalisasi 12 sungai lainnya secara bertahap. Kesadaran kolektif masyarakat menjadi fondasi kuat bagi kelestarian kota yang berketahanan," ungkapnya.

Pramono menegaskan perbaikan dan penataan sungai merupakan indikator penting yang mendorong Jakarta menuju kota global. Untuk itu, Jakarta terus berbenah melalui pembangunan infrastruktur, pengelolaan limbah, penataan kawasan, hingga edukasi masyarakat. "Kondisi sungai sekarang menjadi indikator penilaian dunia. Karena itu, langkah yang kami lakukan penataan dan pengelolaan sungai di Jakarta, termasuk normalisasi, sangat berpengaruh terhadap peningkatan peringkat Indeks Kota Global. Tahun ini Jakarta naik dari posisi 74 ke 71," jelasnya.

Baca juga:

DPRD DKI Kawal Janji Pramono Selesaikan Normalisasi Sungai yang Tersisa 16 Km



Tak hanya itu, Pemprov DKI juga berencana memulai pembangunan kawasan TOD Dukuh Atas pada awal Januari 2026. Program tersebut akan mengoptimalkan fungsi Sungai Ciliwung sebagai ruang publik baru bagi warga untuk beraktivitas dan bersantai.

"Awal Januari, kami akan memulai melakukan pembangunan untuk TOD di Dukuh Atas sekaligus Sungai Ciliwung yang di bawahnya akan kami optimalkan, kita manfaatkan. Mudah-mudahan dapat menjadi hub baru bagi warga Jakarta untuk beraktivitas ataupun bersantai di Sungai Ciliwung," terangnya.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dodi Hanggodo menyambut baik langkah Pemprov DKI dalam melakukan normalisasi sungai sebagai bagian dari pengendalian sedimentasi dan upaya mengurangi risiko banjir. Kementerian PU mendukung penuh program penataan sungai di Jakarta.

"Apa yang dikerjakan Gubernur sungguh amat sangat saya apresiasi. Jika Bapak butuh dukungan dari kami, Insya Allah, kami akan support sepenuhnya," ucapnya.(Asp)

Baca juga:

Normalisasi Sungai di Bekasi Belum Efektif Kurangi Banjir, Ada 120 Tidak Yang Harus Diperbaiki



#DKI Jakarta #Normalisasi Sungai #Normalisasi Sungai Ciliwung #Kali Krukut
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tarif LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Rp 5.000, tapi belum Resmi
Pada tahap awal, layanan segmen Velodrome–Manggarai dibuka secara terbatas di tiga stasiun baru, yakni Rawamangun, Pramuka, dan Manggarai.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Tarif LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Rp 5.000, tapi belum Resmi
Indonesia
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Di Kepulauan Seribu sudah ada desalinasi, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Jakarta Usul Pengembangan Desalinasi Olah Air Laut Jadi Air Bersih, Hadapi Kekeringan
Indonesia
Jakarta Hadapi Kekeringan, DPRD Minta Dinkes Sediakan Air Minum Gratis
Dinkes DKI Jakarta disarankan bekerja sama dengan dinas dan badan usaha milik daerah (BUMD) terkait untuk menyediakan titik-titik pembagian air minum gratis.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Jakarta Hadapi Kekeringan, DPRD Minta Dinkes Sediakan Air Minum Gratis
Indonesia
BPBD DKI Ingatkan Potensi Kekeringan, Warga Diminta Hemat Air
Wilayah yang masuk kategori Awas meliputi Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, serta Kabupaten Kepulauan Seribu.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
BPBD DKI Ingatkan Potensi Kekeringan, Warga Diminta Hemat Air
Indonesia
Dukcapil DKI Padankan Data WNI dengan Imigrasi di Jakarta
Dukcapil juga memverifikasi alamat tempat tinggal WNA serta memantau perubahan status kependudukan.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Dukcapil DKI Padankan Data WNI dengan Imigrasi di Jakarta
Indonesia
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Kebutuhan pembiayaan pembangunan Jakarta tetap besar sehingga pemerintah daerah perlu mencari alternatif pendanaan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Indonesia
Pemprov DKI Buka 3 Tahap Uji Coba LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai
Uji coba diperlukan untuk mengetahui kekurangan layanan sebelum LRT Jakarta dioperasikan secara lebih luas.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pemprov DKI Buka 3 Tahap Uji Coba LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai
Indonesia
Dalam 5 Tahun Seluruh Kabel di Jakarta Ditanam di Bawah Tanah
Bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta mengubah wajah kota agar lebih rapi, aman, dan nyaman bagi warga.
Yusuf Abdillah - Kamis, 10 September 2026
Dalam 5 Tahun Seluruh Kabel di Jakarta Ditanam di Bawah Tanah
Indonesia
Pemprov DKI Jamin Mahasiswa Terimbas Desil masih Tetap Kuliah
Ada 147 mahasiswa penerima KJMU yang mengeluhkan pemutakhiran desil.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Pemprov DKI Jamin Mahasiswa Terimbas Desil masih Tetap Kuliah
Indonesia
Kronologi Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Sempat Kirim Sinyal SOS ke Temannya
Rekan korban menerima sinyal 'SOS' itu melalui fitur jam di salah satu aplikasi.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Kronologi Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Sempat Kirim Sinyal SOS ke Temannya
Bagikan